Internet Of Things (Iot) Based Water Quality Monitoring And Control System in Koi Fish Cultivation with Mobile Application Integration Named Aquakoi
Abstrak
Penelitian ini mengembangkan sistem berbasis Internet of Things (IoT) untuk monitoring real-time dan kontrol otomatis kualitas air pada budidaya ikan koi, mengatasi kurangnya pengetahuan mengenai kondisi air optimal. Sistem menggabungkan sensor pH, amonia, suhu, TDS, dan kekeruhan, serta controller seperti filter, cooler, dan heater, dengan aplikasi mobile "AquaKoi.". Pengujian perangkat IoT memastikan fungsi sensor dan controller, dengan data sensor dibandingkan standar kualitas air untuk verifikasi. Pengujian aplikasi meliputi Black Box, Quality of Service (QoS), user acceptance test (UAT), dan notification warning. UAT menunjukkan tingkat kepuasan pengguna terhadap experience menggunakan aplikasi mobile secara keseluruhan mendapatkan hasil sebesar 92%. Notification warning berhasil memastikan pengiriman notifikasi saat parameter air tidak sesuai standar. Sistem berfungsi dengan baik sesuai spesifikasi, meskipun ada tantangan seperti over-heating pada mikrokontroler ESP32 yang sementara diatasi dengan kipas angin. Secara keseluruhan, AquaKoi meningkatkan efisiensi budidaya ikan koi dengan pengembangan lebih lanjut disarankan untuk mengatasi kendala teknis dan meningkatkan antarmuka pengguna.
Kata kunci โ budidaya ikan koi. Internet of Things (IoT), kontrol otomatis, kualitas air, monitoring real-time.
Referensi
[1] K. William, I. Ruslianto, and I. Nirmala, "Internet of
Things based Control and Monitoring System for Koi
Fish Cultivation," CESS (Journal of Computing
Engineering, System and Science), vol. 8, no. 1, pp.
197-208, Jan. 2023. [Online]. Available:
https://jurnal.unimed.ac.id/2012/index.php/cess
[2] Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya Direktorat
Perbenihan, "Petunjuk Teknis Balai Benih Ikan Sentral
(BBIS), Balai Benih Ikan Lokal (BBIL), Balai Benih
Udang (BBU), Balai Benih Udang Galah (BBUG) dan
Balai Benih Ikan Pantai (BBIP)," 2006.
[3] M. F. Payara, Martanto, B. W. Harini, P. Y.
Merucahyo, and T. Priantoro, "Rancang Bangun
Sistem Kendali Kualitas Air pada Model Kolam Ikan,"
2014.
[4] Badan Standardisasi Nasional, "SNI 7734:2017 -
Pembenihan ikan koi (Cyprinus carpio)," Jakarta:
BSN, 2017. [Online]. Available:
https://pesta.bsn.go.id/produk/detail/11470-
sni77342017 (Ikan koi)
[5] A. A. F. A. Ayyubi, "Rancang Bangun Sistem Kontrol
Total Dissolved Solid (TDS) Untuk Menjaga Kualitas
Air Pada Kolam Ikan Koi," Diploma thesis, Institut
Teknologi Sepuluh Nopember, 2023. [Online].
Available: http://repository.its.ac.id/id/eprint/102618
[6] D. Priadi, A. Muzakhim, and N. Suharto, "Pengukuran
Quality of Service (QoS) pada Aplikasi File Sharing
dengan Metode Client-Server Berbasis Android,"
Jurnal JARTEL, vol. 6, no. 1, pp. 39-49, May 2018
[7] Badan Standardisasi Nasional, "SNI 7734:2017 -
Pembenihan ikan koi (Cyprinus carpio)," Jakarta: BSN,
2017. [Online]. Available:
https://pesta.bsn.go.id/produk/detail/11470-
sni77342017 (Ikan koi).
[8] Badan Standardisasi Nasional, "SNI 01-6133-1999 -
Produksi benih ikan mas (Cyprinus carpio)," Jakarta:
BSN, 1999. [Online]. Available:
https://topan36.wordpress.com/wpcontent/uploads/2008/12/produksi-benih-ikan-masmajalaya2.pdf. [Accessed: Jul. 7, 2024]. (Ikan Mas).
[9] Badan Standardisasi Nasional, "SNI 01-6131-1999 -
Produksi Induk Ikan Mas (Cyprinus carpio Linneaus)
strain Majalaya kelas induk pokok (Parent Stock),"
Jakarta: BSN, 1999. [Online]. Available:
https://topan36.wordpress.com/wpcontent/uploads/2008/12/produksi-benih-ikan-masmajalaya2.pdf. [Accessed: Jul. 7, 2024]. (Ikan Mas).
[10] Badan Standardisasi Nasional, "SNI 6484.3:2014 -
Ikan Lele Dumbo (Clarias sp)," Jakarta: BSN, 2014.
[Online]. Available: http://sispk.bsn.go.id/SNI/Detail
(Ikan lele).
[11] Badan Standardisasi Nasional, "SNI 7550:2009,
Produksi ikan nila (Oreochromis niloticus Bleeker)
kelas pembesaran di kolam air tenang," Jakarta: BSN,
2009. (Ikan mas).



