Strategi Branding Chery Motor Indonesia Melalui Produk Omoda 5 Pada Media Sosial Instagram @Cherymotorindonesia
Abstract
Stigma negatif terhadap produk otomotif China, terutama dari merek-merek pada industri Otomotif, seringkali tidak
sepenuhnya akurat. Chery Motor Indonesia berupaya mengubah persepsi ini melalui strategi branding yang terfokus
pada produk Omoda 5 di media sosial, khususnya Instagram @cherymotorindonesia. Tujuan pada penelitian ini untuk
mengetahui bagaimana Chery motor mengontruksi pesan melalui media sosial Instagram tentang branding produk
Omoda 5. Metode pada penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data,
observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk mengeksplorasi strategi branding Chery di Instagram
@cherymotorindonesia. Branding yang efektif melibatkan prinsip keberlanjutan, ketegasan, keterlihatan, dan
keaslian. Penelitian ini menganalisis strategi branding Chery berdasarkan tiga elemen utama: Brand Positioning,
Brand Identity, dan Brand Personality. Dalam hal Brand Positioning, Chery memposisikan dirinya sebagai merek
global dengan standar tinggi yang merupakan hasil kolaborasi dengan Jaguar dan Land Rover. Produk Chery, yang
digunakan oleh lebih dari 13 juta pengguna di 80 negara, menunjukkan keunggulan dibandingkan merek lain di
Indonesia. Brand Identity Chery dibangun melalui produk, logo, warna, dan slogan yang memancarkan citra inovatif
dan andal. Sedangkan Brand Personality Chery terlihat dalam konten Instagram yang detail, yang menekankan inovasi
dan kualitas produk, memberikan dampak positif baik bagi perusahaan maupun publik. Penelitian menyimpulkan
bahwa Chery Motor Indonesia telah menerapkan strategi branding yang efektif untuk membangun strategi branding
dan mencapai target pasar dengan efisien.
Kata Kunci-Chery Omoda 5, Instagram, produk china, strategi branding
References
CNN Indonesia. (2023, February). Omoda 5 dan Usaha Chery Pendam Narasi Negatif di Indonesia. CNN, 1–2.
Creswell, J. . (2015). Penelitian Kualitatif & Riset. Pustaka Pelajar.
Fauzan, F., & Sofyan, A. (2020). Strategi Branding Saint Barkley dalam Instagram. Prosiding Manajemen
Komunikasi, 6(1), 207–210.
Gelder. (2005). No Title.
Imelda, M., Hendriyani, C., & Ruslan, B. (2022). Analisis Strategi Branding Menggunakan Ansoff Matrik Dalam
Menarik Minat Calon Mahasiswa Baru Universitas Katolik Parahyangan. Jurnal Ilmiah Manajemen Dan
Kewirausahaan, 1(1), 172–179.
Indarto, A. T. (2016). Pengaruh Citra Merek Pada Kesediaan Konsumen Untuk Membayar Harga Premium Produk
Starbucks. E Journal Universitas Atma Jaya, 2008, 10.
Kriyantono, R. (2019). Public Relations Activities of State Universities Based on Excellence Theory. Avant Garde,
(2), 154. https://doi.org/10.36080/ag.v7i2.901
Nastain, M. (2017). Branding Dan Eksistensi Produk (Kajian Teoritik Konsep Branding Dan Tantangan Eksistensi
Produk). CHANNEL: Jurnal Komunikasi, 5(1), 14–26. https://doi.org/10.12928/channel.v5i1.6351
Novanda, W. A., & Widodo, A. (2022). Pengaruh Brand Positioning Terhadap Purchasing Decision Dengan Variable
Intervening Product Quality ( Studi Pada Produk Es Krim Campina Di Kota Bandar Lampung ). EProceeding
of Management, 9(3), 1523–1536.
Sulistio, A. B. (2017). BRANDING SEBAGAI INTI DARI PROMOSI BISNIS Oleh Ahmad Budi Sulistio Branding
adalah berbagai kegiatan yang bertujuan untuk membangun dan membesarkan identitas sebuah. Jurnal
ProFilm 2020-Boim-Membangun Branding, 1–16. https://indonesia.sae.edu/wpcontent/
uploads/2021/02/Branding-Sebagai-Inti-Dari-Promosi-Bisnis.pdf
Sibtiyah, S., & Latief, M. J. (2023). Analisis Faktor yang Mempengaruhi Pebisnis Menggunakan Media Sosial
Instagram Sebagai Sarana Promosi. Jurnal EMT KITA, 7(1), 103–112.
https://doi.org/10.35870/emt.v7i1.752
Suryana A. (2017). Metode Penelitian Metode Penelitian. Metode Penelitian Kualitatif, 17, 43.