Implementasi Pengendalian Hama Dan Monitoring Pada Tanaman Terong Berbasis Internet Of Things
DOI:
https://doi.org/10.34818/eoe.v9i6.18966Abstrak
Terong (Solanum Melongena L.) merupakan sayuran yang sangat populer dan banyak dicari, namun hama yang terdapat pada tanaman terong tersebut telah menurunkan hasil panen. Terong perlu disemprot pestisida untuk membasmi hama atau mencegahnya datang, sehingga petani perlu menyemprotkan pestisida untuk mengusir hama. Namun, pestisida yang digunakan oleh petani dapat menimbulkan masalah bagi kesehatan mereka sendiri jika sering bersentuhan atau menghirupnya. Saat ini perkembangan teknologi Internet of Things (IoT) begitu pesat sehingga penulis bertujuan untuk mempermudah pekerjaan para petani baik dengan irigasi otomatis maupun penyemprotan pestisida otomatis untuk menjaga kesehatan mereka. Alat ini terhubung ke internet dan memungkinkan Anda mengakses data dari smartphone. Alat ini dirancang untuk membantu petani secara otomatis mengairi dan menyemprotkan pestisida pada tanaman terong untuk mengusir atau mencegah hama dan menjaga kesehatan petani. Ini juga memungkinkan petani untuk memantau tanaman mereka dari jarak jauh. Mikrokontroler dan sensor kelembaban tanah digunakan untuk memantau kadar air tanah, dan Real Time Clock (RTC) digunakan untuk menjadwalkan aplikasi pestisida untuk mengumpulkan data dari semua sensor. Nanti akan dilihat melalui aplikasi menggunakan App Inventor. Tugas akhir ini menghasilkan nilai delay rata-rata 394 ms dan nilai throughput rata-rata 1774,143 bps. Kata kunci — Terong, Hama, Pestisida, Penyemprotan Otomatis, Real time Clock, AndroidReferensi
[1] H. Sunarjono, Bertanam 36 Jenis Sayur. Penebar Swadaya, Jakarta, 2013.
[2] D. Dinpertanpangan, “Hama dan penyakit tanaman terong dan pengendaliannya,” https://dinpertanpangan.demakkab.go.id/?p=2050[Accessed 16-Aug-2022].
[3] R. Srinivasan, Insect and mite pests on eggplant. AVRDC world vegetablecenter, 2009, vol. 9, no. 729.
[4] G. Yogisutanti, I. A. Mulianti, I. Nurmalina, L. Hotmaida, and S. Suhat,“Penggunaan alat pelindung diri dan keracunan pestisida pada pekerja di perusahaan penyemprot hama,” Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, vol. 16,no. 2, pp. 183–191, 2020.
[5] O.S. Pamungkas, “Bahaya paparan pestisida terhadap kesehatan manusia,”BIOEDUKASI: Jurnal Biologi dan Pembelajarannya, vol. 14, no. 1, 2017.
[6] A. Junaidi, “Internet of things, sejarah, teknologi dan penerapannya,” Jurnal Ilmiah Teknologi Infomasi Terapan, vol. 1, no. 3, 2015.
[7] Y. Efendi, “Internet of things (iot) sistem pengendalian lampu menggunakan raspberry pi berbasis mobile,” Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer Fakultas Ilmu Komputer Universitas Al Asyariah Mandar, vol. 4, no. 2, pp. 21–27, 2018.
[8] B. H. FIRMANTO and Y. SUTISNA, Sukses Bertanam Terung Secara Organik. Bandung Angkasa, 2011.
[9] B. Cahyono, “Untung besar dari terung hibrida,”Pustaka Mina, Jakarta, 2016.
[10] J. Sasongko, “Pengaruh macam pupuk npk dan macam varietas terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman terong ungu (solanum melongena l.),” UNS (Sebelas Maret University), 2010
[11] D. Sofia, “Pengaruh pestisida dalam lingkungan pertanian,”http://www.sumutprov.go.id/downloa .php. (15 September 2008), 2001.
[12] P. D. B. Perteka, I. N. Piarsa, and K. S. Wibawa, “Sistem kontrol dan monitoring tanaman hidroponik aeroponik berbasis internet of things,” Jurnal Ilmiah Merpati (Menara Penelitian Akademika Teknologi Informasi), pp. 197–210, 2020.
[13] H. Purwanto, M. Riyadi, D. W. W. Astuti, and I.W. A. W. Kusuma, “Komparasi sensor ultrasonik hc-sr04 dan jsn-sr04t untuk aplikasi sistem deteksi ketinggian air,” Simetris: Jurnal Teknik Mesin, Elektro dan Ilmu Komputer, vol. 10, no. 2, pp. 717–724, 2019.
[14] R. B. Lubis, “Sistem otomatisasi penyiraman tanaman berdasarkan real time clock, tingkat kelembaban dan suhu tanah pada green house berbasis mikrokontroler atmega 32,” Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, 2020
[15] R. Ramadhani, R. Munandi, and S. Astuti, “Implementasi dan perancangan pengatur suhu dan air otomatis aquascape berbasis iot,” eProceedings of Engineering, vol. 9, no. 2, 2022.
[16] D. Perdana, W. R. P. Kusuma, and I. Alinursafa, “Developing of automatic fertilizer control system in soybean plant based on internet of things and lora networks,” International Journal of Electronics and Telecommunications, vol. 67, no. 4, pp. 549–558, 2021.
[17] R. Jupita, “Rancang bangun penyiraman tanaman otomatis menggunakan sensor soil moisture,” Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kendali dan Listrik, vol. 2, no. 1, pp. 16–24, 2021.
[18] Antares, “Antares iot platform,” https://antares.id/, [Accessed 16-Aug-2022].
[19] B. Z. Barkana and W. McDonough, “Ap computer science principles: Designing the hour.ly app in mit app inventor,” in 2019 IEEE Long Island Systems, Applications and Technology Conference (LISAT). IEEE, 2019, pp. 1–6.
[20] A. Prayitno, “Analisis kinerja trafik web browser dengan wireshark network protocol analyzer pada sistem client/server,” Musamus Journal Of Research Information and Communication Technology, vol. 2, no. 1, pp. 12–18, 2019



