Pola Komunikasi Organisasi Yayasan Karya Kakak Asuh

Maharani Adhara Putri, Dewi K. Soedarsono

Abstract

Abstrak Organisasi non profit adalah organisasi yang sasarannya menuju dukungan suatu kebijakan atau memecahkan masalah penting yang terjadi di suatu negara. Selain itu tujuan organisasi nirlaba ini tidak bersifat mencari keuntungan, melainkan bertujuan untuk mewujudkan perubahan pada individu atau komunitas. Dengan kesadaran masyarakat untuk membantu sesama, dibangunlah banyak organisasi non-profit di bidang ekonomi, sosial hingga pendidikan. Organisasi pendidikan ialah sebuah perkumpulan manusia yang memiliki jiwa sosial untuk membantu pendidikan di sekitar dan juga daerah terpencil. Maka dari itu, lahirnya banyak komunitas pengajaran untuk meringankan kekurangan yang ada di lapangan. Salah satunya ialah Yayasan Karya Kakak Asuh. Yayasan Karya Kakak Asuh merupakan komunitas yang bergerak dalam bidang pendidikan sosial dan tempat bagi siswa untuk berbagi kegiatan pembelajaran dan pengembangan bakat untuk anak-anak di berbagai daerah di Indonesia yang didirikan oleh mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pola komunikasi organisasi yang dijalankan di Yayasan Karya Kakak Asuh. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dan teknik analisis data yang dilakukan adalah dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola jaringan rantai dan saluran bebas yang terjadi di Yayasan Karya Kakak Asuh mampu menjadikan komunikasi menjadi lebih efektif dan terstruktur. Walaupun ada aturan yang berlaku tentang alur penyampaian informasi, tidak menutup kemungkinan bahwa masing-masing anggota dapat menyampaikan informasi secara langsung ke divisi ataupun departemen lain. erdapat empat komponen yang melengkapi kelancaran proses komunikasi organisasi, yaitu jalur komunikasi, induksi, saluran dan rapat. Kata kunci : Pola Komunikasi, Komunikasi Organisasi, Yayasan Abstract A non-profit organization is one whose goal is to support a policy or solve an important problem that occurs in a country. In addition, the purpose of this non-profit organization is not to seek profit, but rather aims to bring about change in individuals or communities. With people's awareness to help others, many non-profit organizations in the economic, social and educational fields have been built. An educational organization is an association of people who have a social spirit to help education in surrounding and remote areas. Therefore, the birth of many teaching communities to alleviate the shortcomings that exist in the field. One of them is the Karya Kakak Asuh Foundation. The Karya Kakak Asuh Foundation is a community engaged in social education and a place for students to share learning activities and talent development for children in various regions in Indonesia which was founded by students. This study aims to determine how the pattern of organizational communication is carried out at the Karya Kakak Asuh Foundation. This study uses a qualitative method with a case study approach. Data collection techniques and data analysis techniques are carried out by observation, interviews and documentation. The results showed that the pattern of chain networks and free channels that occurred at the Karya Kakak Asuh Foundation was able to make communication more effective and structured. Although there are rules that apply regarding the flow of information delivery, it is possible that each member can convey information directly to other divisions or departments. There are four components that enhance the organizational communication process, namely communication lines, induction, channels and meetings. Keywords: Communication Pattern, Organizational Communication, Foundation

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.
max_upload :0