Pengaruh Gaya Hidup Terhadap Proses Keputusan Pembelian Produk Revlon (Studi Pada Remaja Perempuan Kota Bogor)

Lestari Risnawati, Imanuddin Hasbi

Abstract

Faktor gaya hidup merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi keputusan pembelian seseorang. Tekanan kelompok sebaya, baik secara langsung seperti di sekolah atau melalui jejaring sosial dan juga citra para selebriti muda membuat kebiasaan atau gaya hidup baru dikalangan remaja. Menurut Meilaratri (2004) remaja sadar dukungan sosial dipengaruhi penampilan yang menarik berdasarkan apa yang dikenakan dan dimiliki, sehingga tidak mengherankan bila pembelian kosmetik dan pembelian terhadap pakaian dan aksesoris pada awal masa remaja dianggap penting. Revlon merupakan merek kosmetik yang terkenal dengan strateginya yang menggunakan selebriti dunia sebagai icon produknya. Hal ini sangat mendukung untuk meningkatkan keputusan pembelian   remaja karena sebagaimana yang diketahui bahwa sifat remaja biasanya mudah terbujuk rayuan iklan, suka ikut-ikutan teman,  dan suka mengikuti atau mencontoh idolanya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gaya hidup dan proses keputusan pembelian pada remaja perempuan Kota Bogor untuk produk Revlon, untuk mengetahui pengaruh gaya hidupsecara parsial dan simultan terhadap  proses keputusan pembelian untuk produk Revlon, dan untuk mengetahui strategi pemasaran Revlon untuk meningkatkan penjualan. Responden dalam penelitian ini merupakan remaja perempuan Kota Bogor usia 15-21 tahun yang menggunakan produk Revlon yang berjumlah 100 orang responden. Teknik pengumpulan data termasuk penelitian kuantitatif, desain penelitian yang digunakan deskriptif dan kausalitas. Metode pengolahan data yang digunakan adalah analisis linier berganda dan analisis koefisien determinasi. Pengaruh variabel gaya hidup terhadap variabel proses keputusan pembelian adalah 23,9%. 

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.