Analisis Strategi Pengembangan Bisnis Menggunakan Business Model Canvas (Bmc) Dan Analisis Strength, Weakness, Opportunity, Dan Threats (Swot) Pada Usaha Kecil Kue Ny Lina Di Kota Bogor

Muhammad Farhan Abdulaziz, Kiki Sudiana, Sisca Eka Fitria

Abstract

Abstract
This study aims to develop a business model for the small business (SME) of Kue Ny Lina in Bogor City by using the Business Model Canvas approach which consists of 9 canvas building blocks (customer segment, value proposition, channel, customer relationship, revenue stream, key resources, key activities, key partnerships, and cost structure) and strategy development using SWOT Analysis (Strengths, Weaknesses, Opportunities, and Threats) on 4 dimensions of the Business Model Canvas, namely the value proposition dimension, cost and revenue dimension, infrastructure dimension, and customer relationship dimension. The theory used in this research is the Business Model Canvas and SWOT analysis by Osterwalder and Pigneur (2012), and the TOWS Matrix by David (2015). The method used in this research is descriptive by using qualitative
analysis. The data collection method in this study used interviews, observation, documentation, and questionnaires. The results of this study show that Ny Lina's Cake Canvas Business Model is currently still using the conventional business model. In the SWOT analysis and Mariks TOWS produced an alternative strategy where Kue Ny Lina can digitize by utilizing telecommunications and information technology to develop her business. The results of these alternative strategies become the basis for the results of the new Business Model Canvas where development strategies are carried out on all building blocks by implementing market penetration, market development, and product development strategies to reach a wider customer segment.


Keywords: strategy, business model, Business Model Canvas (BMC), SWOT analysis.

 

Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model bisnis pada usaha kecil (UKM) Kue Ny Lina di Kota Bogor dengan menggunakan pendekatan business model canvas (BMC) yang terdiri dari 9 blok bangunan kanvas (customer segment, value proposition, channel, customer relationship, revenue stream, key resources, key activities, key partnership, dan cost structure) dan pengembangan strategi menggunakan Analisis SWOT (strengths, weakness, opportunities, dan threat) pada 4 dimensi BMC yaitu dimensi proposisi nilai, dimensi biaya
dan pendapatan, dimensi infrastruktur, dan dimensi hubungan pelanggan. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah business model canvas dan analisis SWOT oleh Osterwalder dan Pigneur (2012), dan Matriks TOWS oleh David (2015). Metode yang digunakan dalam penelitian ini bersifat deskriptif dengan menggunakan analisis kualitatif. Metode pegumpulan data pada penelitian ini menggunakan wawancara, observasi, dokumentasi, dan kuesioner. Hasil penelitian ini menunjukan pada business model canvas Kue Ny Lina saat ini masih menggunakan model bisnis yang konvesional. Pada analaisis SWOT dan Mariks TOWS menghasilkan strategi alternatif dimana Kue Ny Lina dapat melakukan digitalisasi dengan memanfaatkan teknologi telekomunikasi dan informasi untuk mengembangkan bisnisnya. Hasil strategi alternatif tersebut menjadi landasan pada hasil business model canvas
yang baru dimana strategi pengembangan dilakukan pada semua blok bangunan dengan menerapkan strategi penetrasi pasar, pengembangan pasar, dan pengembangan produk untuk menjangkau customer segment yang lebih
luas.


Kata kunci: strategi, model bisnis, Business Model Canvas (BMC), analisis SWOT

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.
max_upload :0