Penerapan Metode OWASP Top 10 2021 Pada Analisis Kerentanan Sistem Informasi Surabaya Single Window

Penulis

Abstrak

Abstrak — Dalam beberapa tahun terakhir, instansi pemerintah semakin mengandalkan pelayanan publik berbasis platform online, salah satunya melalui Surabaya Single Window yang dikelola oleh Instansi Pemerintah Kota Surabaya. Website ini digunakan oleh masyarakat untuk mengajukan hampir seluruh jenis permohonan perizinan secara terintegrasi. Tingginya penggunaan dan pengelolaan data penting membuat sistem ini rentan terhadap serangan siber, yang berpotensi merugikan pengguna dan menurunkan kepercayaan terhadap instansi pengelola.

Penelitian ini bertujuan untuk menilai keamanan website Surabaya Single Window dengan menerapkan framework OWASP Top 10 2021 sebagai standar identifikasi kerentanan. Pengujian dilakukan untuk menemukan potensi celah keamanan yang dapat dimanfaatkan oleh pihak tidak bertanggung jawab. Hasil penelitian menunjukkan adanya 19 celah keamanan, meliputi konfigurasi sistem, pengelolaan cookie, penggunaan komponen usang, serta parameter yang rentan terhadap manipulasi input. Berdasarkan temuan tersebut, disusun rekomendasi perbaikan yang dapat digunakan oleh Instansi Pemerintah Kota Surabaya untuk meningkatkan keamanan website. Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi penting terhadap pengembangan infrastruktur teknologi informasi yang aman dalam mendukung pelayanan publik secara online.

Kata kunci— OWASP Top 10, Surabaya Single Window, Serangan Siber.

Referensi

REFERENSI

Surfshark, “Data Breach Monitoring Quarterly Analysis.” [Online]. Available: https://surfshark.com/research/data-breach-monitoring/quarterly-analysis

Mulyadi, “Bagaimana Melakukan ‘Penetration Test’?” [Online]. Available: https://www.kompasiana.com/moengil/5a4ae2655e13736b135dd7e3/bagaimana-melakukanpenetration-testing

C. A. Indonesia, “Mengenal Tentang Penetration Testing.” [Online]. Available: https://www.cyberacademy.id/blog/mengenal-tentang-penetration-testing

OWASP, “OWASP Top Ten.” [Online]. Available: https://owasp.org/Top10/

OWASP, “Broken Access Control.” [Online]. Available: https://owasp.org/Top10/A01_2021-Broken_Access_Control/

OWASP, “Cryptographic Failures.” [Online]. Available: https://owasp.org/Top10/A02_2021-Cryptographic_Failures/

OWASP, “Injection.” [Online]. Available: https://owasp.org/Top10/A03_2021-Injection/

OWASP, “Insecure Design.” [Online]. Available: https://owasp.org/Top10/A04_2021-Insecure_Design/

OWASP, “Security Misconfiguration.” [Online]. Available: https://owasp.org/Top10/A05_2021-Security_Misconfiguration/

OWASP, “Vulnerable And Outdated Components.” [Online]. Available: https://owasp.org/Top10/A06_2021-Vulnerable_and_Outdated_Components/

OWASP, “Identification And Authentication Failures.” [Online]. Available: https://owasp.org/Top10/A07_2021-Identification_and_Authentication_Failures/

OWASP, “Software And Data Integrity Failures.” [Online]. Available: https://owasp.org/Top10/A08_2021-Software_and_Data_Integrity_Failures/

OWASP, “Security Logging And Monitoring Failures.” [Online]. Available: https://owasp.org/Top10/A09_2021-Security_Logging_and_Monitoring_Failures/

OWASP, “Server-side Request Forgery (SSRF).” [Online]. Available: https://owasp.org/Top10/A10_2021-Server-Side_Request_Forgery_%28SSRF%29/

I. Kuzminykh, B. Ghita, V. Sokolov, and T. Bakhshi, “Information Security Risk Assessment,” Encyclopedia, vol. 1, no. 3, pp. 602–617, Jul. 2021, doi: 10.3390/encyclopedia1030050.

Unduhan

Diterbitkan

2026-06-30

Terbitan

Bagian

Prodi S1 Sistem Informasi - Kampus Surabaya