Sistem Monitoring Hidroponik dengan Elektrolisis Menggunakan Internet Of Things (IoT)

Penulis

Abstrak

Para penggiat hidroponik seringkali mengalami kegagalan selama proses pertumbuhan tanaman, kurangnya penjagaan merupakan salah satu faktor yang menyebabkan tanaman tersebut tidak tumbuh sempurna, layu, hingga mati. Untuk membantu mengurangi kegagalan dalam penanaman secara hidroponik, muncul sebuah ide untuk membuat Sistem Monitoring Hidroponik dengan Elektrolisis menggunakan IoT ini. IoT dapat dimanfaatkan dalam sistem monitoring dan kontrol pada budidaya tanaman hidroponik. Sistem ini nantinya akan memantau unsur tumbuh tanaman menggunakan sensor serta kamera untuk melihat pertumbuhan tanaman bayam merah. Pada penyusunan tugas akhir Sistem Monitoring Hidroponik dengan Elektrolisis menggunakan IoT ini, penulis berfokus pada aplikasi khusus Android. Aplikasi Android ini akan terhubung ke sistem monitoring menggunakan IoT Platform. Aplikasi ini ditujukan sebagai monitoring untuk Sistem Hidroponik dengan Elektrolisis untuk mencegah kegagalan selama proses pertumbuhan.

Kata kunci— hidroponik, android app, monitoring, IoT.

Referensi

[1] D. Primasari, “Sistem Informasi Hidroponik Berbasis Website (Hydroponic Awakening Revolution [Har]),” INFOTECH J., vol. 7, pp. 69–75, 2021, doi: 10.31949/infotech.v7i1.1093.

[2] S. Sari and D. B. Zahrosa, “Diskusi terfokus merupakan tahapan setelah kegiatan sosialisasi di tingkat Desa . Harapan dari kegiatan FGD adalah untuk memperoleh umpan balik secara nyata tentang rencana kegiatan praktek atau pendampingan budidaya tanaman,” Univ. Abdurachman Saleh, vol. 1, no. 1, pp. 20–23, 2017.

[3] E. Kurniawan, E. S. Sugesti, N. Prihatiningrum, and B. Satrio, “Monitoring of Electrolysis Current in Hydroponic Media to Increase Iron Nutrient Levels on Red Spinach Plants”.

[4] E. Kurniawan, H. Bahti, A. Anggraeni, and I. Rahayu, “The effect of potential and tds to current efficiency in mineral water electrolysis with solar energy source for producing alkaline and acidic water,” Rasayan J. Chem., vol. 14, no. 2, pp. 1011–1018, 2021, doi: 10.31788/RJC.2021.1426235.

[5] I. M. Rodiana, E. Kurniawan, and P. Pangaribuan, “Water Ionizer Penghasil Air Hidrogen, Air Alkali Dan Air Asam Untuk Meningkatkan Kesehatan Masyarakat,” Pros. Semin. Nas. Progr. Pengabdi. Masy., pp. 841–845, 2022, doi: 10.18196/ppm.43.631.

[6] V. F. Sukma and E. Kurniawan, “Seminar Nasional TREnD Sistem Pemantauan dan Perlindungan Korosi Logam Besi dengan Metode Impressed Current Cathodic Protection Berbasis Internet of Things ( Iron Corrosion Monitoring and Protection System with Impressed Current Cathodic Protection Method Based on Internet of Things ),” pp. 154–161, 2022.

[7] M. Singgih, K. Prabawati, and D. Abdulloh, “Bercocok Tamam Mudah Dengan Sistem Hidroponik NFT,” J. Abdikarya J. Karya Pengabdi. Dosen dan Mhs., vol. 03, no. 1, pp. 21–24, 2019.

[8] M. Afandi, Sistem Kontrol Otomatis Dan Monitoring Ec Berbasis. 2020.

[9] F. Adani and S. Salsabil, “Internet of Things: Sejarah Teknologi Dan Penerapannya,” Isu Teknol. Stt Mandala, vol. 14, no. 2, pp. 92–99, 2019.

[10] M. Taufik, “Perancang Sistem Peringatan Dini Untuk Hidroponik Berbasis IoT Design Of Early Warning System For Hidroponic Based On IoT,” vol. 9, no. 5, pp. 2248–2252, 2022.

[11] E. Kurniawan, S. Sumaryo, F. Budiman, A. Happy, and B. S. Aprillia, “Design and implementation of the quality of mineral water test equipment using fuzzy logic method based on Internet of Things,” IOP Conf. Ser. Mater. Sci. Eng., vol. 1098, no. 4, p. 042068, 2021, doi: 10.1088/1757-899x/1098/4/042068.

[12] U. & A. Wahyudi, “Sistem Monitoring Tanaman Hidroponik Berbasis Iot (Internet of Thing) Menggunakan Nodemcu ESP8266,” J-SAKTI (Jurnal Sains Komput. dan Inform., vol. 4, no. 2, pp. 516–522, 2016, [Online]. Available: http://tunasbangsa.ac.id/ejurnal/index.php/jsakti/article/view/243

Diterbitkan

2023-08-01

Terbitan

Halaman

3673-3677

Bagian

Program Studi S1 Teknik Elektro