Monitoring Kesehatan Sapi melalui Aplikasi Mobile berbasis Android

Penulis

DOI:

https://doi.org/10.34818/eoe.v9i6.18999

Abstrak

Abstrak— Kesehatan sapi di Indonesia masih kurang menjadi perhatian. Demi meningkatkan hasil ternak lebih baik, diperlukan teknologi yang dapat memonitor kesehatan sapi agar kualitas ternak dapat lebih maksimal. Tugas akhir ini bertujuan untuk merancang sebuah alat (Smart Necklace) yang dapat mengetahui sapi ternak sehat atau tidak, menggunakan sensor yang terpasang. Untuk tugas akhir ini penulis terfokus pada perancangan dan pengujian aplikasi mobile berbasis android sehingga dapat digunakan dengan mudah oleh pemilik sapi dimana pun dan kapan pun. Pada perancangan aplikasi berbasis android ini, dibuat sebuah aplikasi monitoring kesehatan sapi yang dapat membantu untuk memantau keadaan kesehatan sapi dari jarak jauh. Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan, telah diketahui bahwa seluruh fungsi daripada aplikasi monitoring kesehatan sapi dapat berjalan dengan baik dan terhubung dengan database. Berdasarkan pengujian yang dilakukan, didapatkan rata- rata untuk delay dengan besaran nilai 291ms. Dengan nilai tersebut, berdasarkan standar ITU-T G.1010, nilai tersebut dikategorikan sebagai “Sangat Baik”. Untuk hasil throughput, didapatkan nilai rata- rata sebesar 18,967 bps, yang mana nilai tersebut masuk kedalam kategori “Bagus”. Pengujian terhadap packet loss mendapatkan hasil yang mengacu pada standar ITU-T G.1010, termasuk kepada kategori “Very Good”. Kata kunci— smart necklace, aplikasi, android, IOT, delay, throughput

Referensi

● Books

[1] Alexander, Onki dan Untung Suprihadi. (2021). Tutorial Membuat Aplikasi Sederhana Menggunakan Android Studio. Bandung: CV. Media Sains Indonesia

[2] Herlinah, S.Kom dan Musliadi, S.Kom. (2019). Pemrograman Aplikasi Android dengan Android Studio, Photoshop, dan Audition. Jakarta: PT Elex Media Komputindo.

[3] Jubilee Enterprise. (2015). Mengenal Dasar-Dasar Pemrograman Android. Jakarta: PT Elex Media Komputindo.

[4] Sari, Ani Oktarini, dkk. (2019). Web Programming. Yogyakarta: Graha Ilmu.

[5] Tim EMS. (2015). Pemrograman Android dalam Sehari. Jakarta: PT Elex Media Komputindo.

[6] Yudho Yudhanto, S.Kom dan Abdul Azis, S.Kom. (2019). Pengantar Teknologi Internet of Things (IoT). Surakarta: UNS Press.

● Journal and Thesis

[1] Chandra Wibawa, Julian. (2013). Pengantar Bahasa Java. Diakses dari: https://repository.unikom.ac.id/44477/1/01.%20PENGANTAR%20BAHASA%20JAVA.pdf

[2] Farah, Salsabil. (2022). Sistem Klasifikasi Jenis Sapi Dengan Metode Gray Level Coocurrence Matrix (GLCM) Menggunakan K-Nearest Neighbor (K-NN) dan Support Vector Machine (SVM). Diakses dari: https://openlibrary.telkomuniversity.ac.id/home/catalog/id/179269/slug/sistem-klasifikasi-jenis-sapi-dengan-metode-gray-level-coocurrence-matrix-glcm-menggunakan-k-nearest-neighbor-k-nn-dan-support-vector-machine-svm-.html

[3] Fauziah, Dania. (2018). Rancang Bangun Aplikasi Pendataan Kompensasi Bagi Mahasiswa Teknik Telekomunikasi Berbasis Android. Diakses dari: http://eprints.polsri.ac.id/5596/

[4] Kadi, David. (2017). Pengembangan Aplikasi Mobile Objek Wisata Secara Real Time Dengan Augmented Reality di Kabupaten Sumba Barat Daya. Diakses dari: https://e-journal.uajy.ac.id/11939/

[5] Konjongian, Ester, dkk. (2017). Sistem Informasi Komoditas Pasar di Kota Manado Berbasis Android. Diakses dari: https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/informatika/article/view/17795/17319

[6] Mutia, Fina. (2018). Hubungan Umur, Pendidikan dan Pengalaman Peternak Terhadap Skala Usaha Sapi Bali di Kecamatan XIII Koto Kampar Kabupaten Kampar. Diakses dari: https://repository.uin-suska.ac.id/16343/

[7] Octaviananda, Devionata. (2019). Evaluasi Kelayakan Usaha Penggemukan Sapi Potong. Diakses dari: http://eprints.umpo.ac.id/5159/

[8] Pradana, Galang Kharis dan, Ambarwati, S.Pd, M.Si dan, Artika Fristi Firnawati, SKM (2013) Pengaruh Higienitas dan Sanitasi Sapi Perah Terhadap Kualitas Susu Secara Mikrobiologis di Peternakan Sapi di Desa Butuh Kecamatan Mojosongo Boyolali. Diakses dari: http://eprints.ums.ac.id/27269/

[9] Reni Ita Safitri, Dian Wahyu Harjanti, dan Enny Tantini Setiatin. (2015). Evaluasi Kesehatan Sapi Perah. Diakses dari: http://202.4.186.66/agripet/article/view/2852/2714

[10] Rohman, Taufiqur. (2017). Perancangan dan Implementasi Jaringan Hotspot RT/RW Net Di Desa Kadipaten Ponorogo. Diakses dari: http://eprints.umpo.ac.id/3037/

[11] Sibagariang, Swono. (2015). Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Sapi Dengan Metode Certainty Factor Berbasis Android. Diakses dari: https://ejournal.stmik-time.ac.id/index.php/jurnalTIMES/article/view/232/96

[12] Novianti, Triuli dan, Anang Widiantoro. (2016) Analisa QOS (Quality of Services) Pada Implementasi IPV4 dan IPV6 Dengan Teknik Tunneling. Diakses dari: https://scholar.google.co.id/scholar_url?url=https://eco-entrepreneur.trunojoyo.ac.id/rekayasa/article/download/3343/2478

● World Wide Web

[1] Fapet.ub.ac.id (2020). BCS Sebagai Indikator Kesehatan Reproduksi dan Produksi Susu pada Sapi. Diakses dari: https://fapet.ub.ac.id/bcs-sebagai-indikator-kesehatan-reproduksi-dan-produksi-susu-pada-sapi/

[2] Student-activity.binus.ac.id (2020). Pengertian dan Perbedaan UI & UX Designer. Diakses dari: https://student-activity.binus.ac.id/himka/2020/08/29/pengertian-dan-perbedaan-ui-ux-designer/

[3] Teknik-komputer-d3.stekom.ac.id(2022). Mengenal Editor Visual Studio Code. Diakses dari: http://teknik-komputer-d3.stekom.ac.id/informasi/baca/Mengenal-Editor-Visual-Studio-Code/a812f5ddfdd241c29f9645ea09e14dedbdae2f1b

Diterbitkan

2022-12-01

Terbitan

Halaman

3300-3310

Bagian

Program Studi S1 Teknik Telekomunikasi