Pengaruh Komunikasi Pemerintah Terhadap Persepsi Masyarakat Mengenai Penanganan Sampah Di Kabupaten Bandung

Siti Fatimah, Aqida Nuril Salma

Abstract

Fenomena sampah yang menjadi sorotan permasalahan darurat di Indonesia kini tengah menjadi sorotan semua lapisan masyarakat khususnya pihak yang bergerak di bidang lingkungan. Komunikasi pemerintah menjadi salah satu aspek penting demi terciptanya penilaian masyarakat mengenai penanganan sampah di Kabupaten Bandung. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adakah pengaruh komunikasi pemerintah terhadap persepsi masyarakat dan seberapa besar pengaruh komunikasi pemerintah terhadap persepsi masyarakat. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik analisis deskriptif, dan analisis regresi linier sederhana. Teknik pengambilan sampel menggunakan rumus slovin dengan hasil 200 responden. Metode sampling yang digunakan adalah teknik probability sampling berupa teknik simple random sampling. Berdasarkan hasil penelitian dijelaskan bahwa teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, regresi linier sederhana, koefisien determinasi, dan uji hipotesis. Maka dari itu tolak ukur besarnya pengaruh komunikasi pemerintah terhadap persepsi masyarakat sebanyak 71,9% hal ini menunjukkan bahwa komunikasi pemerintah berpengaruh signifikan terhadap pembentukan persepsi masyarakat dan adanya pengaruh komunikasi pemerintah terhadap persepsi masyarakat. Selanjutnya, pada hasil uji regresi linier sederhana didapatkan hasil nilai regresi yang positif, Dan yang terakhir dari hasil uji koefisein determinasi mendapatkan hasil bahwa pengaruh komunikasi pemerintah terhadap persepsi masyarakat sebesar 61,4%. Hal tersebut berarti bahwa variable komunikasi pemerintah mempengaruhi variable persepsi masyarakat sebesar 61,4%. Sisanya berasal dari variable lain yang berada di luar. Kata Kunci : Komunikasi Pemerintah, Persepsi, Penanganan Sampah

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.
max_upload :0