Komunikasi Verbal Pada Peserta Pertukaran Pelajar Dan Keluarga Asuh (Studi Deskriptif Kualitatif Program International Global Volunteer Aiesec Bandung)

Melanie Melanie, Rita Destiawati

Abstract

ABSTRAK Pada penelitian ini peneliti akan meneliti mengenai salah satu peristiwa yang terjadi pada organisasi yang bernama Association Internationale des Estudiants en Science Economiques et Commerciales (AIESEC). Hal yang menarik pada fenomena ini yaitu karena pada organisasi ini terdapat program pertukaran pelajar yaitu International Global Volunteer, dimana terjadinya proses komunikasi antarbudaya pada partisipan mahasiswa asing China dan Keluarga Asuh Bandung. Keduanya tinggal bersama dalam waktu 6 minggu selama program berlangsung. Dalam penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivisme dan pendekatan deskriptif kualitatif. Penelitian ini berfokus pada komunikasi verbal dan hambatan – hambatan-nya yang terjadi pada peserta pertukaran pelajar yang berasal dari Negara China dan keluarga asuh yang berasal dari Bandung. Penelitian ini dilakukan karena komunikasi yang melibatkan orang – orang berbeda budaya, banyak pengalaman yang berbeda akan membuat proses komunikasi menjadi rumit. Komunikasi verbal sendiri terdiri dari lisan (spoken) dan tulisan (written), dan hambatan komunikasi verbal terdiri dari kompetensi dan literasi, dimana kompetensi meliputi aksen, irama, konotasi, konteks, idiom, penggunaan kesopanan, keheningan, dan gaya. Hasil dalam penelitian ini menunjukan bahwa komunikasi verbal yang terjadi antara peserta pertukaran pelajar asal China dan keluarga asuh Bandung secara lisan kurang efektif dikarenakan mengalami hambatan kompetensi seperti aksen, irama, keheningan dan gaya bicara yang berbeda, sehingga sulit dipahami serta hambatan literasi seperti tidak menguasai kosa kata dan susunan gramatikal yang tidak diperhatikan. Secara tulisan keluarga asuh menggunakan google translate dan peserta pertukaran pelajar asal China menggunakan google translate, kartu pos. Kata Kunci: Komunikasi Verbal, Peserta Pertukaran Pelajar, Keluarga Asuh.

ABSTRACT

In this research, researcher will examine about one of the phenomena that occurs in an organization called the Association Internationale des Estudiants en the Science Economiques et Commerciales (AIESEC). The interesting thing about this phenomenon is because in this organization there is a student exchange program called International Global Volunteer, where there is an intercultural communication process happens between the participants of exchange participant and host family. Both will stay together for 6 weeks during the program. In this study using the constructivism paradigm and phenomenology approach. This study focuses on verbal communication and the obstacles that occur between student exchange participants from China and host family from Bandung. The researcher does this research is because communication involving people with different culture, many different experiences will make the communication process more complicated. Verbal communication itself consists of vocal (spoken) and un-vocal (written), and verbal communication consist of competence and literacy, where competence includes accents, cadence, connotations, contexts, idiom, polite usage, silence, and style. The results of this study shows that verbal communication between student exchange participants from China and Bandung host family is verbally ineffective due to
ISSN : 2355-9357 e-Proceeding of Management : Vol.6, No.2 Agustus 2019 | Page 4893
competency which are accents, cadence, silence and different pronounciation styles, making it difficult to understand and literacy which are not mastering vocabulary and grammatical arrangements that are not noticed. In writing, host family use google translate and student exchange participants from China use google translate, postcards. Keyword: Verbal Communication, Exchange Participant, Host Family.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.
max_upload :0