Perancangan Atribut Kebutuhan Pada Layanan Website Penjualan Humblezing Menggunakan Integrasi E-Service Quality Dan Model Refined Kano

Penulis

DOI:

https://doi.org/10.34818/eoe.v9i3.18101

Abstrak

Abstrak

Industri fashion merupakan salah satu industri yang sedang berkembang di masa modern. Humblezing merupakan salah satu brand fashion bertema alam yang menggunakan media digital berupa website untuk melakukan penjualan. Akan tetapi, pada akhirakhir ini penjualan produk Humblezing melalui website cenderung menurun akibat kalah bersaing dengan online marketplace. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kebutuhan layanan dan meningkatkan kualitas website berdasarkan tingkat kepentingan menggunakan integrasi E-Service Quality dan Model Refined Kano. E-Service Quality digunakan untuk mengukur tingkat kepentingan pada layanan untuk mendapatkan atribut-atribut kuat yang akan ditingkatkan. Model Refined Kano digunakan untuk mengetahui pengaruh setiap atribut dengan tingkat kepentingan yang diterjemahkan dalam kategori Model Refined Kano. Berdasarkan kajian pendahuluan dan wawancara, terdapat tujuh dimensi E-Sservice Quality yang dapat diuraikan menjadi 22 atribut. Penelitian ini menggunakan prinsip E-Service Quality yang akan diintegrasikan ke dalam metode Model Refined Kano untuk menentukan True Customer Needs. Hasil pengolahan data akan menjadi landasan perumusan rekomendasi perbaikan layanan website penjualan Humblezing. Dari 22 atribut terdapat 11 atribut yang menjadi bagian dari True Customer Needs penelitian ini. Rekomendasi yang diberikan kemudian dikaji baik dari sisi kekurangan, kelebihan, risiko, dan tujuan rekomendasi.

Kata kunci: Website, E-Service Quality, Model Refined Kano, True Customer Needs

Referensi

[1] Hadijah, I. (2014). Teknologi dan Kejuruan. Upaya Peningkatan Export Drive Industri Fashion di Era Globalisasi, 95-108.

[2] Bhardwaj, V., & Fairhurst, A. (2010). The International Review of Retail, Distribution and Consumer Research. response to changes in the fashion industry, 165-173.

[3] Balaraman, P., & Chandrasekar, S. (2016). E–Commerce Trends and Future Analytics Tools. Indian Journal of Science and Technology, 9(32), 1-9.

[4] Salehi, F., Abdollahbeigi, B., Langroudi, A. C., & Salehic, F. (2012). The impact of Website Information Convenience On E-commerce Success Of Companies. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 381 - 387.

[5] Parasuraman, A., Zeithaml, V., & Malhotra, A. (2005). Item Scale for Assessing Electronic Service Quality.

[6] Bressolles, G. & Durrieu,F. (2011). Service quality, customer value and satisfaction relationship. AWBR International Conference.

[7] Yang, C.-C. (2005). The refined kano’s model and its application. Total Quality Management and Business Excellence, 1127-1137.

[8] Soltes, V., & Mahfud, A. (2016). Effect Of E-Service Quality On Consumer Interest Buying (Case Study On The Website Korean Denim). Journal of Economics and FInance, 61-67

[9] Ulhaq, M. M., Rabbani, M., & wibowo. (2017). Assessing Electronic Service Quality using E-S-QUAL and E-RecS-QUAL Scales. Information Technology Management Society.

[10] Lidwina Jaury Jauw, A., & Purwanto, E. (2017). Moderation Effects of Cultural Dimensions on the Relationship between E-Service Quality and Satisfaction with Online Purchase. Quality Access to Success

[11] Al-dweeri, R., Obeidat, Z., Al-dwiry, M., Alshurideh, M., & Alhorani, A. (2017). The Impact of E-Service Quality and E-Loyalty on Online Shopping: Moderating Effect of E-Satisfaction and E-Trust. International Journal of Marketing Studies 92-103

[12] Riza, S., & Sutopo, S. (2017). Analisis pengaruh E-Service Quality, kualitas informasi dan persepsi kemudahan terhadap E-loyalty dengan E-satisfaction sebagai Variable Intervening (Studi Pada Pelanggan Lazada Indonesia). Diponegoro Journal of Management, 6(4), 929-941.

[13] Tobagus, A. (2018). Pengaruh E-service quality terhadap E-satisfaction Pada Pengguna di Situs Tokopedia. Agora, 6(1).

[14] Kim, J.-H., Kim, M., & Lennon, S. (2007). Information components of apparel retail web sites: task relevance approach. Emerald Insight, 494-510.

[15] Tsao, W.-C. (2016). Intensifying online loyalty! The power of website quality and the perceived value of consumer/seller relationship. emerald insight

[16] Jung-Hwan Kim & Minjeong Kim. (2018). Conceptualization and assessment of E-service quality for luxury brands. The Service Industries Journal.

[17] Malhotra, N. K., & Birks,D. F. (2007). Third Edition Marketing Research : An Applied Approach. Edinburgh: Gate: Prentice Hall, Inc.

Diterbitkan

2022-06-01

Terbitan

Halaman

1439-1447

Bagian

Program Studi S1 Teknik Industri