Pengaruh Worklife Balance Dan Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Pegawai Bkpsdm Pemerintah Kota Cimahi

Nadya Rizky Amalia, Alex Winarno

Abstract

ABSTRAK
Pegawai sumber daya manusia yang sangat penting untuk mencapai suatu tujuan tertentu bagi sebuah
organisasi atau organisasi. Latar belakang dilakukannya penelitian ini adalah terdapat masalah Kinerja
Pegawai Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pemerintah Kota Cimahi yang
belum mencapai target organisasi selama kurun waktu 2 tahun terakhir. Penelitian ini dilakukan untuk
mengetahui pengaruh Worklife Balance dan Budaya Organisasi terhadap Kinerja Pegawai Badan
Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pemerintah Kota Cimahi.
Metode yang dilakukan pada penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif
dan terapan serta teknik sampling menggunakan teknik non probability sampling jenis samping total,
dengan jumlah sampling sebanyak 40 responden yang terdiri dari pegawai Badan Kepegawaian dan
Pengembangan Sumber Daya Manusia Pemerintah Kota Cimahi..
Teknik analisis data menggunakan analisisi deskriptif dan analisis rergesi linier berganda. Hasil yang
diperoleh berdasarkan analisis deskriptif variabel Worklife Balance termasuk kedalam kategori sangat baik,
sedangkan variabel budaya organisasi dan kinerja pegawai termasuk kedalam kategori baik. Hasil uji regresi
linier menunjukan bahwa worklife balance dan budaya organisasi berpengaruh secara positif dan signifikan
terhadap kinerja pegawai secara parsial maupun simultan. Worklife Balance dan Budaya Organisasi
memiliki pengaruh terhadap kinerja pegawai sebesar 61,4%
Kata Kunci: Worklife Balance, Budaya Perusahan, Kinerja Pegawai
ABSTRACT
Human resource employees who are essential to achieving a specific goal for an organization or company.
The background of the study is that there isa problem of the performance of employees of the human
resources and development of the cimahi government that has not reached the organization's target for the
past two years. This study is done to learn the influence of worklife balance and organizational culture on
the performance of employees of the employment agency and the development of human resources of the
cimahi city government.
The method employed on this study is a quantitative method with a type of descriptive and applied
research and sampling technique using a total non-sampling technique beside, with a sampling of 40 of the
respondents made up of the employees of the officers' management and the development of human resources
the city's cimahi..
Data analysis techniques use descriptive content analysis and linear rergesi analysis. The results
derived from worklife variable descriptive analysis fall into excellent categories, while the organizational
cultural variables and employee performance fall into good categories. The results of the linear regression
test show that worklife balance and organizational culture influence positive and significant both partial
and simultaneous employee performance. Worklife balance and organizational culture have an impact on
employee performance of 61.4%
Keywords: Worklife Balance, Corporate Culture, Employee Performance.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.
max_upload :0