Strategi Komunikasi Pemasaran Divisi Business Service Pt.Telkom Indonesia Dalam Membangun Brand Awareness Wico 2.0

Hanif Ari Hamami, Yuliani Rachma Putri

Abstract

Abstrak Jumlah pengguna internet di Indonesia yang semakin meningkat dan preferensi masyarakat untuk menggunakan perangkat mobile untuk mengakses internet membuat hotspot semakin mudah ditemui. Sebagai salah satu perusahaan penyedia jasa layanan internet di Indonesia, PT.Telkom Indonesia akhirnya merilis yaitu Wico 2.0 yang merupakan hotspot yang memiliki skema bisnis layaknya warnet yang ditargetkan untuk para pengelola bisnis seperti kafe dan restoran sehingga dapat dijadikan fasilitas untuk para pelanggannya dan juga sebagai ekstensi dari bisnis tersebut, dengan divisi business service sebagai divisi yang bertanggung jawab atas proses pemasarannya. Sebagai brand yang masih tergolong baru, Wico 2.0 masih memiliki kekurangan dalam hal brand awareness, sehingga dibutuhkan strategi komunikasi pemasaran yang efektif untuk membangun brand awareness dari Wico 2.0. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan post-positivisme. Dara yang diperoleh dalam penelitian ini didapatkan melalui observasi, survei ke lapangan, melakukan wawancara. Selain itu data yang diperoleh bersifat keterangan-keterangan, informasi, dokumentasi dan tidak berupa angka. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini adalah telah diketahui strategi komunikasi pemasaran divisi business service PT.Telkom Indonesia menggunakan model IMC Dwi Sapta dan telah berjalan cukup baik dan membawa Wico 2.0 ke dalam tahap brand recognition dalam tingkatan brand awareness karena konsumen mengetahui nilai dan ciri khas dari Wico 2.0.

Kata kunci : Strategi Komunikasi Pemasaran, brand awareness, PT.Telkom Indonesia, Wico 2.0
Abstract The increasing number of internet user in Indonesia and their preference to use mobile device has made hotspot easier to found. PT.Telkom Indonesia, as one of Indonesia’s internet provider seize the opportunity by releasing Wico 2.0 to the market, Wico 2.0 is a hotspot, with the same business scheme as internet cafe, with the likes of cafe and restaurant owner as its target. Wico 2.0 could be used as a facility for their customer, and it also could be seen as the extension of their main business. Business service division is the unit who hold the responsibility of Wico 2.0’s marketing process. Wico 2.0 as a new brand are struggling in terms of their brand awareness, so its necessary to build the brand awareness using an effective marketing communication strategy. The method used in this research is descriptive qualitative with postpositivism approach. The Data is gathered by doing observation, field surveys, and interview. Besides that, the data also gathered in form of information and documents which is not include numbers. The results of this research is that the marketing communication strategy of business service division of Telkom Indonesia in building Wico 2.0’s brand awareness has been found using IMC Dwi Sapta method, and it also took Wico 2.0 to the level of brand recognition in the brand awareness phases.

Key word : Marketing Communication Strategy, Brand Awareness, PT.Telkom Indonesia, Wico 2.0

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.
max_upload :0