Pengaruh Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada Unit Dagang Pratama Kecamatan Stabat, Sumatera Utara

Andry Pratama Lubis, Cut Irna Setiawati

Abstract

ABSTRAK Industri pengolahan kayu yang ada di Kecamatan Stabat cukup banyak sehingga hal ini mendorong terjadinya persaingan usaha semakin kompetitif. Tiap perusahaan berusaha untuk melakukan yang terbaik dalam menghasilkan produk kayu yang berkualitas. Guna mencapai tujuan tersebut dibutuhkan pekerja yang memiliki kualitas kerja yang tinggi. Namun demikian, tidak semua karyawan dapat memberikan kinerjanya secara maksimal bagi kemajuan perusahaan. Penelitian ini bertujuan guna mengetahui pengaruh kepuasan kerja terhadap kinerja karyawan dalam melakukan pekerjaan pada Unit Dagang Pratama. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif. Metode kuantitatif adalah penelitian yang menggunakan prosedur statistic dari kuantifikasi pengukuran untuk mendapatkan hasil penelitian. Jenis dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif dan penelitian kasual. Skala yang digunakan adalah skala Likert, populasi penelitian adalah karyawan yang bekerja sebanyak 27 orang sehingga pengambilan sampel dengan sampel jenuh sebanyak 27 responden. Pengumpulan data dengan data primer terdiri dari wawancara, kuesioner dan observasi serta data sekunder. Cara analisa data menggunakan pengujian validitas dan kualitas data, regresi linear sederhana, uji asumsi klasik, dan uji hipotesis. Penelitian ini menunjukkan hasil bahwa seluruh item kuesioner mempunyai hasil valid karena nilai koefisien terhitung > rtabel (0,361), sedangkan hasil uji realibilitas variabel kepuasan kerja dan kinerja adalah reliable (Cronbach Alpha > 0,6). Hasil uji asumsi klasik menunjukkan bahwa secara normalitas mempunyai distribusi normal dan secara uji heteroskedastisitas menunjukkan tidak terjadi gejala heteroskedastisitas. Secara parsial disimpulkan bahwa kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja (nilai koefisien 9,401 > 1,704 pada sig. 0,000 < 0,05). Kemampuan kinerja karyawan dapat dijelaskan oleh kepuasan kerja sebesar 78%, dan sisanya 22% dijelaskan oleh variabel lain diluar lingkup penelitian yang tidak dilakukan. Saran yang dapat disampaikan agar pimpinan perusahaan sebaiknya melakukan komunikasi dua arah dengan karyawan sehingg dapat diketahui kepuasan kerja seperti apa yang diharapkan oleh karyawan agar kedepannya karyawan dapat memperbaiki dan meningkatkan kinerjanya menjadi lebih baik lagi dimasa mendatang. Kata kunci: Kepuasan Kerja, Dampak Kepuasan Kerja, Kineja ISSN : 2355-9357 e-Proceeding of Management : Vol.8, No.3 Juni 2021ABSTRACT There are quite a lot of wood processing industries in the Sub of Stabat, so this encourages more competitive business competition. Each company strives to do their best in producing quality wood products. In order to achieve these goals, employees who have high performance are needed. However, not all employees can provide maximum performance for the progress of the company. The purpose of this study was to determine the effect of job satisfaction on employee performance in doing work at UD Pratama. The method used in this research is quantitative. Quantitative methode is a research method that uses measurement quantification to obtain research results. This type of research is descriptive research and casual research. The scale used is a Likert scale, the study population is 27 employees who work so that the sampling with a saturated sample of 27 respondents. Data collection with primary data consists of interviews, questionnaires and observations as well as secondary data. The data were analyzed by using data validity and quality tests, simple linear regression, classical assumption tests, and hypothesis testing. The results showed that all questionnaire items had valid results because the coefficient value rcount> rtable (0.361), while the reliability test results of job satisfaction and performance variables were reliable (Cronbach Alpha> 0.6). The classical assumption test results show that normality has a normal distribution and the heteroscedasticity test shows no heteroscedasticity symptoms. Partially it is concluded that job satisfaction has a positive and significant effect on performance (coefficient value of 9.401> 1.704 at sig. 0.000 <0.05). Employee performance ability can be explained by job satisfaction of 78%, and the remaining 22% is explained by other variables outside the scope of the research that was not carried out. Suggestions that can be conveyed so that company leaders should communicate two-way with employees so that job satisfaction can be seen as expected by employees so that in the future employees can improve and improve their performance to be even better in the future. Keywords: Job Satisfaction, Job Satisfaction Impact, Performance

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.
max_upload :0