Pengaruh Kecerdasan Emosi Karyawan Terhadap Budaya Organisasi (studi Kasus Pada Pt Astra International Tbk – Isuzu Sales Operation Semarang)
Abstract
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kecerdasan emosi karyawan terhadap budaya organisasi dengan studi kasus pada PT Astra Internaional Tbk – Isuzu Sales Operation Semarang. Penelitian ini dapat dimanfaatkan bagi perusahaan untuk mengetahui bagaimana kecerdasan emosi karyawan mempengaruhi budaya organisasi serta mempertimbangkan kecerdasan emosi sebagai salah satu syarat penerimaan karyawan untuk mencapai budaya organisasi yang diinginkan.Berdasarkan tipe penelitian, penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan teknik analisis data regresi linier sederhana.Populasi dalam penelitian ini adalah 76 karyawan PT Astra International Tbk – Isuzu Sales Operation Semarang. Hasil dari pengolahan data didapatkan bahwa kecerdasan emosi berpengaruh sebesar 23,2% terhadap budaya organisasi. Kata kunci: Kecerdasan Emosi, Budaya Organisasi, Perilaku OrganisasiReferences
D emers, Jayson. (2015). How Does Company Culture Actually Lead Success. [online]. www.entrepreneur.com/article/254049 [22 Desember 2015]
Tolmats E. and A. Reino (2006) “Interconnections of emotional intelligence and organizational culture: based on the example of two business sectors in Estonia”. In National and international aspects of organizational culture, 121–146. Tartu: Tartu University Press.
Langhorn, S. (2004). How emotional intelligence can improve management performance. International Journal of Contemporary Hospitality Management, 16(4), 220−230. Retrieved from emeraldinsight.
Danaeefard, H., Salehi, A., Hasiri, A., dan Noruzi, M. R. (2012). How emotional intelligence and organizational culture contribute to shaping learning organization in public service organizations. African Journal of Business Management , 6 (5), 1921-1931. Retrieved from academicjournals.org.
Ugoani, John N. N. (2012). emotional intelligence and organizational culture equilibrium – a correlation analysis. Journal of Advances in Social Science-Humanities , 6 (5), 1921-1931. Retrieved from jassh.in.
Goleman, Daniel. (2007). Emotional Intelligence : Kecerdasan Emosional (Mengapa EQ Lebih Penting Daripada IQ). Jakata: Gramedia Pustaka Utama.
Tampubolon, Manahan P. (2012). Perilaku keorganisasian : organization behaviour (3????�� ed.). Bogor: Ghalia Indonesia.
Cameron, Kim S & Robert E. Quinn. (2011). Diagnosing and Changing Organizaional Culture: Based on The Competing Values Framework (3????�� ed.). San Fransisco: Jossey-Bass.
Shapiro, E.L. (2001). Mengajarkan Emotional Intelligence Pada Anak. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Casmini. (2007). Emotional Parenting. Yogyakarta: Pilar Media.



