Pengaruh Corporate Governance, Pertumbuhan Penjualan,Dan Konservatisme Akuntansi Terhadap Tax Avoidance (Studi Pada Perusahaan Manufaktur Sektor Industri BarangKonsumsi Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2016-2020)

Indah Tri Wahyuningsih, Dedik Nur Triyanto

Abstract

Tax avoidance adalah suatu tindakan yang dilakukan secara legal dengan memanfaatkan celah-celah peraturanperpajakan yang ada. Akan tetapi tindakan tax avoidance ini dapat merugikan pemerintah karena pemerintah tidak dapat mengoptimalisasikan penerimaan pajak, namun dapat memberikan keuntungan bagi perusahaan dalam memaksimalkan laba. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh baik secara simultan maupun pengaruh secara parsial Komisaris Independen, Komite Audit, Pertumbuhan Penjualan, dan Konservatisme Akuntansi terhadap Tax Avoidance pada perusahaan manufaktur sektor industri barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun2016-2020. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur sektor industri barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2016-2020. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling sehingga diperoleh jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian sebanyak 16 sampel dalam kurun waktu 5 tahun,sehingga diperoleh 80 sampel perusahaan pada perusahaan manufaktur sektor industri barang konsumsi yang terdaftardi Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2016-2020. Metode analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisisregresi data panel dengan menggunakan aplikasi Eviews 12. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa komisaris independen, komite audit, pertumbuhan penjualan, dan konservatisme akuntansi secara simultan berpengaruh terhadap tax avoidance. Secara parsial komite audit berpengaruh negatif terhadap tax avoidance, sedangkan komisaris independen, pertumbuhan penjualan, dan konservatisme akuntansi tidak berpengaruh terhadap tax avoidance.Disarankan untuk peneliti selanjutnya untuk menambah tahun penelitian terbaru dengan menggunakan variabellain yang dianggap dapat memiliki pengaruh terhadap tax avoidance . Bagi pihak perusahaan dapat mempertimbangkanjumlah komite audit untuk mengurangi kemungkinan perusahaan dalam melakukan praktik tax avoidance. Dimana berdasarkan hasil penelitian ini, jumlah perusahaan dengan komite audit yang tinggi cenderung lebih rendah dalam melakukan tax avoidance. Kata kunci: Tax Avoidance, Komisaris Independen, Komite Audit, Pertumbuhan Penjualan, KonservatismeAkuntansi

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.
max_upload :0