Pengurangan Kebisingan Sinyal Elektrocardiogram (ECG) Menggunakan Filter Adaptif dengan Metode Least Mean Squares (LMS)

Authors

Abstract

Sinyal elektrokardiogram (ECG) sering kali terkontaminasi oleh berbagai sumber kebisingan, seperti interferensi daya listrik, artefak gerakan, dan kebisingan otot, yang dapat mengganggu akurasi analisis dan diagnosis medis. Oleh karena itu, diperlukan metode yang efektif untuk mengurangi kebisingan agar sinyal ECG yang diperoleh lebih bersih dan dapat diinterpretasikan dengan lebih akurat. Salah satu pendekatan yang banyak digunakan adalah filter adaptif dengan algoritma Least Mean Squares (LMS). Filter adaptif LMS memiliki keunggulan dalam menyesuaikan bobot filter secara dinamis berdasarkan perubahan karakteristik sinyal, sehingga mampu menghilangkan noise tanpa merusak komponen utama sinyal ECG. Penelitian ini bertujuan untuk mengurangi kebisingan atau noise pada sinyal ECG agar sinyal memiliki tingkat ketepatan dalam proses pendiagnosaan yan g lebih baik. Untuk meningkatkan akurasi analisis sinyal ECG diperlukan teknik pengurangan kebisingan yang efektif. Pengukuran performa menggunakan SNR (Signal to Noise Ratio) yang akan menghitung peningkatan kualitas sinyal yang signifikan dibandingkan dengan sinyal sebelum fitrasi. Hasil yang diharapkan dari penelitian ini adalah penurunan noise sinyal ECG dan terjadi perubahan pada saat disimulasikan dengan metode yang telah diterapkan, dimana hasilnya akan berbeda dengan sinyal ECG sebelum di filtrasi. Hasil yang diperoleh berdasarkan pengujian yang telah dilakukan, perubahan sinyal setelah denoising yang dapat mendekati sinyal asli pada filter orde 8 dengan step size 0.001 dan 0.01. Kata Kunci : electrocardiogram, filter adaptif, least mean squares, noise

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] I. M. Ambary and W. K. Raharja, “Purwarupa Alat

Pendeteksi Detak Jantung Berbasis Atmega328,”

J. Ilm. Teknol. dan Rekayasa, vol. 23, no. 1, pp.

38–47, 2018, doi: 10.35760/tr.2018.v23i1.2449.

[2] J. Dian, F. D. Silalahi, and N. D. Setiawan, “A

Heartbeat Monitoring System To Detect Internet

Of Things-Based Heart Health Levels Using

Android,” JUPITER (Jurnal Penelit. Ilmu dan

Teknol. Komputer), vol. 13, no. 2, pp. 69–75,

2021, [Online]. Available:

https://jurnal.polsri.ac.id/index.php/jupiter/article/v

iew/3669

[3] L. F. Tampubolon, A. Ginting, and F. E. Saragi

Turnip, “Gambaran Faktor yang Mempengaruhi

Kejadian Penyakit Jantung Koroner (PJK) di Pusat

Jantung Terpadu (PJT),” J. Ilm. Permas J. Ilm.

STIKES Kendal, vol. 13, no. 3, pp. 1043–1052,

2023, doi: 10.32583/pskm.v13i3.1077.

[4] N. Nuryani, M. F. Akshya, and N. Wiyono,

“Sistem Pengukuran Detak Jantung Menggunakan

Arduino Dan Android Berbasis

Fotopletismogram,” Indones. J. Appl. Phys., vol.

13, no. 1, p. 147, 2023, doi:

10.13057/ijap.v13i1.73636.

[5] J. Sihotang, H. Tanudjaja, K. Indriati, and S.-N.

Yu, “Analisis Sinyal ECG (Electrocardiogram)

pada Aktivitas Duduk dan Berdiri dengan Metode

HRV (Heart Rate Variability) pada Domain

Waktu,” J. Elektro, vol. 12, no. 2, pp. 63–74, 2019.

[6] M. Risnasari, “Penekanan Noise Pada Sinyal Ekg

Menggunakan Transformasi Wavelet,” Edutic -

Sci. J. Informatics Educ., vol. 1, no. 1, 2015, doi:

10.21107/edutic.v1i1.397.

[7] F. Aritmia, “Forum Aritmia Interferensi Listrik

terhadap ECG,” vol. 36, no. 1, pp. 62–64, 2015.

[8] A. A. N and S. Suyanto, “Identifikasi Sinyal Ecg

Irama Myocardial Ischemia Dengan Pendekatan

Fuzzy Logic,” JUTI J. Ilm. Teknol. Inf., vol. 7, no.

4, p. 191, 2009, doi:

10.12962/j24068535.v7i4.a89.

[9] E. Erdania, M. Faizal, and R. B. Anggraini,

“FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN

DENGAN KEJADIAN PENYAKIT JANTUNG

KORONER (PJK) Di RSUD Dr. (H.C.) Ir.

SOEKARNO PROVINSI BANGKA BELITUNG

TAHUN 2022,” J. Keperawatan, vol. 12, no. 1, pp.

17–25, 2023, doi: 10.47560/kep.v12i1.472.

[10] D. T. Anggara, “Extraction of Normal

characteristics and Abnormal cardiac signals using

methods of Sampling techniques,” JOINCS

(Journal Informatics, Network, Comput. Sci., vol.

2, no. 2, pp. 1–9, 2019, doi:

10.21070/joincs.v2i0.689.

[11] P. Madona and Rizki Fadilla, “Akuisisi Sinyal

Electrocardiography (ECG) Berbasis Arduino,” J.

Elektro dan Mesin Terap., vol. 7, no. 1, pp. 35–46,

2021, doi: 10.35143/elementer.v7i1.4449.

[12] M. Saimi, “Rancang Bangun ECG Simulator

Menggunakan D [1]igital to Analog Converter R2R,” J. Teknol. Inform. dan Komput., vol. 7, no. 1,

pp. 156–168, 2021, doi: 10.37012/jtik.v7i1.531.

[13] M. D’Aloia, A. Longo, and M. Rizzi, “Noisy ECG

signal analysis for automatic peak detection,” Inf.,

vol. 10, no. 2, pp. 1–12, 2019, doi:

10.3390/info10020035.

[14] E. Ulandari and R. A. Sani, “Rancang bangun

instrumentasi Elektrokardiografi berbantuan PC

menggunakan Soundscope Evi,” J. Einstein, vol. 2,

no. 3, pp. 8–13, 2019, [Online]. Available:

http://www.journals.cambridge.org/abstract_S0263

034606000267%0Ahttp://ejurnal.bppt.go.id/index.p

hp/JAI/article/view/2452/2063%0Ahttps://jurnalfar

masimalahayati.sch.id/index.php/jfm/article/downl

oad/7/3/

[15] D. Permana et al., “Desain Dan IMplementasi

Perancangan Eleketrokardiogram (EKG) Berbaris

Bluetooth,” ALHAZEN J. Phys., vol. 2, no. 1, pp.

38–46, 2015.

[16] S. Siaulhak, A. S. Saruman, and F. E. Susilawati,

“Deteksi Pengurangan Noise pada Citra Digital

menggunakan Metode Frequency Domain Code

Matlab,” Proceeding KONIK (Konferensi Nas. Ilmu

Komputer), vol. 5, pp. 550–560, 2021.

[17] F. Primadevi and Y. Mardiana, “Uji Kinerja Sistem

Denoising Sinyal Jantung atau EKG dengan

Menggunakan Algoritma Empirical Mode

Decomposition (EMD),” J. Asiimetrik J. Ilm.

Rekayasa Inov., vol. 5, pp. 27–34, 2023, doi:

10.35814/asiimetrik.v5i1.3682.

[18] M. Santanu, “Perancangan Simulator Modulasi Dan

Demodulasi,” vol. 1, no. 2, pp. 1359–1365, 2015.

[19] P. Kumar and V. K. Sharma, “Detection and

classification of ECG noises using decomposition

on mixed codebook for quality analysis,” Healthc.

Technol. Lett., vol. 7, no. 1, pp. 18–24, 2020, doi:

10.1049/htl.2019.0096.

[20] R. Cahya Wiguna, Y. S. Rohmah, and S. Aulia,

“Perancangan Simulator Teknik Pengkodean Pada

Kanal AWGN dan Rayleght Menggunakan LBC,”

e-Proceeding Appl. Sci., vol. 4, no. 3, pp. 2748–

2757, 2018.

[21] S. S. Anita Nardiana, “ADAPTIVE NOISE

CANCELING MENGGUNAKAN ALGORITMA

ISSN : 2355-9365 e-Proceeding of Engineering : Vol.12, No.4 Agustus 2025 | Page 4672

LEAST MEAN SQUARE (LMS),” הנוטע עלון, vol.

66, no. July, pp. 6–17, 2011.

[22] M. R. ISNAINI, M. T. Ir. RITA MAGDALENA,

and M. T. R YUNENDAH NUR FU’ADAH, S.T,

“Metode Discrete Wavelet Transform Dan

Adaptive Filter Analysis of Denoising

Performance of Eeg Signal Using Discrete

Wavelet Transform and Adaptive Filter,” vol. 5,

no. 3, pp. 4527–4533, 2018.

[23] R. F. Adiati, A. Kusumawardhani, and H. Setijono,

“Analisis Parameter Signal to Noise Ratio dan Bit

Error Rate dalam Backbone Komunikasi Fiber

Optik Segmen Lamongan-Kebalen,” J. Tek. ITS,

vol. 6, no. 2, pp. 8–12, 2017, doi:

10.12962/j23373539.v6i2.26079.

[24] D. L. Hartono, T. Elektro, and F. T. Industri,

“Implementasi Algoritma FBLMS Untuk

Pereduksi Derau Pada Sinyal Suara Menggunakan

TMS321C6416T,” vol. 2, no. 1, 2013.

[25] D. Kurniasih, S. Mariani, and Sugiman, “Efisiensi

Relatif Estimator Fungsi Kernel Gaussian

Terhadap Estimator Polinomial Dalam Peramalan

Usd Terhadap Jpy,” UNNES J. Math., vol. 2, pp.

79–84, 2013.

[26] U. Azmi, Z. N. Hadi, and S. Soraya, “ARDL

METHOD: Forecasting Data Curah Hujan Harian

NTB,” J. Varian, vol. 3, no. 2, pp. 73–82, 2020,

doi: 10.30812/varian.v3i2.627.

Published

2025-08-01

Issue

Pages

4665-4673

Section

Prodi S1 Teknik Biomedis - Kampus Purwokerto

How to Cite

Nirmayrahayu, Y., Hanni Pradana, Z., & Hikmah, I. (2025). Pengurangan Kebisingan Sinyal Elektrocardiogram (ECG) Menggunakan Filter Adaptif dengan Metode Least Mean Squares (LMS). EProceedings of Engineering, 12(4), 4665-4673. https://openlibrarypublications.telkomuniversity.ac.id/index.php/engineering/article/view/27308