Representasi Makna Cerdikiawan Dalam Iklan Gojek “Gojek Mempersembahkan: Cerdikiawan†(Analisis Semiotika Roland Barthes)

Cici Reta Setiana Priani, Freddy Yusanto

Abstract

Kualitas individu telah menjadi salah satu pilar utama dalam tuntutan di era revolusi industri 4.0
terhadap kebutuhan sumber daya manusia yang kreatif sebagai salah satu poin utama persaingan
kerja. Kreativitas dan kecerdikan ini kemudian diadobsi oleh tim kreatif iklan gojek menjadi sebuah
ide dasar dalam membuat sebuah konsep iklan komersial yang berjudul “Gojek
Mempersembahkan: Cerdikiawanâ€. Istilah Cerdikiawan sendiri diketahui sebagai imbuhan baru
sebab kata tersebut tidak terdapat di Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).
Dalam penelitian ini, penulis tertarik untuk membongkar bagaimana representasi pemaknaan kata
cerdikiawan pada level denotasi, konotasi dan mitos. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif
dengan paradigma konstruktivis yang menggunakan analisis semiotika Roland Barthes. Hasil
penelitian mengungkapkan bahwa iklan Gojek menggambarkan kecerdikan yang bisa
menghasilkan suatu inovasi bernilai ekonomi. Penelitian ini menunjukkan bahwa iklan “Gojek
Mempersembahkan: Cerdikiawan†mencoba untuk mengkonstruksi ulang tentang mitos yang ada
di masyarakat bahwa kreativitas itu hanya dimiliki oleh orang-orang tertentu.

Kata Kunci: Kecerdikan, Kreativitas, Cerdikiawan, Iklan Gojek, Semiotika, Roland Barthes

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.
max_upload :0