Analisis Performansi dan Optimasi Jaringan LTE Untuk Layanan Streaming Video di Dago – Ciumbuleuit, Bandung

Penulis

DOI:

https://doi.org/10.34818/eoe.v9i6.18911

Abstrak

Abstrak-Bandung merupakan kota yang dikelilingi oleh dataran tinggi. Salah satu daerah di Bandung yang sering dikunjungi adalah daerah Dago dan Ciumbuleuit yang terletak di wilayah Bandung bagian utara. Namun, kedua daerah tersebut memiliki performansi jaringan LTE yang kurang baik. Pada hari selasa, 23 November 2021 pukul 15.00 – 16.25 WIB telah dilakukan pengambilan data dengan metode Drive Test menggunakan aplikasi Tems Pocket untuk mengetahui nilai performansi parameter LTE, yaitu (RSRP), (SINR), dan Throughput. Setelah diakses menggunakan Actix Analyzer, hasil Menunjukkan bahwa terdapat 5 area Bad Spot yang terdeteksi dengan nilai rata – rata parameter RSRP sebesar - 112,51 dBm, SINR -5,98 dB, dan Throughput 0,52 Kbps. Nilai rata – rata dari seluruh parameter belum dapat memenuhi standar parameter KPI operator, yaitu untuk RSRP > -100 dBm, SINR > 0 dan Throughput > 2500 Kbps. Untuk menanggulangi area Bad Spot maka diterapkan metode physical tunning, power configuration, dan usulan penambahan site. Setelah perbaikan dilakukan pada seluruh area Bad Spot menggunakan software Atoll, terdapat peningkatan nilai rata – rata pada setiap parameter. Nilai rata – rata untuk parameter RSRP sebesar -97,146 dBm, SINR 14,334 dB, dan Throughput sebesar 47.324,887 Kbps atau 47,32 Mbps. Seluruh nilai rata – rata yang didapatkan setelah proses perbaikan telah memenuhi standar parameter KPI operator. Kata Kunci---LTE, drive test, bad spot, RSRP, SINR, throughput

Referensi

[1] N. Sadikin, M. Sari, and J. Jumanta, “Implementasi

parameter KPI operator, dimana nilai RSRP yang Jaringan Nirkabel BWA (Broadband Wireless

disarankan adalah >100 dBm, nilai SINR yang disarankan Access) Menggunakan Wimax,” Kilat, vol. 8, no.

> 0 dan nilai Throughput yang disarankan adalah > 2500 2, pp. 141–150, 2019, doi:

Kbps. Bad Spot yang terdapat pada rute Dago – 10.33322/kilat.v8i2.408.

Ciumbuleuit terbagi menjadi 5 area. Setelah perbaikan pada

keseluruhan Bad Spot dilakukan dengan menggunakan

metode physical tuning, power configuration, dan usulan

[2] I. Pramulia, P. Sudiarta, and G. Sukadarmika,

“ANALISIS PENGARUH JARAK ANTARA

Tabel 4.2 Hasil Analisis Perbaikan

Bad Spot Parameter

Sebelum Metode Setelah Persentase Target KPI Kesimpulan

Perbaikan Perbaikan Perbaikan Kenaikan

1

(Ciumbuleuit

– Kawasan

Punclut)

RSRP -129,3 dBm 1. Power

Configuration

2. Power

Configuration

3. Usulan

Penambahan

Site

-95,06 dBm 26,4% > -100 dBm

Memenuhi

Standar

Parameter

KPI

SINR 6,57 dB 14,98 dB 56,14% > 0

Throughput

25.027,09

Kbps

46.825,93 Kbps 46,55% > 2500 Kbps

2 (Kawasan

Punclut -

Pagermaneuh)

RSRP -127,74

dBm

1. Power

Configuration

2. Power

Configuration

3. Usulan

Penambahan

Site

-99,93 dBm 21,77% > -100 dBm

Memenuhi

Standar

Parameter

KPI

SINR 7,17 dB 11,69 dB 38,66% > 0

Throughput

24.385,94

Kbps

36.391,21 Kbps 32,98% > 2500 Kbps

3 (Sukanagara

– Dago Giri)

RSRP -133,85

dBm

1. Power

Configuration

2. Power

Configuration

3. Usulan

Penambahan

Site

-98,76 dBm 26,21% > -100 dBm

Memenuhi

Standar

Parameter

KPI

SINR 1,39 dB 15,44 dB 90,99% > 0

Throughput

11.321,38

Kbps

52.904,87 Kbps 78,6% > 2500 Kbps

4 (Dago Giri

-

Sukaresmi)

RSRP -129,74

dBm

1. Power

Configuration

2. Power

Configuration

3. Usulan

Penambahan

Site

-97,59 dBm 24,78% > -100 dBm

Memenuhi

Standar

Parameter

KPI

SINR 5,53 dB 13,35 dB 58,57% > 0

Throughput

17.389,05

Kbps

48.540,9 Kbps 64,17% > 2500 Kbps

5 (Sukaresmi

– Simpang

Dago)

RSRP -116,74

dBm 1. Power

Configuration

2. Power

Configuration

-94,39 dBm 19,14% > -100 dBm

Memenuhi

Standar

Parameter

KPI

SINR 6,94 dB 16,21 dB 57,18% > 0

Throughput

23.322,54

Kbps

51.961,51 Kbps 55,11% > 2500 Kbps

V. KESIMPULAN

Nilai rata - rata yang didapatkan di sepanjang rute Dago –

Ciumbuleuit setelah dilakukan pengambilan data dengan

metode Drive Test, yaitu untuk parameter RSRP adalah -

112,51 dBm, parameter SINR adalah -5,98 dB, dan

dibandingkan dengan sebelumnya. Pada Tugas Akhir ini

hanyak diukur berdasarkan downstream karena metode

yang digunakan adalah streaming video yang lebih banyak

menggunakan Throughput downlink.

penambahan site, terjadi peningkatan nilai rata – rata

keseluruhan parameter, yaitu parameter RSRP meningkat

menjadi -97,146 dBm dan termasuk kedalam kategori

Normal, parameter SINR meningkat menjadi 14,334 dB

dan termasuk kedalam kategori Very Good, serta parameter

Throughput meningkat menjadi 47.324,887 Kbps atau

47,32 Mbps dan termasuk kedalam kategori Very Good.

Seluruh nilai parameter telah memenuhi standar parameter

KPI operator dan coverage area telah meningkat jika

USER EQUIPMENT DENGAN eNodeB

TERHADAP NILAI RSRP (REFERENCE

SIGNAL RECEIVED POWER) PADA

TEKNOLOGI LTE 900 MHz,” J. Ilm.

SPEKTRUM, vol. 2, no. 3, pp. 24-30–30, 2015.

[3] F. H. Taqwa, N. M. Adriansyah, and ..., “Analisis

Implementasi Perencanaan Coverage Area Lte

Dengan Menggunakan Combat Bts Di Alun-alun

Kota Bandung,” eProceedings …, vol. 8, no. 2, pp.

1135–1152, 2021, [Online]. Available:

https://openlibrarypublications.telkomuniversity.a

c.id/index.php/engineering/article/download/1452

5/14304.

[4] Support.google.com, “Persyaratan Sistem dan

Browser,” google.com, 2021.

https://support.google.com/youtube/answer/78358

?hl=id (accessed Dec. 04, 2021).

[5] Jabarprov.go.id, “Update Covid-19 Purwakarta -

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa

Barat,” jabarprov.go.id, 2020.

https://jabarprov.go.id/index.php/pages/id/1060

(accessed Dec. 04, 2021).

[6] Y. Maulana, “Kenali 4 Jalur Alternatif dari

Bandung Menuju Kawasan Wisata Lembang,”

detik.com, 2019. https://news.detik.com/beritajawa-barat/d-4578715/kenali-4-jalur-alternatifdari-bandung-menuju-kawasan-wisata-lembang

(accessed Dec. 04, 2021).

[7] Teraspasundan.com, “Tau Gak Sih? Ini Anggaran

Penyediaan Akses Internet Diskominfo untuk

Tempat Wisata di Karawang - Teras Pasundan

News,” teraspasundan.com, 2021.

https://teraspasundan.com/2021/09/02/tau-gaksih-ini-anggaran-penyediaan-akses-internetdiskominfo-untuk-tempat-wisata-di-karawang/

(accessed Dec. 04, 2021).

[8] A. Panji, “4G LTE Bukan Ditemukan oleh

Perorangan, tapi Konsensus 3GPP,”

cnnindonesia.com, 2016.

https://www.cnnindonesia.com/teknologi/2016031

7201825-213-118164/4g-lte-bukan-ditemukanoleh-perorangan-tapi-konsensus-3gpp (accessed

Dec. 01, 2021).

[9] M. Ulfah, “Peningkatan Area Jangkuan Jaringan

4G Lte (Studi Kasus Kecamatan Samarinda Ulu),”

J. ECOTIPE, vol. 5, no. 1, pp. 33–38, 2018, doi:

10.33019/ecotipe.v5i1.32.

[10] S. Abeta, “Toward LTE commercial launch and

future plan for LTE enhancements (LTEAdvanced),” 12th IEEE Int. Conf. Commun. Syst.

2010, ICCS 2010, pp. 146–150, 2010, doi:

10.1109/ICCS.2010.5686367.

[11] L. Wardhana, B. F. Aginsa, A. Dewantoro, I.

Harto, G. Mahardika, and A. Hikmaturokhman,

“4G Handbook Edisi Bahasa Indonesia,” in 4G

Handbook Edisi Bahasa Indonesia, Edisi Baha.,

Jakarta: nulisbuku, 2014, pp. 87–90.

[12] A. M. G. Qilla Aulia Suri, “MONITORING DAN

ANALISIS QOS (QUALITY OF SERVICE)

JARINGAN INTERNET PADA GEDUNG KPA

POLITEKNIK NEGERI SRIWIJAYA DENGAN

METODE DRIVE TEST Pipit,” Pros. SNATIF ke6 Tahun 2019, no. 2007, pp. 96–101, 2019.

[13] D. L. Tamtama and E. Y. D. Utami, “Analisis

Kinerja Coverage & Kualitas Sinyal 4G Lte Pada

Operator Seluler Di Kota Purbalingga,” Media

Elektr., vol. 10, no. 2, p. 8, 2017.

[14] A. Ludyo, “Bab II konsep dasar,” vol. 2, pp. 5–14,

2021, [Online]. Available:

https://openlibrary.telkomuniversity.ac.id/home/ca

talog/id/170651/slug/perbaikan-performansiterhadap-daerah-cakupan-jaringan-lte-disepanjang-jalur-kereta-railink-dari-stasiunbatuceper-ke-stasiun-bni-city.html.

[15] W. Setiaji, A. A. Muayyadi, and H. Wijanto,

“Analysis Performance and Optimization of Long

Term Evolution Network In Tol Padaleunyi,”

Maret, vol. 5, no. 1, pp. 252–258, 2018, [Online].

Available:

https://libraryeproceeding.telkomuniversity.ac.id/i

ndex.php/engineering/article/view/6258.

[16] J. G. Apostolopoulos, W. Tan, and S. J. Wee,

“Video Streaming: Concepts, Algorithms, and

Systems,” Int. Encycl. Commun. Theory Philos.,

pp. 1–35, 2002, [Online]. Available:

https://www.hpl.hp.com/techreports/2002/HPL2002-260.pdf.

Diterbitkan

2022-12-01

Terbitan

Halaman

2739-2746

Bagian

Program Studi S1 Teknik Telekomunikasi