Pengaruh Kemampuan Teknologi Dan Inovasi Ambidexterity Terhadap Ketahanan Wirausaha Wanita Pada Industri Fashion Di Kota Bandung

Mutia Shaki Karina, Grisna Anggadwita

Abstract

Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) memiliki peran yang sangat signifikan terhadap pembangunan perekonomian nasional. Salah satunya Fashion menjadi sektor dari ekonomi kreatif yang menyumbang PDB terbesar yang menepati urutan kedua dengan kontribusi sebesar 17,7% dari jumlah data usaha sebanyak 1.230.988. Dari banyaknya jumlah UMKM yang didirikan, bahwasannya lebih dari 60% usaha yang dijalankan tersebut didirikan oleh wanita. Namun saat adanya pandemi COVID-19 hampir seluruh masyarakat indonesia dan sektor industri mengalami dampak krisis yang signifikan terhadap perekonomian. kondisi tersebut menyebabkan wirausaha harus beradaptasi dan bertahan dalam kondisi yang tidak mengungtungkan dengan cara beralih dalam kegiatan usahanya kedalam digital dan melakukan inovasi. Namun, akses internet dan indeks kesiapan digital pelaku usaha tersebut menunjukkan bahwa UMKM tersebut belum sepenuhnya siap untuk beralih ke media digital. Studi ini menganalisis pengaruh kemampuan teknologi dan inovasi ambidexterity pada ketahanan wirausaha. Teknik analisis yang digunakan pada penelitian ini yaitu menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) dengan melibatkan 220 wirausaha wanita pada bidang fashion di kota bandung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menyebarkan kuisioner. Hasilnya menunjukkan bahwa inovasi ambidexterity berpengaruh positif dan signifikan terhadap ketahanan wirausaha. kemampuan teknologi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Inovasi ambidexterity. Namun, kemampuan teknologi tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap ketahanan wirausaha. Inovasi ambidexterity memainkan peran sebagai mediasi dalam hubungan antara kemampuan teknologi dan ketahanan wirausaha yang menghasilkan pengaruh positif dan signifikan

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.
max_upload :-1