Strategi Pengembangan Komunitas “bandung Foodies†Terhadap Ekonomi Kreatif Bandung 2015-2018
Abstrak
Ekonomi kreatif dipandang sebagai penggerak pertumbuhan dan pembangunan ekonomi suatu bangsa (engine of economic growth and development). Meskipun telah ditetapkan 14 sektor usaha yang merupakan industri berbasis kreativitas, perlu juga dikembangkan usaha lain seperti kuliner. Namun, sayangnya dalam industri kuliner tak sedikit orang kreatif atau pebisnis sekalipun yang masih tabu dengan penggunaan sosial media. Kota Bandung dapat mengandalkan komunitas Bandung Foodies sebagai endorser kuliner untuk membantu memperkenalkan kreativitas dalam industri kuliner serta memperkuat Bandung sebagai Kota Ekonomi Kreatif yang berkontribusi besar terhadap pendapatan nasional Indonesia. Sebagai endorser, komunitas Bandung Foodies merasa belum memiliki strategi yang objektif untuk menghadapi persaingan dalam lingkungan yang dinamis. Penelitian ini untuk mengetahui alternatif strategi yang dapat dipilih secara objektif menggunakan EFE, IFE, SWOT dan QSPM oleh komunitas Bandung Foodies sebagai endorser dalam menghadapi ekonomi kreatif 2015-2018. Strategi ini dapat digunakan untuk membantu kota Bandung memperkuat citranya sebagai Kota Kreatif dan Kota Kuliner. Metode analisis data dalam penelitian ini adalah triangulasi teknik dan sumber. Berdasarkan perhitungan menggunakan QSPM, penelitian ini menghasilkan tiga alternatif strategi, yaitu bekerjasama dengan walikota Bandung untuk membuat event kuliner (5,74), turut andil dalam program pemerintah sebagai reward system (5) dan membuat aplikasi khusus kuliner (5,31). Berdasarkan hasil penelitian, maka prioritas strategi sebagai endorser yang dapat dilakukan Bandung Foodies untuk membantu kota Bandung menghadapi ekonomi kreatif adalah strategi satu, strategi tiga, dan strategi dua. Kata Kunci : Strategy, IFE, EFE, SWOT Matrix, QSPM MatrixReferensi
Alamsyah,I.E. (2014,Oktober 15). Jelang MEA, Bandung Benahi Ekonomi Kreatif Warga. Tersedia : http://www.republika.co.id/berita/nasional/pemprov-jabar/14/10/15/ndh98c-jelang-mea-bandung-benahiekonomi-kreatif-warga
Aslan, I. & Cinar, O. (2014). Developing Strategies for the Future of Healthcare in Turkey by Benchmarking and SWOT Analysis. Procedia. Social and Behavioural Sciences, 150, 230-240
Besra, E. (2012). Potensi Wisata Kuliner Dalam Mendukung Pariwisata di Kota Padang. Jurnal Riset Akuntansi dan Bisnis. Vol.12 No.1.
Bestari, K. (2014). Fenomena Mengunggah Foto Makanan Pada Penggunaan Media Sosial. Skripsi pada FISIP Universitas Indonesia. Tersedia di http://lib.ui.ac.id/file?file=digital/20368911-MKKen%20Bestari.pdf
Chi, C. & Chua, B. L. (2013). Culinary Tourism as a Destination Attraction: An Empirical Examination of Destination’s Food Image. International Journal of Hospitality & Toutism Administration, 14, 99—120. doi:10.1080/19368623.2010.493064
David, F. R. (2006) Manajemen Strategis Konsep. Jakarta, Indonesia: Salemba Empat
David Fred R. (2011) Manajemen Strategis Konsep. Jakarta, Indonesia: Salemba Empat
David Fred R. (2011) Strategic Management Concept and Cases. New Jersey, United States: Pearson Education.
Departemen Perdagangan Republik Indonesia. (2008). Rencana Pengembangan Ekonomi Kreatif 2009-2025. Jakarta, Indonesia. Depdagri.
Departemen Perdagangan Republik Indonesia. (2009). Studi Industri Kreatif Indonesia 2009. Jakarta, Indonesia: Depdagri.
Diela, T. (2014, September 29). Posisi Industri Kuliner Cukup Strategis Bagi PerekonomianRI..Tersedia:http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2014/09/29/211600926/Posisi.Industri.K uliner.Cukup.Strategis.bagi.Perekonomian.RI
Febrian,J. (2013, Maret 5). Bandung Kota Kreatif Dunia. Kompasiana. Tersedia:http://www.kompasiana.com/inijack/bandung-kota-kreatif-kelasdunia_5529ed21f17e61ce3cd623b6
Herawati, T. Rudatin, C. L. (2014) Potensi Kota Bandung Sebagai Destinasi Incentives Melalui Pengembangan Ekonomi Kreatif, Epigram. Vol.11 No.2, 95-102.
Iriantara, Yosal. (2007). Community Relations: Konsep dan Aplikasinya. Bandung, Indonesia: Simbiosa Rekatama Media.
Jumlah Wisatawan Nusantara ke Jabar Kalahkan Bali. (2015, Januari 29). Tersedia:http://jabar.tribunnews.com/2015/01/29/jumlah-wisatawan-nusantara-ke-jabar-capai-kalahkan-bali
Kunjungan Wisatawan ke Bandung meningkat 12 Persen. (2012, Januari 3). Tersedia : http://www.pikiranrakyat.com/node/171584
Konsep Menuju Kota Kreatif Baru. (2015, November 19). Tersedia: http://www.republika.co.id/berita/koran/nusantara-koran/15/11/19/ny23t418-konsep-menuju-kota-kreatifbaru
Lembaga Ketahanan Nasional. (2012). Pengembangan Ekonomi Kreatif guna Menciptakan Lapangan Kerja dan Mengatasi Kemiskinan dalam Rangka Ketahanan Nasional. (2012). Jakarta, Indonesia: Lemhanas.
Mehmood, F. Hassannezad, M. (2013). Analytical Investigation of Mobile Adaption with SWOT-AHP approach: A case of Italian Telecom. The 7th International Conference Interdisciplinarity in Engineering, 12, 535-541.
Ommani, A. R. (2011). Strengths, weaknesses, opportunities and threats (SWOT) analysis for farming system businesses management: Case of wheat farmers of Shadervan District, Shoushtar Township, Iran. African Journal of Business Management Vol. 5(22), pp. 9448-9454.
Osterwalder, Al & Pigneur, Y. (2010). Business Model Generation. New Jersey, United States: John Wiley & Sons, Inc.
Pearce II, J. A., Robinson, R. B. (2013) Manajemen Strategis- Formulasi, Implementasi and Kontrol. Jakarta, Indonesia: Salemba Empat
Porter, M. P. (1980). Competitive Strategy. Technique for Analyzing Industries and Competitor [Libray of Congress Version]. New York. Tersedia di http://94.236.206.206/dohodi.net/books/en/Business%20Books/Michael%20Porter/Michael.Porter.-.Competitive.Advantage.pdf
Ridwan Kamil Paparkan Segitiga Manajemen Kota Bandung. (2015, Maret 9). Tersedia: http://www.bappenas.go.id/berita-dan-siaran-pers/ridwan-kamil-paparkan-segitiga-manajemen-kotabandung-di-bappenas/
Saghaei, M. Fazayeli, L. (2012). Strategic Plannin For a Lubricant Manufacturing Company Using SWOT Analysis, QSPM model (one of the Top companies of Iranian Oil, Gas, and Petrochemical Products Exporters’ Association). Australian Journal of Business and Management Research. Vol.1, (10), 18-24.
Sekaran, U. Bougie, R. (2010). Research Methods for Business (fifth edition). NY, United States: John Wiley & Sons Ltd.
Sekaran, U. dan Bougie, Roger. (2013). Research Methods for Business (sixth edition). NY, United States: John Wiley & Sons Ltd.
Siavashan, F. &Khari, A. (2012). Strategic Planning in Iran Milk Industries. IDOSI Publications 17(1), 66-
ISSN 1818-4952
Simatupang, T. M. & Yudoko, G. (2008). Analisis Kebijakan Pengembangan Industri Kreatif di Kota Bandung
Sugiyono, P. (2008). Memahami Penelitian Kualitatif . Bandung, Indonesia: Alfabeta
Suryono. (2013). Ekonomi Kreatif (Ekonomi Baru Mengubah Ide dan Menciptakan Peluang. Jakarta, Indonesia: Salemba Empat
Wahyuni, T. (2015, Februari 2). Bandung Kota Terfavorit Wisatawan Se-Asean. Tersedia:http://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20150210162426-269-31086/survei-bandung-kotaterfavorit-wisatawan-se-asean/



