Klasifikasi Penyakit Pada Tanaman Kopi Menggunakan K-nearest Neighbor Dioptimasi Dengan Genetic Algorithm

Penulis

DOI:

https://doi.org/10.34818/eoe.v9i3.17996

Abstrak

Abstrak Daun kopi merupakan salah satu bagian yang paling mudah untuk dideteksi Ketika tanaman kopi terserang penyakit. Banyak sekali faktor yang dapat mengakibatkan tanaman kopi menjadi sakit, beberapa faktor penyebabnya yaitu hama, karat daun, jamur daun dan juga bercak daun. Dengan memanfaatkan image processing dapat membantu mengklasifikasikan penyakit melalui citra daunnya, sehingga dapat dengan tepat diberikan penanganan pada tanaman yang sakit tersebut. Dengan melakukan ekstraksi fitur pada fitur warna menggunakan Color Moment. Kemudian dilakukannya klasifikasi menggunakan metode non deep learning K-Nearest Neighbor dan dilakukan optimasi dengan menggunakan Genetic Algorithm, maka didapatkan nilai k yang paling optimal sehingga nilai akurasi yang didapatkan adalah nilai akurasi maksimal yang bisa dihasilkan oleh KNN. Hasil tersebut didapatkan akurasi terbaik dengan menggunakan color moment pada ruang warna RGB yaitu sebesar 78.9% dengan menggunakan klasifikasi KNN+GA.  Kata kunci : image processing, color moment, knearest neighbor, genetic algorithm, daun kopi

Referensi

[1] R. Janandi and T. W. Cenggoro, “An Implementation of Convolutional Neural Network for Coffee Beans Quality Classification in a Mobile Information System,” in 2020 International Conference on Information Management and Technology (ICIMTech), 2020, pp. 218–222.

[2] F. Ribeyre and J. Avelino, “Impact of field pests and diseases on coffee quality,” Specialty coffee: managing coffee. International Plant Nutrition Institute. Malaysia: IPNI, pp. 151–176, 2012.

[3] J. G. M. Esgario, R. A. Krohling, and J. A. Ventura, “Deep learning for classification and severity estimation of coffee leaf biotic stress,” Computers and Electronics in Agriculture, vol. 169, p. 105162, 2020.

[4] E. M. T. Caballero and A. M. R. Duke, “Implementation of Artificial Neural Networks Using NVIDIA Digits and OpenCV for Coffee Rust Detection,” in 2020 5th International Conference on Control and Robotics Engineering (ICCRE), 2020, pp. 246–251.

[5] M. S. P. Rahul and M. Rajesh, “Image processing based Automatic Plant Disease Detection and Stem Cutting Robot,” in 2020 Third International Conference on Smart Systems and Inventive Technology (ICSSIT), 2020, pp. 889–894.

[6] Y. P. Eko and others, “Bonferroni Mean Fuzzy K-Nearest Neighbors Based Handwritten Chinese Character Recognition,” in 2021 International Conference on Data Science and Its Applications (ICoDSA), 2021, pp. 118–123.

[7] Y. Herdiyeni and M. M. Santoni, “Combination of morphological, local binary pattern variance and color moments features for indonesian medicinal plants identification,” in 2012 International Conference on Advanced Computer Science and Information Systems (ICACSIS), 2012, pp. 255–259.

[8] N. Keen, “Color moments,” School of informatics, University of Edinburgh, pp. 3–6, 2005.

[9] B. T. Pham et al., “Extreme learning machine based prediction of soil shear strength: a sensitivity analysis using Monte Carlo simulations and feature backward elimination,” Sustainability, vol. 12, no. 6, p. 2339, 2020.

[10] I. M. Zyout, “Toward automated detection and diagnosis of mammographic microcalcifications,” 2010.

[11] S. Mirjalili, “Genetic algorithm,” in Evolutionary algorithms and neural networks, Springer, 2019, pp. 43–55.

Diterbitkan

2022-06-01

Terbitan

Halaman

1913-1918

Bagian

Program Studi S1 Informatika