Analisis Kelayakan Pembukaan Cabang Warung Bunda Di Kota Bogor Ditinjau Dari Aspek Pasar, Aspek Teknis, Dan Aspek Finansial
Abstrak
Tujuan dilakukannya penelitian ini ialah untuk menganalisis kelayakan pembukaan Warung Bunda di Kota Bogor yang ditinjau dari aspek pasar, menganalisis kelayakan pembukaan Warung Bunda di Kota Bogor yang ditinjau dari aspek teknis, serta menganalisis kelayakan pembukaan Warung Bunda di Kota Bogor yang ditinjau dari aspek finansial. Metode analisis kelayakan usaha untuk pengembangan bisnis Warung Bunda di Kota Bogor ditinjau dari tiga aspek utama, yaitu aspek pasar, teknis, dan finansial. Hasil menunjukkan terdapat jumlah pasar potensial sebesar 1.066.591. Pasar tersedia sebesar 89% dari jumlah pasar potensial dengan jumlah pasar tersedia sebesar 949.266 dan jumlah pasar sasaran sebesar 0,13 yang telah ditetapkan oleh pemilik usaha dimana angka tersebut diambil dari total pasar tersedia. Pada aspek finansial terdapat beberapa komponen di dalamnya yaitu biaya investasi, biaya produksi dan operasional, kebutuhan dana, harga jual produk, estimasi pendapatan, proyeksi laporan laba rugi, proyeksi arus kas dan proyeksi neraca. Setelah dilakukan perhitungan sensitivitas kenaikan harga bahan baku didapatkan hasil sebesar 14,9%. Hasil tersebut diartikan dimana kenaikan harga bahan baku sebesar 14,9% tersebut sangat berpengaruh terhadap kelayakan usaha Warung Bunda cabang Kota Bogor.
Kata kunci— Analisis kelayakan, Bisnis, Aspek Pasar
Referensi
F. N. Baiti, E. P. Widyawati, A. Farhah, dan ...,
J. Orlando dan L. Harjati,
BOGOR Jovian,= J. Account. Manag. Innov., vol. 6, no. 1, hal. 49-66, 2022.
BPS, "Banyaknya Rumah Makan/Restoran Menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Barat, 2019,"
Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Barat, 2022.
-jabar.bps.go.id/statictable/2022/07/13/647/ba nyaknya-rumah-makan-restoran-menurutkabupaten-kota-di-provinsi-jawa-barat-2019.html.
Open Data Jabar, "Jumlah Restoran Berdasarkan Kabupaten/Kota di Jawa Barat," OPEN DATA
JABAR, 2023.
-opendata.jabarprov.go.id/id/dataset/jumlahrestoran-berdasarkan-kabupatenkota-di-jawa-barat.
P. wahyuni Arnold, P. Nainggolan, dan Darwin
Damanik,



