Prototipe Sistem Monitoring Rumah Kaca Pada Parameter Tanaman Tomat Terkendali Berbasis Iot
DOI:
https://doi.org/10.34818/eoe.v9i5.18493Abstrak
Abstrak Tanaman tomat (Solanum lycopersicum syn. Lycopersicum esculentum) adalah termasuk kedalam keluarga solanaceae merupakan komoditas hasil perkebunan yang dapat tumbuh di daerah tropis dan subtropis. Masalah yang ada dalam bubidaya tanaman tomat adalah produktivitas tanaman tomat yang kian menurun sebagai akibat dari perubahan iklim yang tidak menentu. Untuk mengatasi permasalahan perubahan iklim yang tidak menentu cara budidaya tanaman dengan rumah kaca. Suhu udara yang baik untuk tanaman tomat adalah 20-27°C. Kadar air tanah yang dibutuhkan tanaman tomat adalah sekitar 60%- 80%. Untuk menjaga suhu udara dan kadar air tanah digunakanlah metode aksi kendali dua posisi. Aksi kendali dua posisi adalah aksi kendali otomatis yang hanya mempunyai dua kondisi/posisi, yaitu “On” dan “Off”. Kelembapan tanah dapat dikendalikan menggunakan pompa air otomatis agar sesuai setpoint yang diberikan dan untuk suhu udara pada rumah kaca dikendalikan dengan lampu dan kipas agar nilai tidak lebih dari setpoint. Sistem monitoring menggunakan website yang menampilkan nilai suhu udara serta kadar air dalam media tanam serta disimpan kedalam database. Keakuratan sistem ini terdapat pada setpoint suhu dan kelembapan tanah yang bisa dirubah mengikuti parameter tanaman tomat. Sensor kelembapan tanah dan suhu memiliki akurasi yang baik dari masing-masing sensor sebesar 99.71% untuk sensor DHT11 dan 96.22% untuk sensor kelembapan tanah YL-69. Kata Kunci : Sistem monitoring, sistem kendali, Tomat, website, database, on-off.Referensi
[1] Syahrul Munir, 2012, Rancangan Smart Greenhouse dengan Teknologi Mobile untuk Efisiensi tenaga, biaya,dan waktu dalam pengelolaan tanaman, Skripsi Fakultas Teknologi Industri, UPNVeteran Jawa timur
[2] Ulya. (n.d.). Syarat Tumbuh Tanaman Tomat dan Metode Pemupukannya. Retrieved Oktober 25, 2019, from Ulyadays.com: http://ulyadays.com/tanaman-tomat/
[3] Nida Nur Afifah1, Ir. Porman Pangaribuan, M.T. 2, Rizki Ardianto Priramadhi, S.T., M.T., 2020,Sistem Pengontrolan Pengairan Budidaya Tanaman Tomat Berdasarkan Kelembapan dan Suhu Tanah Berbasis Artificial Intelligence, Universitas Telkom.
[4] Safril, Ivan, 2019, Rancang Bangun Sistem Monitoring Daya Listrik Pada Kamar Kos Berbasis Internet of Things (Iot): Universitar Negeri Surabaya.
[5] W. A. Prayitno, A. Muttaqin, and D. Syauqy, 2017, “Sistem Monitoring Suhu , Kelembapan , dan Pengendali Penyiraman Tanaman Hidroponik menggunakan Blynk Android,” J. Pengemb.Teknol. Inf. dan Ilmu Komput., vol. 1, no. 4, pp. 292–297.
[6] N. A. Hidayatullah and D. E. Juliando, 2017, “Desain dan aplikasi internet of thing (iot) untuk smart grid power sistem,” VOLT: Jurnal Ilmiah Pendidikan Teknik Elektro, vol. 2, no. 1, pp. 35–44.
[7] Hamidi, Akram. ,2017, Budidaya Tanaman Tomat. Diakses dari https://nad.litbang.pertanian.go.id/ind/images/13-BUDIDAYATANAMANTOMAT.pdf.
[8] Nurhayati, S.,2017, PRODUKSI TANAMAN TOMAT (Lycopersicum esculentum Mill.) F1 HASIL INDUKSI MEDAN MAGNET YANG DIINFEKSI Fusarium oxysporum f.sp. 13.
[9] Panduan Teknis Budidaya Tomat. (n.d.). Retrieved Oktober 25, 2019, from alamtani.com: https://alamtani.com/budidaya-tomat/
[10] Ogata, Katsuhiko, 1996, “Teknik Kontrol Automatik”, Buku terjemahan, Erlangga, Jakarta.
[



