Studi Kelayakan Pembukaan Cabang Baru Usaha Coffee Shop Toko Kopi Di Pasteur, Bandung Ditinjau Dari Aspek Keuangan

Chairunnisa Chairunnisa, Candra Wijayangka

Abstract

Abstrak
Indonesia menjadi negara keempat sebagai penghasil kopi di dunia, hal ini juga sejalan dengan tingginya
konsumsi kopi yang ada di Indonesia. Peningkatan konsumen kopi pun akhirnya membawa perubahan bagi tren
minum kopi, kini minum kopi bukan lagi sekedar untuk menghilangkan kantuk tetapi telah menjadi sebuah gaya
hidup dan kebutuhan. Selain itu, minum kopi juga dijadikan sebagai wadah untuk berkumpul serta alat untuk
berkomunikasi, pencair suasana, ataupun menjalin keakraban. Maka kehadiran coffee shop pada akhirnya sangat
diminati dengan alasan adalah dapat menjadi tempat pertemuan dengan rekan, dan fenomena ini juga terjadi di
Bandung. Salah satu kedai kopi yang hadir di Bandung adalah Toko Kopi yang telah berdiri sejak tahun 2017.
Berdasarkan hasil penelitian perhitungan di atas diperoleh nilai Payback Period (PP) selama 2 tahun 3 bulan,
Average Rate of Return (ARR) sebesar 49%, Net Present Value (NPV) sebesar Rp 29.425.706,-, Internal Rate of
Return (IRR) sebesar 34%, dan Profitability Index (PI) sebesar 1.3 kali. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan
bahwa rencana pembukaan cabang baru Toko Kopi layak untuk dilakukan.
Kata kunci : Studi Kelayakan Cabang Baru, Toko Kopi
Abstract
Indonesia became the fourth country as a coffee producer in the world, this is also in line with the high
consumption of coffee in Indonesia. The increase in coffee consumers has finally brought changes to the trend of
drinking coffee, now drinking coffee is no longer just to get rid of sleepiness but has become a lifestyle and
necessity. In addition, drinking coffee is also used as a gathering place as well as a means of communicating,
breaking the ice, or building intimacy. Then the presence of a coffee shop at the end is high in demand with the
reason is can be a meeting place with colleagues, and this phenomenon also occurred in Bandung.One of the
coffee shops present in Bandung is Toko Kopi which has been established since 2017. Based on the results of
the above calculation research obtained value of Payback Period (PP) is 2 year 3 months, Average Rate of Return
(ARR) is 49%, Net Present Value (NPV) is Rp 29.425.706,-, Internal Rate of Return (IRR) is 34%, and
Profitability Index (PI) is 1.3 times. From these results it can be concluded that the plan to open a new branch of
Toko Kopi is feasible to do.
Keywords: New Branch Feasibility Study, Toko Kopi

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.
max_upload :0