Pengaruh Islamic Corporate Governance Dan Sharia Compliance Terhadap Indikasi Terjadinya Fraud Pada Bank Umum Syariah Di Indonesia (studi Empiris Pada Bank Umum Syariah Periode 2014-2017)

Karina Amanna Fadhistri, Dedik Nur Triyanto

Abstract

Abstrak Bank Syariah sebagai entitas yang memiliki karakter khusus memiliki tantangan yang lebih tinggi dalam pengelolaannya dimana seluruh kegiatan operasionalnya berdasarkan prinsip Islami. Indonesia sebagai negara yang mayoritas muslim seharusnya berpotensi lebih besar dalam mengembangkan Bank Syariah. Namun minat masyarakat terhadap Bank Syariah jauh lebih sedikit dibandingkan Bank Konvensional. Munculnya isuisu terkait fraud pada Bank Syariah semakin menambah keraguan masyarakat akan prinsip Islami dalam Bank Syariah. Sehingga dibutuhkan kehati-hatian para pelaku usahanya dalam aspek kepatuhan syariah (Sharia Compliance) maupun tata kelolanya (Islamic Corporate Governance) sebagai upaya pencegahan kemungkinan terjadinya risiko fraud. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Islamic Corporate Governace dan Sharia Compliance terhadap indikasi terjadinya fraud pada Bank Umum Syariah di Indonesia periode 2014-2017. Variabel independen yang digunakan yaitu Islamic Corporate Governace dan Sharia Compliance dengan dengan Proksi Islamic Income Ratio dan Profit Sharing Ratio. Variabel dependen yang digunakan ialah fraud pada Bank Umum Syariah. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Bank Umum Syariah (BUS) yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan pada periode 2014 sampai dengan 2017. Sampel dipilih dengan menggunakan metode purposive sampling. Pada penelitian ini terdapat 11 Bank Umum Syariah dengan periode penelitian 4 tahun sehingga total sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 44. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi logistik yang diolah menggunakan SPSS versi 22. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa variabel Islamic Corporate Governance memiliki pengaruh positif terhadap indikasi terjadinya fraud pada Bank Umum Syariah, Shariah Compliance dengan proksi Profit Sharing Ratio memiliki pengaruh negatif terhadap indikasi terjadinya frud pada Bank Umum Syariah. Sedangkan Shariah Compliance dengan proksi Islamic Income Ratio tidak memiliki pengaruh terhadap indikasi terjadinya frud pada Bank Umum Syariah. Kata kunci : sharia compliance, Islamic corporate governace, fraud, Bank Syariah Abstract Islamic banks as an entities that have special characteristics have a higher challenge in their management where all operational activities are based on Islamic principles. Indonesia as a country with a majority of Muslims should have greater potential in developing Islamic banks. However, public interest in Islamic banks is less than conventional banks. The emergence of issues related to fraud on Islamic banks has increasingly added to public doubts about the Islamic principles in Islamic banks. So caution is needed in the business actors in the aspects of sharia compliance and its governance as an effort to prevent the possibility of fraud risk. This study aims to examine the effect of Islamic Corporate Governace and Sharia Compliance on indications of fraud occurring in Indonesia’s Islamic Banks for the period 2014-2017. The independent variables are Islamic Corporate Governace and Sharia Compliance with the Proxy of Islamic Income Ratio and Profit Sharing Ratio. The dependent variable is fraud in Islamic Commercial Banks. The population in this study were all Islamic Banks that registered in the Financial Services Authority in the period 2014 to 2017. The samples were selected using the purposive sampling method. In this study there were 11 Islamic Commercial Banks with a 4 year research period so that the total sample used in this study amounted to 44. The analytical method used in this study was logistic regression which was processed using SPSS version 22. The results of this study indicate that the Islamic Corporate Governance variable has a positive influence on indications of fraud occurring in Islamic Commercial Banks, Shariah Compliance with the Proxy Profit Sharing Ratio has a negative influence on indications of frud occurrence in Islamic Commercial Banks while Shariah Compliance with the proxy of Islamic Income Ratio has no effect on the indications of the occurrence of fruds in Islamic Commercial Banks. Keywords: sharia compliance, Islamic corporate governace, fraud, Islamic Bank

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.
max_upload :0