Prediksi Perubahan Kondisi Uptrend Dan Downtrend Pada Pasar Saham Dengan Menggunakan Model Artificial Neural Network Ann

Penulis

DOI:

https://doi.org/10.34818/eoe.v9i3.18142

Abstrak

Abstrak Prediksi adalah sebuah proses untuk memperkirakan sesuatu secara sistematis dan memperkecil adanya kesalahan dimana hasilnya merupakan yang paling mungkin terjadi di masa depan berdasarkan informasi masa lalu dan masa sekarang. Masalah yang diangkat pada penelitian ini adalah Perubahan Kondisi harga naik (uptrend) dan harga turun (downtrend) pada Pasar Saham. Penelitian bertujuan untuk memprediksi Kondisi harga naik (uptrend) dan harga turun (downtrend) Pasar Saham Indonesia yang dipengaruhi oleh Pasar Saham Global. Prediksi dilakukan dengan menggunakan data saham dari 8 Data Harga Saham dari beberapa negara di dunia yaitu Indonesia (^JKSE), Kuala Lumpur (^KLSE),Singapura (^STI),China (000001.SS),Hong Kong (^HSI),Korea (^KS11),Jepang(^N225),dan United States(^DJI). Model yang digunakan adalah Artificial Neural Network (ANN) dimana model ini akan memprediksi harga naik dan harga turun berdasarkan data close dari Pasar Saham Indonesia (^JKSE). Hasil pengujian dari model yang dibangun memberikan nilai Train Accuracy tertinggi yaitu model ANN-05 dengan hasil yang ditampilkan adalah 76.74%. Model dengan nilai Test Accuracy tertinggi yaitu model dari ANN-01 dengan hasil 71.55% dengan menggunakan Node Hidden Layer 16,32,64 dan 128. Kata Kunci : Prediksi,Pasar Saham,Artificial Neural Network (ANN).

Referensi

[1] V. S. Dewi, ANALISIS FAKTOR-FAKTOR

YANG MEMPENGARUHI PERGERAKAN

INDEKS HARGA SAHAM GABUNGAN

(IHSG) DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI)

TAHUN 2012-2014, 2016.

[2] F. Nuraini, Jondri and T. A. Budi, Prediksi

Pergerakan Indeks Harga Saham

Menggunakan Artificial Neural Network dan

Support Vector Machine, Bandung:

Universitas Telkom, 2016.

[3] J. I. Larsen, "Predicting Stock Prices Using

Technical Analysis and Machine Learning," p.

19, 2010.

[4] M. Qiu and Y. Song, "Predicting the Direction

of Stock Market Index Movement Using an

Optimized Artificial Neural Network Model,"

PLoS ONE, 2016.

[5] R. Siregar and Y. Zuhdhi, "Prediksi Gerak

Nilai Saham BMRI.JK dengan Metode

Artificial Neural Network," Palembang,

Fakultas Ilmu Komputer UNSRI, 2018, pp.

237-241.

[6] F. R. Setiawan, "Prediksi Pergerakan Harga

Saham dengan Metode Support Vector

Machine (SVM) Menggunakan Trend

Deterministic Data Preparation," Bandung,

Universitas Telkom, 2018, pp. 8356-8372.

[7] Y. Umaidah, Penerapan Algoritma Artificial

Neural Network Dalam Prediksi Harga Saham

LQ45 PT. Bank Rakyat Indonesia, Tbk,

Bekasi: STMIK Bani Saleh, 2018, pp. 57-64.

[8] M. Y. Habibi and E. Riksakomara, "Peramalan

Harga Garam Konsumsi Menggunakan

Artificial Neural Network FeedforwardBackpropagation (Studi Kasus : PT. Garam

Mas, Rembang, Jawa Tengah)," Jurnal Teknik

ITS, vol. VI, pp. A306-A310, 2017.

[9] F. N. Sasmita, D. Saepudin and A. Aditsania,

"Pembentukan Portofolio Saham Melalui

Proses Clustering Kurva Harga Saham Hasil

Cubic-Spline," vol. 6, pp. 9859-9866, 2019.

[10]

R. M. I. Kusuma, T.-T. Ho and W.-C. Kao, 26

February 2019. [Online]. Available:[Accessed 14 October 2020].

[11]Hartoyo, "Hartoyo's Blog," March 2011.

[Online]. Available:

http://hartoyo.staff.ipb.ac.id/files/2011/03/Cha

pter-11-Konsep-Dasar-Investasi.pdf.

[Accessed 17 November 2020].

[12]A. Indradinata, I. B. R. Suardana and G. S.

Darma, "Faktor Penentu Naik-Turunnya Harga

Saham di Bursa Efek Indonesia," Jurnal

Manajemen dan Bisnis, vol. XVI, p. 19, 2019.

[13]A.C. Purnomo and E.Riksakomara,”Permalan

Indeks Harga Saham Gabungan Indonesia

Dengan Menggunakan Metode Artificial

Neural Network Algoritma Backpropagation.

[14]I. Halimi and W.A. Kusuma, “Prediksi Indeks

Harga Saham Gabungan (IHSG)

Menggunakan Algoritma Neural Network,”

Jurnal Edukasi dan Penelitian Informatika,

vol. 4, p. 24,2018

Diterbitkan

2022-06-01

Terbitan

Halaman

2084-2093

Bagian

Program Studi S1 Informatika