Klasifikasi Kematangan Buah Kelapa Sawit Menggunakan Metode Convolutional Neural Network (CNN)

Authors

Abstract

Industri kelapa sawit berperan penting dalam perekonomian global, namun klasifikasi tingkat kematangan buah sawit secara efisien masih menjadi tantangan. Klasifikasi manual memakan waktu dan sumber daya yang besar dengan akurasi yang kurang memadai. Oleh karena itu, pendekatan seperti Convolutional Neural Network (CNN) menjadi solusi yang menjanjikan. CNN memanfaatkan kemampuan jaringan saraf tiruan untuk memahami fitur kompleks dalam gambar, memungkinkan klasifikasi otomatis yang lebih akurat. Penelitian ini menggunakan CNN untuk klasifikasi kematangan buah sawit. Dataset gambar buah sawit dengan berbagai tingkat kematangan dikumpulkan dan dibagi menjadi tiga bagian: training (70%, 152 data), validasi (15%, 32 data), dan pengujian (15%, 32 data), dengan total 216 data. Pembagian ini memastikan evaluasi kinerja model yang seimbang dan akurat. Model yang dihasilkan diharapkan mampu mengenali dan mengklasifikasikan buah sawit berdasarkan tingkat kematangan dengan lebih efektif. Hasil pengujian menunjukkan bahwa selama epoch 1-20, akurasi training mencapai 100% dan loss menurun hingga 2,24%, sementara akurasi validasi stabil di sekitar 95%. Epoch terbaik tercatat pada epoch ke-20 dengan akurasi 100% dan loss 2,24% untuk training, serta loss validasi 12,04%. Confusion matrix menunjukkan 13 prediksi benar untuk buah matang dan 16 untuk buah mentah, dengan 3 false negatives dan tanpa false positives. Model memiliki akurasi 90,63%, presisi 100%, dan recall 81,25% Kata kunci— AI, CNN, Buah Sawit, Klasifikasi

References

[1] S. Tarmadja, M. Vernando, and T. N. B. Santosa, “Kehilangan Hasil

Dalam Proses Panen Kelapa Sawit,” Pros. Semin. Nas. Instiper, vol.

1, no. 1, pp. 79–84, 2022, doi: 10.55180/pro.v1i1.245.

[2] S. A. Ghazali, H. Selamat, Z. Omar, and R. Yusof, “Image Analysis

Techniques for Ripeness Detection of Palm Oil Fresh Fruit

Bunches,” Elektr.J. Electr. Eng., vol. 18, no. 3, pp. 57–62, 2019,

doi:10.11113/elektrika.v18n3.192.

[3] W. I. W. Ishak and R. M. Hudzari, “Image based modeling for oil

palm fruitmaturity prediction,” J. Food, Agric. Environ., vol. 8, no.

2, pp. 469– 476, 2010.

[4] W. E. Sari, M. Muslimin, A. Franz, and P. Sugiartawan, “Deteksi

Tingkat Kematangan Tandan Buah Segar Kelapa Sawit dengan

Algoritme K-Means,”SINTECH (Science Inf. Technol. J., vol. 5, no.

2, pp. 154–164, 2022, doi: 10.31598/sintechjournal.v5i2.1146.

[5] Athallah Tsany Rakha Dzaky, “Deteksi Penyakit Virus Gemini

Pada Tanaman Cabai Menggunakan Convolutional Neural

Network,” e- Proceeding En, vol. 8, no. 2, pp. 3039–3055, 2022,

[Online]. Available: https://repository.mercubuana.ac.id/69270/

[6] I. W. Suartika E. P, “Klasifikasi Citra Menggunakan Convolutional

Neural Network (Cnn) Pada Caltech,” J. Tek. ITS, vol. 5, no. 1, p. 76,

2019,[Online].

[7] A. Y. Saleh and E. Liansitim, “Palm oil classification using deep

learning,”Sci. Inf. Technol. Lett., vol. 1, no. 1, pp. 1–8, 2020, doi:

10.31763/sitech.v1i1.1.

[8] Herman, A. Susanto, T. Wawan Cenggoro, Suharjito, and B.

Pardamean, “Oil Palm Fruit Image Ripeness Classification with

Computer Vision usingDeep Learning and Visual Attention,” J.

Telecommun. Electron. Comput. Eng., vol. 12, no. 2, pp. 21–27,

2020, [Online]. Available:

https://farm3.static.flickr.com/2337/2387965665_1d4278c6

[9] Alfredo and Suharjito, “Perbaikan Model Alexnet Untuk

Mendeteksi Kematangan Tbs Kelapa Sawit Dengan Menggunakan

Image Enhancement Dan Hyperparameter Tuning,” J. Ilm. Teknol.

dan Rekayasa, vol. 27, no. 1, pp. 56–68, 2022, doi:

10.35760/tr.2022.v27i1.5973.

[10] E. F. Himmah, M. Widyaningsih, and M. Maysaroh, “Identifikasi

Kematangan Buah Kelapa Sawit Berdasarkan Warna RGB Dan

HSV Menggunakan Metode K-Means Clustering,” J. Sains dan

Inform., vol. 6, no. 2, pp. 193–202, 2020, doi:

10.34128/jsi.v6i2.242.

[11] Prateek Dutta, “Palm oil classification using deep learning,” Int.

Jpournal Adv. Res. Ideas Innov. Technol., vol. 1, no. 1, pp. 1–8,

2020, doi: 10.31763/sitech.v1i1.1.

[12] F. Akmal, F. Ramdani, and A. Pinandito, “Sistem Informasi

Pengelolaan Perkebunan Kelapa Sawit Berbasis Web GIS,” J.

Pengemb. Teknol. Inf. danIlmu Komput., vol. 2, no. 5, pp. 1894–

1901, 2018.

[13] R. A. Citra Saragih, Ratya Anindita, “Analisis Komoditas Kelapa

Sawit (Elaeis Guineensis Jaqo) Di Indonesia,” J. Ekon. Pertan. dan

Agribisni, vol.6, no. 2, pp. 478–486, 2022.

[14] Siti Rahmah Danur Amiril, “Implementasi Algoritma

Convolutional Neural Network Pada Klasifikasi Penyakit Padi

Melalui Citra Daun,” Universitas Islam Indonesia, 2020.

[15] S. Ilahiyah and A. Nilogiri, “Implementasi Deep Learning Pada

IdentifikasiJenis Tumbuhan Berdasarkan Citra Daun Menggunakan

Convolutional Neural Network,” vol. 3, no. 2, pp. 49–56, 2018, doi:

doi.org/10.32528/justindo.v3i2.2254.

[16] S. Faisal, T. F. Butarbutar, and P. Sirait, “Implementasi CNN dan

SVM untuk Identifikasi Penyakit Tomat via Daun,” J. SIFO

Mikrosil, vol. 20, no. 2, pp. 117–134, 2019, doi:

doi.org/10.55601/jsm.v20i2.670.

[17] U. K. Enie Yuliani, Afifah Nur Aini, “Perbandingan Jumlah Epoch

Dan Steps Per Epoch Pada Convolutional Neural Network Untuk

MeningkatkanAkurasi Dalam Klasifikasi Gambar,” J. Inf. Politek.

Indonusa Surakarta, vol.5, no. 3, pp. 2–6, 2019.

[18] Savira Anggita Sabrina & Wikky Fawwaz Al Maki, “Klasifikasi

Penyakit pada Tanaman Kopi Robusta Berdasarkan Citra Daun

Menggunakan Convolutional Neural Network,” e-Proceeding Eng.,

vol. 9, no. 3, pp. 1919–1927, 2022.

[19] A. Asrafil, A. Paliwang, R. D. Septian, M. Cahyanti, and R.

Swedia, “Klasifikasi Penyakit Tanaman Apel Dari Citra Daun

Dengan ConvolutionalNeural Network,” Sebatik, vol. 24, no. 2, pp.

207–212, 2020.

[20] W. Rawat and Z. Wang, “Deep Convolutional Neural Networks for

Image Classification : A Comprehensive Review Deep

Convolutional Neural Networks for Image Classification : A

Comprehensive Review,” Neural Comput., vol. 12, no. 7, pp. 2354–

2449, 2017, doi: 10.1162/NECO_a_00990.

[21] F. A. Ridho Aji Pangestu, Basuki Rahmat, “Implementasi algoritma

cnn untuk klasifikasi citra lahan dan perhitungan luas,” J. Inform.

dan Sist. Inf.,vol. 1, no. 1, pp. 166–174, 2020.

[22] Torangto Yos P. Situngkir, “Klasifikasi Penyakit Pada Daun

Kentang Menggunakan Pengolahan Citra Dengan Metode

Convolutional Neural Network,” Universitas Pembangunan

Nasional Veteran Yogyakarta, 2022.

[23] Cahya Bagus Sanjaya and Muhammad Imron Rosadi, “Klasifikasi

buah mangga berdasarkan tingkat kematangan menggunakan least-

squares support vector machine,” Explor. IT, vol. 10, no. 2, pp. 1–

13, 2018.

[24] M. S. Wibawa, “Pengaruh Fungsi Aktivasi, Optimisasi dan Jumlah

Epoch Terhadap Performa Jaringan Saraf Tiruan,” J. Sist. dan

Inform., vol. 11, no. 1, pp. 167–174, 2018, doi:

10.13140/RG.2.2.21139.94241.

[25] M. Raihan, R. Allaam, and A. T. Wibowo, “Klasifikasi Genus

Tanaman Anggrek Menggunakan Metode Convolutional Neural

Network (CNN),” e-Prceeding Eng., vol. 8, no. 2, pp. 1–1153,

2021.

[26] F. E. Ramadhan, “Penerapan Image Classification Dengan PreTrained Model Mobilenet Dalam Client-Side Machine Learning,”

2020.

[27] C. T. Emanuella, M. Musfita, dan A. Lawi, “Klasifikasi Suara

Kucing dan Anjing Menggunakan Convolutional Neural Network,”

Konferensi Nasional Ilmu Komputer (KONIK), vol. 1, no. 1, pp.

321–327, 2021.

Published

2025-06-01

Issue

Pages

3974-3981

Section

Prodi S1 Teknik Telekomunikasi - Kampus Purwokerto