Tinjauan Semantik Tagline Bens Radio “betawi Punye Gaye Selera Siape Ajeâ€

Nadiya Riskyani, Twin Agus Pramonojati

Abstract

Abstrak
Stasiun radio di Jakarta saat ini kebanyakan memilih untuk memposisikan dirinya dengan mengedepankan unsur modernitas di dalam isi siarannya untuk menarik banyak pendengar, tetapi Bens Radio memilih untuk mengikuti perkembangan jaman tanpa mengesampingkan kearifan lokal yaitu budaya betawi. Melalui tagline “Betawi Punye Gaye Selera Siape Aje†Bens Radio membangun positioning sebagai radio etnik betawi dan menjadi radio betawi satu-satunya. Penelitian ini bertujuan untuk medeskripsikan makna leksikal, makna gramatikal dan makna ideasional pada tagline Bens Radio “Betawi Punye Gaye Selera Siape Ajeâ€. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif dengan menggunakan paradigma konstruktivisme. Untuk menganalisis makna tagline dalam penelitian ini menggunakan teori semantik yang dikhususkan untuk mempelajari makna atau arti bahasa. Hasil penelitian dari analisis data mendeskripsikan makna leksikal yang terdapat pada tagline Bens radio adalah suku bangsa yang mendiami daerah Jakarta yang memiliki tingkah laku yang khas dan sanggup untuk menjadi kesukaan siapapun. Makna gramatikal pada tagline tersebut ialah radio suku Betawi yang memiliki ciri khas yang menjadi kesukaan orang-orang. Makna ideasional yang terdapat pada tagline mendeskripsikan bahwa Bens Radio ingin menggiring opini sebagai radio etnik betawi satu-satunya yang mengudara dengan menonjolkan ciri khas yang dimiliki masyarakat betawi melalui gaya bahasa siaran yang dibawakan maupun konsep program acara yang disampaikan namun dapat dinikmati tidak hanya oleh etnis betawi itu sendiri namun juga dapat menjadi kesukaan etnis lainnya.

Kata kunci : bens radio, tagline, semantik, leksikal, gramatikal, ideasional.

Abstract
Radio stations in Jakarta nowadays choose to put forward modernity in their broadcast content to attract more audiences, but Bens Radio choose to keep up with the times without ignoring local culture, that is Betawi culture. Through the tagline "Betawi Punye Gaye Selera Siape Aje" (Betawi’s Style is Anyone’s Taste of Style) Bens Radio built a positioning as ethnic Betawi radio and became the only Betawi radio. This study aims to describe the lexical meaning, grammatical meaning and ideational meaning in the tagline "Betawi Punye Gaye Selera Siape Aje". This study uses a qualitative descriptive research methods and constructivism paradigm. To analyze the meaning of the tagline in this study, semantic theory devoted to learn the meaning of language is used. The results from data analysis describe the lexical meaning contained in Bens radio's tagline is an ethnic that inhabits Jakarta that has a typical behavior and able to become anyone's favorite. The grammatical meaning is radio station of the Betawi tribe which has a characteristic that is a favorite of people. The ideational meaning contained in the tagline describe that Bens Radio wants to lead opinion as the only betawi ethnic radio which broadcasts with the characteristic of Betawi community through the language and the concept of the delivered program, which could be enjoyed not only by Betawi people, but also by other ethnic groups.
Keywords : bens radio, tagline, semantic, lexical, grammatical, ideational.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.
max_upload :0