Arsitektur Enterprise Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (Spbe) Sebagai Strategi Pengembangan Smart Village Pada Dimensi Tourism (Culture And Tradition) (Case Study: Rancamanyar Village)

Penulis

Abstrak

Abstrak— Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) adalah penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam administrasi pemerintahan untuk meningkatkan layanan kepada masyarakat. Penggunaan teknologi informasi dan komunikasi untuk mengembangkan potensi desa diwujudkan melalui kebijakan SPBE, khususnya dalam Sistem Pemerintahan Desa (SID). SID merupakan komponen integral dalam pelaksanaan Undang-Undang Nomor 6 tahun 2014 Tentang Desa. Saat ini, dalam konteks pengembangan "smart village," fokus utama adalah mengadopsi teknologi sebagai sarana pelayanan publik yang efisien, transparan, dan akuntabel. Namun, dalam poin 18 Indeks Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), yaitu "Kelembagaan desa dinamis dan budaya desa adaptif," Desa Rancamanyar masih memiliki penilaian yang rendah. Untuk mengatasi tantangan yang dihadapi oleh Desa Rancamanyar, konsep "smart village" menjadi solusi potensial. Implementasi konsep ini membutuhkan perancangan arsitektur SPBE yang mendukungnya, sehingga pelayanan publik dapat berjalan secara efektif, efisien, akuntabel, dan transparan di lingkungan Pemerintahan Desa Rancamanyar. Hasil dari penelitian ini mencakup gambaran Arsitektur SPBE yang dapat dijadikan pedoman dalam menerapkan sistem informasi untuk mendukung pelayanan keagamaan dan kebudayaan di Desa Rancamanyar.

Kata kunci— Enterprise Architecture, SPBE, Smart Village, Konsep Smart Village, Culture and Traditions

Referensi

Taqiya, N. A., Mukaromah, S., & Pratama, A. (2020). Analisis Tingkat Kematangan Spbe Di Dinas Komunikasi Dan Informatika Jawa Timur. Scan: Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi, (1), 22-33.

Fikri, R., Amrillah, M. F., & Selwa, H. (2020). Kapasitas Adaptif Lokal Pemerintah Desa Dalam Penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik di Kabupaten Bengkalis. INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science, 3(2), 179-191

Kemendesa. (2023) SDGs Desa Rancamanyar

Linggarwati, T., Haryanto, A., & Darmawan, R. M.

A. B. (2022). Implementasi SDGs dI Desa Pandak, Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas.

In Prosiding Seminar Nasional LPPM Unsoed (Vol., No. 1).

Thaib, F., & Emanuel, A. W. R. (2020). Perancangan Enterprise Architecture UNIPAS Morotai Menggunakan TOGAF ADM. Teknika, (1), 1-8.

Saputra, M. A., & Isnain, A. R. (2021). Penerapan Smart Village Dalam Peningkatan Pelayanan Masyarakat Menggunakan Metode Web Engeneering (Studi Kasus: Desa Sukanegeri Jaya). Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi, 2(3), -55

Aziiza, A. A., & Susanto, T. D. (2020). The smart village model for rural area (case study: Banyuwangi Regency). In IOP Conference Series: Materials Science and Engineering (Vol. 722, No. 1, p. 012011). IOP Publishing.

Arief, A., & Abbas, M. Y. (2021). Kajian Literatur (Systematic Literature Review): Kendala Penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). PROtek: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro, 8(1), 1-6.

Unduhan

Diterbitkan

2024-08-01

Terbitan

Bagian

Program Studi S1 Sistem Informasi