Perencanaan Jaringan Private 5G NR Pada Smart Port Untuk Kawasan Industri Petikemas, Pelindo Surabaya

Penulis

Abstrak

Abstrak — sebagai negara maritim, Indonesia memiliki peran penting bagi perekonomian negara. Namun, dengan meningkatnya volume perdagangan menimbulkan tantangan dan efisiensi operasional pelabuhan. Untuk mengatasi hal tersebut, diterapkan konsep Smart Port (Pelabuhan Pintar) dengan mendukung teknologi 5G yang menawarkan kecepatan tinggi dan latensi rendah. Penelitian ini merancang jaringan private 5G di Kawasan Industri Petikemas, Pelindo Surabaya dengan menggunakan model propagasi Urban Micro (UMI), frekuensi 26 GHz dan bandwidth 200 MHz, dengan simulasi melalui software Atoll. Pada penelitian ini menggunakan Outdoor to Outdoor (O2O) dari downlink dan scenario Line of Sight (LOS) pada perencanaan coverage dan capacity menghasilkan total 2 site gNodeB dengan nilai Synchronization Signal-Reference Signal Received Power (SS-RSRP) sebesar 90,11 dBm dalam kategori Sangat Baik, dan nilai Synchronization Signal-Signal Interference Noise Ratio (SSSINR) sebesar 25,43 dB dalam kategori Sangat Baik menurut Key Performance Indicator (KPI). Pada Troughput nilai yang dihasilkan adalah 94.748 Kbps atau (92 Mbps) dan termasuk dalam kategori Baik menurut Key Performance Indicator (KPI).

Kata kunci— Jaringan Private 5G, Smart Port, Coverage, Capacity, Atoll

Referensi

[1] Badan Pusat Statistik Indonesia, “Perkembangan Transportasi Nasional Agustus 2023,” no. 66/Th.XXVI, p. 8, 2023. [Online]. Available: https://www.bps.go.id/id/pressrelease/2023/10/02/2043/Perkembangan-Transportasi-Rilis-2-Oktober-2023.html

[2] A. Asmiati, S. Sulastriani, and A. B. Citta, “Pengembangan Sumber Daya Manusia dalam Mendukung Transformasi Transportasi Laut dalam Era Revolusi Industri 4.0,” Innovative Journal of Social Science Research, vol. 3, no. 4, pp. 6184–6197, 2023.

[3] D. E. Utari and M. Ropianto, “Pendorong Utama dalam Pengembangan 5G,” p. 15, 2023. [Online]. Available: https://www.academia.edu/113379752/Pendorong_Utama_Dalam_Pengembangan_5G?uc-sb-sw=450436

[4] M. Zaqy, “Analisis Kualitas Layanan Jaringan Seluler 5G Privat Berbasis Cloud Computing,” vol. 8, no. 6, pp. 2650–2659, 2022.

[5] A. Wulandari, T. Supriyanto, and L. Damayanti, “Perancangan Skenario Non Stand Alone (NSA) Jaringan 5G untuk Menunjang Revolusi Industri 4.0,” Prosiding Seminar Nasional Terapan Riset Inovatif, vol. 7, no. 1, pp. 123–130, 2021.

[6] A. Maulani et al., “Perancangan dan Realisasi Antena Metamaterial Patch Hexagonal untuk Teknologi 5G dengan SRR pada Frekuensi 3,5 GHz,” vol. 10, no. 5, pp. 4294–4301, 2023.

[7] G. Fahira, “5G NR Planning at mmWave Frequency: Study Case in Indonesia Industrial Area,” May 2021, doi: 10.1109/ICIEE49813.2020.9277451.

[8] A. Aijaz, “Private 5G,” IEEE Industrial Electronics Magazine, no. December, pp. 136–145, 2020, doi: 10.1109/MIE.2020.3004975.

[9] M. Wen et al., “Private 5G Networks: Concepts, Architectures, and Research Landscape,” IEEE Journal of Selected Topics in Signal Processing, vol. 16, no. 1, pp. 7–25, 2022, doi: 10.1109/JSTSP.2021.3137669.

[10] T. M. Kittisak Makkawan, “A Conceptual Model of Smart Port Performance and Smart Port Indicators in Thailand,” vol. 19, no. 3, pp. 133–146, 2021.

[11] H. Yuliana, F. M. Santoso, S. Basuki, and M. R. Hidayat, “Analisis Model Propagasi 3GPP TR38.900 untuk Perencanaan Jaringan 5G New Radio (NR) pada Frekuensi 2300 MHz di Area Urban,” vol. 10, no. 2, 2022.

[12] K. Teori, “Perencanaan New Radio pada Frekuensi 900 MHz dan 1800 MHz dengan Teknik Dynamic Spectrum Sharing,” vol. 10, no. 6, pp. 5201–5207, 2023.

[13] S. B. Barutu, A. Hikmaturokhman, and M. P. K. Praja, “Planning of 5G New Radio (NR) mmWave 26 GHz in Karawang Industrial Area,” 2020 IEEE International Conference on Communication, Networks and Satellite (Comnetsat 2020) - Proceedings, pp. 42–49, 2020, doi: 10.1109/Comnetsat50391.2020.9329010.

Unduhan

Diterbitkan

2025-10-01

Terbitan

Halaman

1 - 8

Bagian

Prodi S1 Teknik Telekomunikasi - Kampus Surabaya