Analisis Beban Tenaga Kerja Menggunakan Metode Full-Time Equivalent Di Bagian Warehouse Finished Goods Di Pt. Xyz
Abstrak
Meningkatnya aktivitas pengiriman produk jadi pada bagian Warehouse Finished Goods (WFG) PT. XYZ berdampak pada peningkatan beban kerja tenaga operasional yang ditandai dengan tingginya frekuensi lembur pada beberapa jabatan. Kondisi tersebut menuntut adanya analisis kebutuhan tenaga kerja agar proses operasional tetap berjalan efektif dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis beban kerja dan menentukan kebutuhan tenaga kerja pada bagian WFG menggunakan metode Full-Time Equivalent (FTE). Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung menggunakan metode stopwatch time study untuk memperoleh waktu baku setiap aktivitas kerja. Peramalan volume pengiriman digunakan sebagai data pendukung dengan metode Holt–Winters. Selanjutnya, kebutuhan tenaga kerja dihitung berdasarkan waktu baku dan volume pekerjaan, kemudian dibandingkan dengan kondisi tenaga kerja eksisting. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Operator Forklift berada pada kondisi mendekati ideal sehingga tidak memerlukan penambahan tenaga kerja permanen. Operator WFG 1 dan WFG 2 mengalami overload, namun masih dapat ditangani melalui pengaturan jam kerja dan lembur terkontrol yang dinilai lebih efisien dibandingkan penambahan tenaga kerja. Sementara itu, Operator WFG 3 memiliki beban kerja tertinggi sehingga direkomendasikan adanya penambahan tenaga kerja secara terbatas disertai pengelolaan lembur yang terencana.
Kata kunci— beban kerja, Full-Time Equivalent, warehouse, lembur, tenaga kerja.
Referensi
F. H. Al, M. M. Ansory, and M. Indrasari, Manajemen Sumber Daya Manusia. Indomedia Pustaka, 2018. [Online]. Available: https://www.indomediapustaka.com
I. Soepriyadi et al., Pengantar Manajemen Sumber Daya Manusia. PT. Global Eksekutif Teknologi, 2022.
Journals (Jurnal)
W. N. Achmadin, D. A. Retnowardani, D. Mashitasari, and F. Fatimah, "Forecasting coffee exports to the United States using the Holt–Winters exponential method," Eigen Mathematics Journal, vol. 7, no. 1, pp. 44–49, 2024.
A. Amri, "Workforce design and employee workload using the full-time equivalent method at PT XZY," International Journal of Engineering, Science and Information Technology, vol. 3, no. 2, pp. 60–65, 2023.
B. Bakhtiar, S. Syarifuddin, and M. P. Putri, "Pengukuran beban kerja dengan metode full time equivalent dan penentuan jumlah tenaga kerja efektif menggunakan workload analysis," Journal of Industrial Engineering and Operation Management, vol. 4, no. 1, 2021.
W. Hadi, D. S. Suryasumirat, and T. A. Putri, "Analisis pengukuran beban kerja menggunakan metode full time equivalent (FTE) terhadap kinerja karyawan divisi gudang free zone PT Bimaruna Jaya," Jurnal Logistik, vol. 15, no. 2, 2022.
E. Krisnaningsih, S. Dwiyatno, and R. Sasongko, "Usulan penentuan waktu baku pada operator packing folding kain tetoron rayon dengan metode stopwatch," Jurnal Intent: Jurnal Industri dan Teknologi Terpadu, vol. 3, no. 2, pp. 67–81, 2020.
Y. A. Nurdiansyah and H. F. Satoto, "Optimasi waktu standar kerja menggunakan metode stopwatch time study," JURMATIS (Jurnal Manajemen Teknologi dan Teknik Industri), vol. 5, no. 1, pp. 59–68, 2023.
Rinawati and Firman, "Analisis produktivitas kerja tenaga medis dan nonmedis dengan metode time and motion study di Puskesmas Banguntapan II Bantul Yogyakarta tahun 2021," International Journal of Healthcare Research, vol. 2, no. 3, pp. 28–41, 2022.
R. Rismayani Deri, D. Cahyati, and N. Hidayati, "Analisis beban kerja untuk menentukan jumlah karyawan pabrik roti Sri Rejeki menggunakan metode full time equivalent (FTE)," Jurnal T, 2023.
S. Wicaksono and A. M. Fadlillah, "Implementation of full time equivalent method in determining the workload analysis of logistics admin employees of PT X in Jakarta, Indonesia," European Journal of Business and Management Research, vol. 6, no. 5, pp. 159–162, 2021.
N. Yudisha, "Perhitungan waktu baku menggunakan metode jam henti pada proses bottling," Jurnal Vorteks, vol. 2, no. 2, pp. 85–90, 2021.



