Identifikasi Faktor Penghambat Transformasi Digital Pada PT. Pos Logistik Indonesia
Abstract
Pada revolusi 4.0 perusahaan ditantang untuk menciptakan struktur organisasi yang fleksibel, sehingga
perusahaan dapat terus berkembang mengikuti perkembangan teknologi. Munculnya revolusi industri 4.0
mengharuskan perusahaan mengambil tindakan untuk menggunakan teknologi digital dalam proses berjalannya
bisnis. PT. Pos Logistik Indonesia (PosLog) adalah anak perusahaan PT. Pos Indonesia (Persero) yang bergerak di
bidang jasa logistik. Dalam menjaga kepercayaan pelanggannya PosLog melakukan beberapa strategi kunci, salah
satunya adalah mengubah sistem tradisional menjadi sistem berbasis digital dalam menggerakan seluruh operasional
perusahaan. Namun dalam berjalannya transformasi digital, PosLog menghadapi masalah dalam kesiapan sumber
daya dan adaptasi pada proses bisnisnya.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor penghambat, dampak
yang terjadi dan cara menanggulangi faktor tersebut. Pada penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan
menggunakan wawancara untuk mengambil data primer. Hasil penelitian ini mengidentifikasi faktor-faktor
penghambat transformasi digital PT. Pos Logistik Indonesia, meliputi masalah dalam proses bisnis, produk/jasa,
sumber daya manusia, teknologi, komitmen, dan peran strategis IT. Hambatan ini berdampak pada efisiensi
operasional, adaptasi karyawan, dan keandalan sistem digital. Untuk mengatasi tantangan ini, di rancanglah strategi
pengembangan roadmap transformasi digital yang terdiri dari tiga kelompok yaitu strategi jangka pendek, jangka
menengah dan jangka panjang. Strategi pengembangan roadmap ini bertujuan untuk membantu PT. Pos Logistik
Indonesia mengatasi hambatan transformasi digital dan mencapai tujuan digitalisasi.
Kata Kunci-transformasi digital, PT. Pos Logistik Indonesia, logistik
References
Brennen, S., & Kreiss, D. (2014). Digitalization and Digitization. Culture Digitally.
Brozzi, R., Rauch, E., Riedl, M., & Matt, D. T. (2021). Industry 4.0 roadmap for SMEs: validation of moderation
techniques for creativity workshops. International Journal of Agile Systems and Management, 14(2), 276.
https://doi.org/10.1504/IJASM.2021.118064
Faizal, M., & Prasetio, A. (2020). Users’ expectation and perception gap analysis of telkom university website with
modified webqual 4.0 method. International Journal of Information Science and Management (IJISM), 18(2), 1-18.
Indrawati. (2018). Metode penelitian kualitatif : manajemen dan bisnis konvergensi teknologi informasi dan
komunikasi (1 ed.). Refika Aditama.
Ivancevich, J. M., Lorenzi, P., & Skinner, S. J. (1997). Management : quality and competitiveness. Irwin.
Kayikci, Y. (2018). Sustainability impact of digitization in logistics. Procedia Manufacturing, 21, 782–789.
https://doi.org/10.1016/j.promfg.2018.02.184
Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. (2021, September 6). SDM Jadi Kunci
Transformasi Layanan Digital. Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, 1.
Kompas. (2017). Studi Terbaru, UKM Belum Lakukan Transformasi Digital Secara Maksimal . Money Kompas, 1.
Kotarba, M. (2018). Digital Transformation of Business Models. Foundations of Management, 10(1),
–142.
https://doi.org/10.2478/fman-2018-0011
Kwon, E. H., & Park, M. J. (2017). Critical Factors on Firm’s Digital Transformation Capacity: Empirical Evidence
from Korea. International Journal of Applied Engineering Research, 12(22), 12585–12596.
Luthfiansyah, Moch. R. B., Tricahyono, D., & Djatmiko, T. (2020). Studi Identifikasi Faktor-Faktor
Penghambat Implementasi Transformasi Digital Pada Umkm. E-Proceeding of Management, 7(2).
Pasaribu, R. D., Shalsabila, D., & Djatmiko, T. (2023). Revamping business strategy using Business Model Canvas
(BMC), SWOT analysis, and TOWS matrix. Heritage and Sustainable Development, 5 (1), 1–18.
Rizal, N., Hatammimi, J., & Isnaeni, N. (2019, October). Creative Industry’s Startup: How Can Investors Indicate
Important Factors to Fund It?. In Third International Conference on Sustainable Innovation 2019–Humanity,
Education and Social Sciences (IcoSIHESS 2019) (pp. 168-172). Atlantis Press.
Sahut, J.-M., Iandoli, L., & Teulon, F. (2021). The age of digital entrepreneurship. Small Business Economics, 56(3),
– 1169. https://doi.org/10.1007/s11187-019-00260-8
Sugiyono. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. ALFABETA.
Tungpantong, C., Nilsook, P., & Wannapiroon, P. (2022). Factors Influencing Digital Transformation Adoption
among Higher Education Institutions during Digital Disruption. Higher Education Studies, 12(2), 9.
https://doi.org/10.5539/hes.v12n2p9
Wahyuningtyas, R., Disastra, G. M., & Rismayani, R. (2021). Digital Innovation and Capability to Create
Competitiveness Model of Cooperatives in Bandung, Indonesia. Jurnal Manajemen Indonesia, 21(2), 171–182.
Wakil, A., Cahyani, R. R., Harto, B., Latif, A. S., Hidayatullah, D., Simanjuntak, P., Rukmana, A. Y., & Sihombing,
F. A. (2022). Transformasi Digital Dalam Dunia Bisnis (1 ed.). PT Global Eksekutif Teknologi.
Westerman, G., Bonnet, D., & McAfee, A. (2014, Januari 7). The Nine Elements of Digital Transformation. MIT
Sloan Management Review.
Widyaputri, P., & Sary, F. P. (2022). Digital leadership and organizational communication toward millennial
employees in a telecommunication company. Corporate Governance and Organizational Behavior Review, 6(4),
–167. https://doi.org/10.22495/cgobrv6i4p15
Yunus, E. (2016). Manajemen strategis (A. A. Christian, Ed.; 1 ed.). Andi.
Ziyadin, S., Suieubayeva, S., & Utegenova, A. (2020). Digital Transformation in Business. 408–415.



