PENGARUH TAX PLANNING, KUALITAS AUDIT, DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP MANAJEMEN LABA (Studi Pada Perusahaan Subsektor Makann dan Minuman yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2014-2018)

Devi Harisda, Mohamad Rafki Nazar, Ardan Gani Asalam

Abstract

Kinerja manajemen perusahaan tercermin pada laba yang terdapat dalam laporan keuangan tepatnya pada laporan laba rugi. Jumlah laba perusahaan merupakan informasi penting yang dibutuhkan para penggunanya, yaitu stakeholders yang berhubungan dengan perusahaan. Laba merupakan gambaran kegiatan usaha dalam memajukan perusahaan. Laba sering manjadi target manipulasi yang dilakukan pihak manajemen untuk meminimalkan ataupun memaksimalkan laba, dengan kata lain praktek manajemen laba. Tujuan penelitian adalah untuk menjelaskan bagaimana tax planning, kualitas audit, ukuran perusahaan, dan manajemen laba untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh secara simultan dan parsial antara tax planning, kualitas audit, ukuran perusahaan terhadap manajemen laba pada perusahaan subsektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2014-2018. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Populasi di dalam penelitian ini adalah perusahaan subsektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2014- 2018. Sampel dalam penelitian ini ditentukan dengan menggunakan teknik purposive sampling sehingga didapat sebanyak 14 perusahaan selama 5 tahun. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi data panel dengan menggunakan aplikasi Eviews 10.0. Hasil penelitian ini menunjukkan secara simultan variabel tax planning, kualitas audit, dan ukuran perusahaan berpengaruh secara simultan terhadap manajeman laba. Uji parsial menunjukkan variable tax planning berpengaruh signifikan dengan arah positif terhadap manajemen laba, sedangkan variabel kualitas audit dan ukuran perusahaan tidak berpengaruh terhadap manajemen laba. Berdasarkan hasil penelitian ini, diharapkan bagi penelitian selanjutnya dapat menambahkan beberapa variabel independen lain yang dianggap memiliki pengaruh terhadap manajemen laba. Selain itu, disarankan untuk mengganti populasi penelitian, tidak hanya perusahaan subsektor makanan dan minuman tetapi dapat menggunakan perusahaan sektor lain yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Bagi pemerintahan atau fiskus sebaiknya melakukan atau membuat peraturan yang ketat dari segi peraturan perpajakan.

Kata Kunci: Tax Planning, Kualitas Audit, Ukuran Perusahaan, Manajemen Laba

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.
max_upload :0