Pengaruh Marketing Mix (product, Price, Place, Promotion) Terhadap Minat Beli Bright Gas Di Kota Bandung

Dhiya Daffa Alhaq, Citra Kusuma Dewi

Abstract

Abstrak
Semakin banyaknya jumlah pengguna gas elpiji bersubsidi berdampak pada meningkatnya anggaran subsidi gas
setiap tahunnya. Sebagai upaya membantu Pemerintah untuk mengurangi jumlah pengguna gas elpiji bersubsidi,
Pertamina mengeluarkan kebijakan alternatif untuk meringankan beban keuangan dan pembengkakan pengeluaran
negara dengan memproduksi varian gas tabung baru yaitu Bright Gas. Untuk merangsang konsumen agar beralih
menggunakan Bright Gas diperlukan strategi pemasaran yang baik.
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui serta mengukur seberapa besar pengaruh Marketing Mix terhadap minat
beli Bright Gas. Variabel pada penelitian ini meliputi Marketing Mix (X), Product (X1), Price (X2), Place (X3),
dan Promotion (X4) sebagai variabel bebas dan minat beli sebagai variabel terikat (Y).
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan tujuan deskriptif dan kausal. Teknik pengambilan sampel
yang digunakan dalam penelitian ini yaitu non probability sampling dengan metode accidental sampling kepada
100 responden, dimana responden dalam penelitian ini konsumen pengguna gas elpiji di Kota Bandung. Teknik
analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis deksriptif dan analisis regresi linier berganda.
Berdasarkan hasil analisis deskriptif, variabel Marketing Mix dan variabel Minat Beli termasuk ke dalam kategori
baik. Sesuai dengan hasil analisis kausalitas bahwa variabel Marketing Mix memiliki pengaruh yang signifikan
terhadap variabel Minat Beli. Berdasarkan 4 dimensi Marketing Mix masing-masing variabel berpengaruh secara
signifikan dengan persentase Product sebesar 20,4%, Price sebesar 15,2%, Place sebesar 12,1% dan Promotion
sebesar 6,7%. Berdasarkan koefisien determinasi didapat bahwa Marketing Mix (Product, Price, Place,
Promotion) secara simultan dapat mempengaruhi Minat Beli konsumen sebesar 54,4% dan sisanya sebesar 45,6%
dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
Kata Kunci: Bauran Pemasaran, Produk, Harga, Tempat, Promosi, Minat Beli
Abstract
Increasing number of subsidized LPG gas users has an impact on the increase in the gas subsidy budget each year.
In an effort to help government to reduce the number of subsidized LPG gas users. Pertamina issued an alternative
policy to ease the financial burden and swelling state expenditures by producing a new variant gas named Bright
Gas. To stimulate consumers to switch to using Bright Gas, a good marketing strategy is needed.
This study was conducted to determine and measure how much influence the Marketing Mix has on purchase
intention on Bright Gas. The variables in this study was include Marketing Mix (X), Product (X1), Price (X2),
Place (X3), and Promotion (X4) as independent variables and purchase intention as dependent variables (Y).
This research is a quantitative study with descriptive and causal objectives. The sampling technique used in this
study is non-probability sampling with accidental sampling method to 100 respondents, where respondents in this
study are consumers of LPG users in Bandung. Analysis of the data used is descriptive analysis and multiple linear
regression analysis.
Based on descriptive analysis, the variable Marketing Mix and Purchase Intention are included in both categories.
In accordance with the result of causality analysis that the Marketing Mix have a significant influence on the
Purchase Intention variable. Based on 4 dimensions of Marketing Mix, each variable has significant effect with
the proportion Product 20,4%, Price 15,2%, Place 12,1%, and Promotion 6,7%. The coefficient of determination
obtained that Marketing Mix can simultaneously influence purchasing intention by 54,4% and the remaining
45,6% is influenced by other factors not examined in this study.
Keywords: Marketing Mix, Product, Price, Place, Promotion, Purchase Intention

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.
max_upload :0