A Content Analysis Studies Regarding The Portrayal Of Covid-19 In The Short Film Positif (studi Analisis Isi Tentang Portrayal Covid-19 Dalam Film Pendek Positif)

Muhamad Kemal fauzan, Idola Perdini Putri

Abstract

Covid-19 pertama kali masuk ke Indonesia pada awal Maret 2020, virus kemudian menyebar ke seluruh tanah air, pandemi pun tidak terhindari. Pemerintah kemudian menerapkan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) untuk menekan kasus Covid-19. Situasi ini membuat orang harus mengurangi kontak fisik dan menghindari terlalu dekat satu sama lain. Meski PPKM sudah diumumkan pemerintah, masih ada sebagian masyarakat yang acuh. Hal ini membuat salah satu sutradara ternama Hanung bramantyo membuat film pendek berjudul “Positif” di YouTube untuk meningkatkan kesadaran tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis isi kualitatif dengan pendekatan analisis isi etnografi. Pendekatan yang akan bekerja dalam penelitian ini dengan kategori dan deskripsi naratif tetapi berfokus pada situasi, setting, gaya, gambar, makna, dan nuansa yang dianggap dapat dikenali oleh aktor atau pembicara yang terlibat dalam film pendek. Hasil dari penelitian ini adalah berdasarkan situasi, setting, gaya, nuansa, dan makna penggambaran film “Positif” merepresentasikan tugas tenaga kesehatan dalam menangani kasus Covid-19 dan upaya pemerintah Indonesia dalam menyediakan fasilitas kesehatan bagi masyarakat. Hal terakhir adalah citra yang disediakan oleh bingkai film. Kata Kunci: Komunikasi Massa, Pandemi Covid-19, Konten Analisis, YouTube

Covid-19 first entered Indonesia in early March 2020, the virus then spread across the country, a pandemic was inevitable. The Government then implemented the Enforcement of Community Activity Restrictions (PPKM) to suppress the Covid-19 cases. This situation makes people must lessen physical contact and avoid being too close to one another. While the government already announced the PPKM, some people are still being ignorant. This concerned one of the famous directors, Hanung bramantyo, then he made a short film entitled “Positive” on YouTube to increase that awareness. The method used in this research is qualitative content analysis with an ethnographic content analysis approach. The approach will work in this research with narrative categories and descriptions but focuses on situations, settings, styles, images, meanings, and nuances that are considered recognizable by the human actors/speakers involved in the short film. The result of this research is that based on the situation, setting, style, nuances, and meaning “Positif” film depiction represents the task of health workers in handling Covid-19 cases and the efforts of the Indonesian government in providing health facilities for the community. The last thing is the imagery provided by the frames of the film. Keywords: Mass Communication, Covid-19 pandemic, Content Analysis, YouTube

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.
max_upload :0