Perancangan Dan Pembuatan Sistem Informasi Manajemen Ujian Khusus Di Fakultas Teknik Elektro Universitas Telkom
DOI:
https://doi.org/10.34818/eoe.v9i4.18257Abstract
Abstrak—Ujian khusus merupakan salah satu syarat yang harus diikuti untuk mahasiswa yang belum memenuih persyaratan kelulusan mata kuliah. Maksimal jumlah ujian khusus yang dapat diikuti mahasiswa adalah satu matakuliah pada setiap tingkat. Dikarenakan pada proses sebelumnya dilakukan secara mandiri dan membutuhkan lebih banyak waktu, maka dari itu dibutuhan suatu sistem yang dapat mempermudah proses manajemen ujian khusus. Namun, terdapat beberapa batasan masalah yang ada pada penelitian tugas akhir ini aplikasi hanya dapat digunakan pada lingkup FTE, data yang digunakan dalam database adalah data yang tercatat pada LAA (Layanan Administrasi Akademik) FTE, dan perubahan nilai dilakukan secara manual ke igracias. Aplikasi manajemen ujian khusus ini dibangung dengan menggunakan bahasa pemrograman PHP, serta framework Laravel, dan implementasi basis data berupa MySQL. Sebagai langkah untuk mempermudah proses manajmen ujian khusus terdapat beberapa fitur yang akan ditambahkan kedalam aplikasi. Fitur-fitur tersebut seperti; proses pengajuan, pengambilan keputusan, sidang akademik, pelaksanaan ujian khusus, hingga perubahan nilai. Fitur-fitur akan berjalan sesuai dengan role user antara lain mahasiswa, dosen, dan LAA. Hasil dalam penelitian tugas akhir ini melalui pengujian alpha sistem aplikasi sudah dapat berfungsi sesuai dengan apa yang dirancang. Pada pengujian beta yang dilakukan melalui kuesioner didapatkan hasil 94.2% responden yang dimana mereka setuju bahwa web aplikasi manajemen ujian khusus membantu dalam proses pengajuan ujian khusus. Kata kunci—ujian khusus, manajemen, aplikasi, php, laravel.References
[1] Piccoli, Gabriele; Pigni, Federico (Juli 2018). Sistem informasi untuk manajer: dengan kasus (Edisi 4.0 ed.). Pers prospek. p. 28. ISBN 978-1-943153-50-3. Diakses pada 25 November 2018 .
[2] O'Hara, Margaret; Watson, Richard; Cavan, Bruce (1999). "Mengelola tiga tingkat perubahan". Manajemen Sistem Informasi. 16 (3): 64. doi: 10.1201/1078/43197.16.3.19990601/31317.9 . Diakses pada 25 November 2018.
[3] Lerdorf, Rasmus (2007). "Slide 3". slides for 'PHP on Hormones' talk. The PHP Group. Retrieved 2009-06-22.
[4] Pearce, R. (2013). Dead database walking:MySQL's creator on why the future belongs to MariaDB.
[5] Chamberlin, Donald D. (2001-10-03). "Oral history interview with Donald D. Chamberlin". Retrieved 2020-01-14. We changed the original name "SEQUEL" to SQL because we got a letter from somebody’s lawyer that said the name "SEQUEL" belonged to them. We shortened it to SQL, for Structured Query Language, and the product was known as SQL/DS.
[6] Reenskaug, Trygve; Coplien, James O. (20 Maret 2009). "Arsitektur DCI: Visi Baru Pemrograman Berorientasi Objek" . Pengembang Artima . Diarsipkan dari versi asli (html) pada 23 Maret 2009 . Diakses pada 3 Agustus 2019 . Lebih dalam, kerangka ada untuk memisahkan representasi informasi dari interaksi pengguna.
[7] Mark, S. (2013). History of Laravel PHP framework, Eloquence emerging.
[8] Alfat, L., Triwiyatno, A., & Isnanto, R. R. (2015). Sentinel Web: Implementation of Laravel Framework in Web Based Temperature and Humidity Monitoring System. Conference on Information Technology, Computer and Electrical Engineering , 46-51.
[9] Anif, M., Dentha, A., & S., S. H. (2017). Designing Internship Monitoring System Web Based With Laravel Framework. IEEE International Conference on Communication, Networks and Satellite (Comnetsat), 112-117.
[10] Satoto, K. I., Isnanto, R. R., & Kridalukmana, R. (2016). Optimizing MySQL Database System on Information.
[11] Agamah, S., & Ekonomou, L. (2015). A PHP Application Library for Web-Based Power Systems Analysis. IEEE European Modelling Symposium, 353-358.



