Pengaruh Pendapatan Asli Daerah Dan Kinerja Keuangan Terhadap Belanja Modal (studi Kasus Pada Pemerintah Provinsi Di Indonesia Tahun 2019-2020)

Dewi Ayu Wulandari, Sri Rahayu

Abstract

Abstrak Belanja modal merupakan belanja yang dilakukan dalam mendukung pemenuhan sarana dan prasarana bagi kebutuhan publik. Dalam pelaksanaannya di lapangan, belanja modal terus mengalami penurunan setiap tahunnya jika dibandingkan dengan belanja lain seperti belanja pegawai dan belanja barang, serta terjadinya penyebaran Covid-19 di Indonesia membuat pemerintah melakukan pemangkasan belanja modal sekurang - kurangnya 50% dari anggaran yang seharusnya. Penelitian ini menggunakan menggunakan metode kuantitatif. Teknik yang digunakan adalah sampling jenuh, dengan populasi sampel Pemerintah Provinsi di Indonesia untuk semester I tahun 2019 dan 2020, sehingga jumlah sampel sebanyak 68 unit. Metode analisis data yang digunakan adalah regresi data panel dengan menggunakan software Eviews 9. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, penelitian ini menggunakan common effect model. Dimana hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan asli daerah dan kinerja keuangan berpengaruh secara simultan terhadap belanja modal. Secara parsial, pendapatan asli daerah berpengaruh positif terhadap belanja modal dan kinerja keuangan tidak berpengaruh terhadap belanja modal. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran kepada pemerintah sebagai bahan pertimbangan atau evaluasi kinerja instansi pemerintah dalam pengambilan keputusan untuk dapat meningkatkan belanja modal. Diharapkan anggaran belanja dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan fasilitas pelayanan publik melalui belanja modal. Kata kunci: Pendapatan Asli Daerah, Kinerja Keuangan dan Belanja modal Abstract Capital expenditures are expenditures made to support the fulfillment of facilities and infrastructure for public needs. In its implementation in the field, capital expenditures continue to decline every year when compared to other expenditures such as personnel expenditures and goods expenditures, as well as the spread of Covid-19 in Indonesia, which has forced the government to cut capital expenditures at least 50% of the budget it should have. This study uses quantitative methods. The technique used is purposive sampling, with a sample population of the Provincial Government in Indonesia for the first semester of 2019 and 2020, so the number of samples is 68 units. The data analysis method used is panel data regression using Eviews 9 software. Based on the results of the research conducted, this study uses the common effect model. Where the results of the study indicate that local government revenue, the remaining budget balance, and financial performance have a simultaneous effect on capital expenditure. Partially, local government revenue has a significant positive effect on capital expenditure and financial performance has no effect on capital expenditure. The results of this study are expected to provide an overview to the government as a consideration or evaluation of the performance of government agencies in making decisions to increase capital expenditures. It is hoped that the expenditure budget can be used to improve public service facilities through capital expenditures. Keywords: local government revenue, financial performance and capital expenditure

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.
max_upload :0