Optimalisasi Sumber Daya Dan Efisiensi Operasional UMKM Tenda Hajatan Melalui Teknik Pengukuran Kerja
Abstrak
UMKM Tenda Hajatan Dhuta Rahayu Cilacap menghadapi kendala dalam memenuhi lonjakan permintaan akibat keterbatasan tenaga kerja tetap, yang menyebabkan penolakan pesanan hingga 10 kali dalam satu bulan dan potensi kehilangan pendapatan sekitar Rp 5.000.000. Penelitian bertujuan mengoptimalkan sumber daya melalui penerapan metode work sampling, time study, forecasting, dan manpowering. Hasil work sampling menunjukkan bahwa hanya 71% waktu kerja digunakan secara produktif, sementara sisanya merupakan aktivitas tidak langsung atau waktu henti. Time study menghasilkan waktu baku pemasangan tenda sebesar 245 menit per unit. Metode forecasting terbaik adalah Linear Trend Model dengan tingkat kesalahan MAPE sebesar 15,84%, dan proyeksi permintaan tertinggi mencapai 41 unit tenda pada bulan Agustus. Berdasarkan perhitungan kebutuhan tenaga kerja, dibutuhkan tambahan dua pekerja freelance pada periode puncak. Strategi tersebut dinilai lebih efektif dibandingkan lembur karena dapat meningkatkan kapasitas layanan hingga 33%, menjaga kesehatan serta produktivitas karyawan tetap, dan meningkatkan peluang keberlanjutan serta daya saing usaha. Kata kunci — Efisiensi operasional, manpowering, pengukuran kerja, tenda hajatan, UMKM.
Referensi
[1] M. R. Aldiansyah and K. Kusnadi, “Analisis Beban Kerja dan Jumlah Pekerja Menggunakan Metode Workload Analysis (Studi Kasus: PT. Metal Stamping),” Jurnal Teknik, vol. 21, no. 1, pp. 68–76, 2023, doi: 10.37031/jt.v21i1.293.
[2] S. Asarela and R. Puspa Sari, “Analisis Pengukuran Kerja Menentukan Waktu Baku Menggunakan Metode Jam Henti terhadap Operator Persiapan Komponen (Studi Kasus: PT XYZ),” vol. VIII, no. 3, 2023.
[3] M. Farras, I. N. Arifin, and R. Purwaningsih, “Penentuan Kebutuhan Tenaga Kerja Lapangan dengan Metode Full Time Equivalent pada Pekerjaan Pengambilan Sampah Rumah ke Rumah di Kabupaten Karanganyar,” 2023.
[4] O. P. N. Fathonah, “Hubungan Beban Kerja Fisik dan Beban Kerja Mental dengan Kelelahan Kerja pada Pekerja di PT. X Surakarta,” Jurnal Kesehatan Masyarakat, vol. 11, no. 5, 2023, doi: 10.14710/jkm.v11i5.37943.
[5] H. Muhardiansyah and Y. Widharto, “Workload Analysis dengan Metode Full Time Equivalent (FTE) untuk Menentukan Kebutuhan Tenaga Kerja pada Dept. Produksi Unit Betalactam PT. Phapros, Tbk.,” 2020.
[6] Ngurah, “Uji Kecukupan Data,” 2022.
[7] R. Panjaitan, M. Andriana, and T. Sumarlin, “Sistem Informasi Manajemen Penentuan Standar Waktu Kerja Metode Time Study Berbasis Web (Studi Kasus PT Eka Sandang Duta Prima),” Jurnal Sains dan Manajemen, vol. 9, no. 2, 2021.
[8] Dicky Teguh Pratama, “Analisis Beban Kerja dan Pengalokasian Jumlah Tenaga Kerja pada PT Tsamarot Indonesia,” 2020.
[9] A. Sri Mariawati, “Pengukuran Waktu Baku Pelayanan Obat Bebas pada Pekerjaan Kefarmasian di Apotek CT,” Journal Industrial Servicess, vol. 5, no. 1, 2019.
[10] R. Wahyudi, A. T. Nugraha, and A. S. Kinasih, “Penentuan Waktu Baku dengan Stopwatch Time Study untuk Pengukuran Kerja Operator di PT XYZ Lampung Tengah,” Jurnal Sains dan Aplikasi Keilmuan Teknik Industri (SAKTI), vol. 3, no. 2, pp. 79–88, 2023, doi: 10.33479/jtiumc.v3i2.76.
[11] Gede Anggi Wijaya, B. I., and Made Kariyana, B. I., “Pekerjaan Pembesian dan Bekisting Studi Kasus Pekerjaan Jembatan Boug Deuker Pejeng Klusu,” Jurnal Wastuloka, vol. 1, no. 2, 2023. [Online]. Available: https://ojs.unr.ac.id/index.php/watsuloka



