Pengaruh Persepsi Dan Gaya Hidup Cashless Terhadap Keputusan Pembelian Pada Shopback Di Bandung

Rini Anggira, Sylvie Nurfebiaraning

Abstract

Adanya perkembangan digital menyebabkan penggunaan smartphone di Indonesia dalam
melakukan belanja online untuk memenuhi kebutuhan. Kegiatan belanja online ini menyebabkan
tren belanja online yang dapat menimbulkan persepsi dan gaya hidup secara cashless sebelum
menentukan keputusan pembelian. Persepsi dan gaya hidup merupakan faktor-faktor pada perilaku
konsumen. Persepsi dan gaya hidup memengaruhi pola hidup dan berpikir seseorang dalam
mencari, membeli, menggunakan, mengevaluasi, dan menghabiskan produk atau jasa untuk
memenuhi kebutuhan. Sehingga, dapat menumbuhkan keinginan seseorang untuk memutuskan
pembelian secara online di ShopBack, yang dimana adanya pemberian cashback pada tiap
melakukan transaksi serta memberikan promo dan diskon. Peneliti memilih menggunakan metode
kuantitatif untuk mengetahui tujuan penelitian pada persepsi dan gaya hidup cashless
memengaruhi secara parsial dan simultan terhadap keputusan pembelian. Dalam penelitian ini,
terdapat 170 responden yaitu kaum milenial berusia 15-24 tahun berdomisili Bandung. Hasil dari
penelitian ini adalah regresi linear berganda sebesar Y = 3,489 + 0,26 X1 + 0,20 X2. Selanjutnya
analisis korelasi yang diperoleh sebesar 1,0 termasuk kedalam kategori korelasi sempurna. Pada
penelitian ini H0 ditolak dan H1 diterima karena t hitung persepsi (3.408) > t tabel (1.974), 6.601
> 1.974 (gaya hidup cashless), dan F hitung (80,854) > F tabel (4,73). Dapat diambil kesimpulan
bahwa persepsi dan gaya hidup cashless memengaruhi secara parsial dan simultan terhadap
keputusan pembelian.

Kata kunci: Gaya Hidup Cashless, Persepsi, Keputusan Pembelian

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.
max_upload :0