Pengaruh Intensitas Penggunaan Aplikasi Chatting Messenger Terhadap Proses Penetrasi Sosial

Ekky Febryanta, Listyo Dwi Harsono

Abstract

Abstrak Aplikasi chatting messenger telah menjadi daya tarik bagi para pengguna smartphone. Para pengguna aplikasi chatting messenger dapat berkomunikasi dengan sesama pengguna tanpa ada batasan waktu dan jarak. Sehingga ini dapat mempermudahkan pengguna untuk berkomunikasi antar sesama pengguna. Dengan seringnya berkomunikasi melalui aplikasi chatting messenger maka akan terjadi proses penetrasi sosial. Dimana para pengguna aplikasi chatting messenger akan melakukan pendekatan yang lebih intim dengan sesama pengguna aplikasi chatting messenger. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh intensitas penggunaan aplikasi chatting messenger terhadap proses penetrasi sosial. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan teknik analisis regresi sederhana. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah masyarakat Indonesia yang memiliki dan menggunakan aplikasi chatting messenger. Sampel penelitian ini sebanyak 413 responden dengan teknik yang digunakan adalah teknik non-probability sampling dengan pendekatan purposive sampling.Hasil penelitian menunjukan terdapat adanya pengaruh intensitas penggunaan aplikasi chatting messenger terhadap proses penetrasi sosial sebesar 31,58% dan sebesar 68,42% dipengaruhi oleh faktor yang tidak diteliti oleh penulis. Untuk meningkatkan proses penetrasi sosial maka intensitas penggunaaan aplikasi chatting messenger harus ditingkatkan dengan cara meningkatkan frekuensi dan durasi. Para pengguna harus lebih sering menggunakan aplikasi chatting messenger minimal > 1kali perhari dalam berkomunikasi dan pada saat seggang lebih dapat meluangkan waktu lebih minimal > 20 menit per hari. Kata Kunci : Intensitas penggunaan, chatting messenger, proses penetrasi sosial

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.
max_upload :0