Desain Dan Implementasi Dashboard Monitoring Sistem Pendeteksi Kebakaran Hutan Berbasis Lora Dan Web
DOI:
https://doi.org/10.34818/eoe.v9i3.17932Abstract
Abstrak
Indonesia merupakan kawasan berhutan dengan ekosistem yang beragam, mulai dari hutan tropika dataran tinggi dan dataran rendah hingga hutan rawa gambut, hutan rawa air tawar, dan hutan bakau (mangrove). Oleh karena itu, Indonesia disebut sebagai “paru-paru dunia”. Ironisnya, meski diklaim sebagai “paru-paru dunia”, Indonesia merupakan salah satu negara dengan emisi karbon dioksida terbesar di dunia, setara dengan sekitar 1,98 miliar ton emisi CO² setiap tahunnya. Hal ini dibenarkan dengan mempertimbangkan mekanisme mitigasi yang tidak berjalan secara proporsional, sehingga kegiatan pemadaman kebakaran pada hutan hanya dilakukan pada saat api sudah sangat besar. Oleh karena itu, diperlukan suatu perangkat yang dapat digunakan di lapangan untuk memantau kondisi hutan secara realtime. Detektor kebakaran hutan ini adalah sistem elektronik yang mampu mentransmisikan data lapangan ke operator melalui koneksi Internet (IoT) secara realtime. Data tersebut muncul dalam bentuk suhu, kandungan udara/asap pada hutan, kondisi api di sekitar perangkat, dan lokasi perangkat itu sendiri. Ketiga data ini penting dalam memantau keadaan hutan agar dapat dilakukan pencegahan sejak dini sebelum terjadi kebakaran hutan yang lebih besar. Perangkat keras yang digunakan pada sistem monitoring ini terdiri dari LoRa yang disini berperan sebagai receiver, Arduino Uno sebagai mikrokontroler, dan modulGSM (SIM800L).
Kata Kunci: Arduino Uno, Hutan, LoRa, SIM800L, IoT.
References
[1] F. Rasyid, “Permasalahan dan Dampak Kebakaran Hutan,” no. 4, pp. 47–59, 2014.
[2] Y. Efendi, “Internet Of Things (Iot) Sistem Pengendalian Lampu Menggunakan Raspberry Pi Berbasis Mobile,” J. Ilm. Ilmu Komput., vol. 4, no. 2, pp. 21–27, 2018, doi: 10.35329/jiik.v4i2.41.
[3] F. N. Aroeboesman, M. H. H. Ichsan, and R. Primananda, “Tampilan Analisis Kinerja LoRa SX1278 Menggunakan Topologi Star Berdasarkan Jarak dan Besar Data Pada WSN,” J. Pengemb. Teknol. Inf. dan Ilmu Komput., vol. 3, no. 4, pp. 3860–3865, 2019, [Online]. Available: https://j-ptiik.ub.ac.id/index.php/j-ptiik/article/view/5070/2387.
[4] M. Y. Nabila P and M. Arrofiq, “Perancangan Aplikasi Web untuk Pemantauan dan Pengendalian Sistem Panel Surya Berbasis Long Range Wide Area Network (LoRaWAN),” J. Rekayasa Elektr., vol. 17, no. 1, pp. 42–52, 2021, doi: 10.17529/jre.v17i1.18158.
[5] A. R. Batong, P. Murdiyat, and A. H. Kurniawan, “Analisis Kelayakan LoRa Untuk Jaringan Komunikasi Sistem Monitoring Listrik Di Politeknik Negeri Samarinda,” PoliGrid, vol. 1, no. 2, p. 55, 2020, doi: 10.46964/poligrid.v1i2.602.
[6] D. Sasmoko and A. Mahendra, “RANCANG BANGUN SISTEM PENDETEKSI KEBAKARAN BERBASIS IoT dan SMS GATEWAY MENGGUNAKAN ARDUINO,” Simetris J. Tek. Mesin, Elektro dan Ilmu Komput., vol. 8, no. 2, p. 469, 2017, doi: 10.24176/simet.v8i2.1316.
[7] S. S. Dewi, D. Satria, E. Yusibani, and D. Sugiyanto, “Prototipe Sistem Informasi Monitoring Kebakaran Bangunan Berbasis Google Maps dan Modul GSM,” J. JTIK (Jurnal Teknol. Inf. dan Komunikasi), vol. 1, no. 1, p. 33, 2017, doi: 10.35870/jtik.v1i1.31.
[8] Robitoh, “Perancangan Sistem Administrasi Pada Puskesmas Sarolangun Berbasis Web,” J. Chem. Inf. Model., vol. 53, no. 9, pp. 1689–1699, 2018, [Online]. Available: http://repository.unama.ac.id/813/.
[9] Ilham Firman Maulana, “Penerapan Firebase Realtime Database pada Aplikasi E-Tilang Smartphone berbasis Mobile Android,” J. RESTI (Rekayasa Sist. dan Teknol. Informasi), vol. 4, no. 5, pp. 854–863, 2020, doi: 10.29207/resti.v4i5.2232.
[10] R. Y. . C. A. . A. F. N. . & S. M. B. Endra, “Model Smart Room Dengan Menggunakan Mikrokontroler Arduino Untuk Efisiensi Sumber Daya. Explore Jurnal Sistem Informasi Dan Telematika, 10(1), 1–10. httpsdoi.org10.364.pdf,” 2019.



