PENGARUH KEPEMILIKAN INSTITUSIONAL, BONUS PLAN, DAN NILAI PERUSAHAAN TERHADAP PERATAAN LABA (Studi Kasus pada Perusahaan Manufaktur Sub Sektor Makanan dan Minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2015-2018)

Ckris Monika Selina Br.tarigan, Muhamad Muslih

Abstract

Perataan laba (income smoothing) merupakan suatu aktivitas yang dilakukan perusahaan untuk mengurangi secara sengaja fluktuasi atas laba, agar terlihat stabil, disebut juga sebagai “creative accounting†yaitu proses normalisasi laba yang dilakukan oleh manajemen secara sengaja untuk tingkat yang dicapai dan digunakan untuk meyakinkan para investor bahwa perusahaan seperti memiliki tingkat fluktuasi laba yang kecil, maka menarik perhatian para investor tertarik untuk berinvestasi pada perusahaan tersebut. Penelitian ini betujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh secara simultan dan parsial kepemilikan institusional, bonus plan, dan nilai perusahaan terhadap tindakan perataan laba. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif verifikatif dengan menggunakan software SPSS 26.0. Teknik pengambilan sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah Teknik purposive sampling yang menghasilkan 13 sampel perusahaan terpilih dalam kurun waktu 4 tahun dan diperoleh sebanyak 52 unit sampel perusahaan subsektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2015-2018. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel kepemilikan institusional, bonus plan, dan nilai perusahaan secara simultan berpengaruh signifikan terhadap perataan laba. Hasil pngujian secara parsial, kepemilikan institusional dan bonus plan tidak berpengaruh signifikan terhadap perataan laba. Sedangkan variabel nilai perusahaan berpengaruh signifikan dengan arah negatif terhadap perataan laba.

Kata Kunci: Perataan Laba, Kepemilikan Institusional, Bonus Plan, dan Nilai Perusahaan.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.
max_upload :0