Komodifikasi Perempuan Dalam Iklan (analisis Wacana Kritis Sara Mills Pada Iklan Purbasari Lulur Mandi Bengkoang + Whitening Versi Tahun 2016)

Authors

  • Dini Permata Sari Telkomuniversity
  • Arie Prasetio Telkomuniversity

Abstract

Abstrak
Perempuan seringkali dikaitkan dengan suatu kecantikan dan keindahan. Penggambaran perempuan ideal dengan menggunakan model yang memiliki karakteristik fisik yang jauh berbeda dengan wanita di Indonesia sebagaimana yang ditampilkan dalam iklan kosmetik menggambarkan suatu keseragaman dalam pembentukan mitos kecantikan ideal yang dapat berujung pada rasisme, klaisme, dan bahkan diskriminasi. Hal ini tentu berdampak pada timbulnya kesenjangan terutama di Indonesia sendiri, yang memiliki beragam suku, budaya, ras, dan agama. Hal inilah yang dimaksudkan dalam penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk menguak bagaimana posisi subjek dan objek, serta bagaimana pembaca/penonton memposisikan dirinya pada iklan Purbasari Lulur Mandi Bengkoang + Whitening Versi Double Whitening Tahun 2016)â€. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan paradigma konstruktivis menggunakan model analisis wacana kritis Sara Mills.

Abstract
Women are often associated with beauty and elegance. The depiction of an ideal woman by using a model that has physical characteristics that are far different from women in Indonesia as shown in cosmetics advertisements illustrates a uniformity in the formation of an ideal beauty myth that can lead to racism, classism, and even discrimination. This certainly has an impact on the emergence of inequality, especially in Indonesia itself, which has diverse ethnicities, cultures, races, and religions. This is what is intended in this study. This study aims to uncover how the position of the subject and object, as well as how the reader / audience positions themselves in advertisement for Purbasari Mandi Bengkoang + Whitening Double Whitening Version 2016) ". This study uses qualitative research methods with constructivist paradigms using Sara Mills's critical discourse analysis model.

Keywords: Adverstisement, Women, Sara Mills’ Analysis of Critical Discourse

Downloads

Published

2020-04-01

Issue

Section

Program Studi S1 Ilmu Komunikasi