Perancangan Penilaian Kinerja Pada PT XX Menggunakan Metode Behaviorally Anchor Rating Scale (BARS)

Penulis

DOI:

https://doi.org/10.34818/eoe.v8i6.17290

Abstrak

PT XX merupakan salah satu perusahaan layanan transportasi yang menyediakan berbagai macam kebutuhan penyewaan mobil baik untuk perusahaan maupun perorangan serta layanan pengemudi. Pada tahun 2020 PT XX mengalami penurunan jumlah konsumen. Salah satu faktor penyebab penurunan jumlah konsumen tersebut adalah perusahaan masih sering menerima keluhan dari konsumen. Hal ini berhubungan langsung dengan divisi operasional yang merupakan job deskripsi dari divisi tersebut. Dalam mengukur kinerja karyawan, PT XX melakukan penilaian kinerja menggunakan laporan kerja harian. Namun pada kenyataannya penilaian tersebut masih belum efektif dan tidak memberikan peningkatan terhadap kinerja karyawannya. Pada penelitian ini dilakukan perancangan ulang sistem penilaian kinerja dengan menggunakan metode BARS (Behaviorally Anchored Rating Scale) yang merupakan sebuah metode penilaian kinerja objektif yang mampu membantu penilai fokus pada penilaian secara spesifik dengan memperhatikan faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja karyawan. Dengan adanya penilaian kinerja usulan menggunakan metode BARS dapat membantu PT XX dalam meningkatkan kinerja karyawannya. Kata kunci : Penilaian Kinerja, Behaviorally Anchored Rating Scale, BARS

Referensi

[1] Lunenburg, F. C. (2012). Performance Appraisal: Methods and Rating Errors. International

Journal of Scholarly Academic Intellectual Diversity, 14(1), 1–9.

[2] Paul, G. D., & Hung, D. K. M. (2018). Human resource management practices and turnover

intention : The mediating role of perceived organizational support in tertiary institutions in

Nigeria. International Journal of Engineering & Technology, 7(3), 715–722.

[3] Kuvaas, B. (2006). Performance appraisal satisfaction and employee outcomes: Mediating

and moderating roles of work motivation. International Journal of Human Resource

Management, 17(3), 504–522.

[4] De Andrés, R., García-Lapresta, J. L., & González-Pachón, J. (2010). Performance

appraisal based on distance function methods. European Journal of Operational Research,

207(3), 1599–1607.

[5] Cascio, W. F., & Valenzi, E. R. (1976). Behaviorally anchored rating scales: Effects of

education and job experience of raters and ratees. Journal of Applied Psychology, 62(3),

278–282.

[6] SCHWAB, D. P., HENEMAN, H. G., & DeCOTIIS, T. A. (1975). Behaviorally Anchored

Rating Scales: a Review of the Literature. Personnel Psychology, 28(4), 549–562.

[7] Flanagan, J. (1954). Psychological bulletin. The critical incident technique. Psychological

Bulletin, 59(4), 257–272.

[8] Boynton, A. C., & Zmud, R. W. (1984). Assessment of Critical Success Factors. Sloan

Management Review, 25(4), 17–27

[9] Siddiqui, F. (2012). Human Capital Management: An Emerging Human Resource

Management Practice. International Journal of Learning and Development, 2(1), 353–367.

[10] Singh, P. (2015). Performance Appraisal and it’s Effectiveness in Modern Business

Scenarios. The SIJ Transactions on Industrial, Financial & Business Management, 03(02),

01–05.

Diterbitkan

2021-12-01

Terbitan

Halaman

12314-12321

Bagian

Program Studi S1 Teknik Industri