Perancangan Perilaku Hewan Liar Pada Permainan Petualangan Adam Dan Eric Menggunakan Metode Multi Agent

Penulis

Abstrak

Abstrak— Video game adalah salah satu media hiburan yang mengalami perkembangan pesat. Hampir seluruh lapisan masyarakat dari mulai yang tua, muda sampai dengan anak- anak hobi bermain video game. Jenis video game sangat banyak contohnya ada Adventure, Rpg, dll. Game Petualangan Adam dan Eric ini termasuk genre game Adventure, Action dan RPG. Dalam pembuatan game Petualangan Adam dan Eric menggunakan metode Multi agent system dan Finite state machine. Pengembangan karakter hewan liar sebagai non-player character atau NPC. Karakter yang terdapat pada game Petualangan Adam dan Eric yaitu Adam sebagai Player, NPC hewan liar sebagai obstacle permainan, dan NPC Eric sebagai suppoter Adam. Pada penelitian ini telah dikembangkan sebuah game dengan konsep Adventure RPG yang mana membawa tema teknologi yang berjudul “Petualangan Adam dan Eric”. Rancangan game ini menggunakan tools utama yaitu GameMaker Studio 2. NPC hewan liar di dalam game ini akan berusaha untuk mengalahkan player. Rancangan perilaku NPC hewan liar menggunakan metode multi agent system dengan empat parameter yaitu Health, Damage, Kecepatan, dan Jarak jangkauan. Hasil dari penelitian ini player yang bermain game Petualangan Adam dan Eric merasa terhibur dengan persentase sebesar 86,57%. Empat parameter yang digunakan pada NPC hewan liar sudah sesuai dengan tingkat kesulitan yang moderat.

Kata Kunci— video game, non-player character, multi agent system

Referensi

[1] T. Anastasiadis, K. . V. Siakas and G.

Lampropoulos, "Digital Game-based Learning and

Serious Games in Education," International Journal

of Advances in Scientific Research and Engineering

(ijasre), vol. 4, no. 12, pp. 139-141, 2018.

[2] T. Dillon, "Adventure Gamesfor Learning and

Storytelling," A Futurelab prototype context paper,

vol. I, no. 3, pp. 1-3, 2006.

[3] T. Wernbacher, N. Denk, R. Reuter and A. Pfeiffer,

"CREATE DIGITAL GAMES FOR EDUCATION:

GAME DESIGN AS A TEACHING

METHODOLOGY," Proceedings of ICERI 2020,

pp. 3383-3390, 2020.

[4] G. Iktia, E. Evrita and A. Prabaswara,

"PEMANFATAAN TEKNOLOGI DALAM

MEDIA KREATIF," Jurnal Ilmiah Ilmu Perfilman

Dan Pertelevisian, vol. 1, no. 2, pp. 1-2, 2019.

[5] S. and R. , "PENDIDIKAN DAN TANTANGAN

PEMBELAJARAN BERBASIS TEKNOLOGI,"

JURNAL ILMIAH TEKNOLOGI PENDIDIKAN,

vol. VI, no. 2, pp. 1-13, 2018.

[6] C. W. Reynolds, "Steering Behaviors For

Autonomous Characters," Sony Computer

Entertainment America, vol. 1, no. 1, pp. 1-2, 1999.

[7] R. Warren, D. Diller, A. Leung and W. Ferguson,

"Simulating scenarios for research on culture &

cognition using a commercial role-play game,"

Proceedings of the 37th Winter Simulation

Conference, vol. 1, no. 1, pp. 1109-1111, 2005.

[8] J. Billieux, M. V. der Linden, S. Achab, Y. Khazaal,

L. Paraskevopoulos, D. Zullino and G. Thorens,

"Why do you play World of Warcraft? An in-depth

exploration of self-reported motivations to play

online and in-game behaviours in the virtual world

of Azeroth," Computers in Human Behavior, vol. 29,

no. 1, pp. 103-109, 2013.

[9] Q. Sajid, R. Luna and K. E. Bekris, "Multi-Agent

Pathfinding with Simultaneous Excution of SingleAgent Primitives," Proceedings of the Fifth Annual

Symposium on Combinatorial Search, vol. 15, no. 1,

pp. 88-95, 2022.

[10] M. Dealessandri, "https://www.gamesindustry.biz/,"

ReedPop company, 16 Januars 2020. [Online].

Available: https://www.gamesindustry.biz/what-isthe-best-game-engine-is-gamemaker-the-rightgame-engine-for-you. [Accessed 4 Agustus 2022].

[11] L. Bus¸oniu, R. Babuˇska and B. D. Schutter, "Multiagent Reinforcement Learning: An Overview," Delft

Center for Systems and Control, vol. 310, no. 1, pp.

2-4, 2010.

Diterbitkan

2023-02-01

Terbitan

Halaman

692-698

Bagian

Program Studi S1 Teknik Komputer