Pergeseran Budaya Komunikasi Pada Era Media Baru (studi Etnografi Virtual Penggunaan Line Oleh Digital Natives)

Anggi Mayasari Violita Utami, Martha Tri Lestari, Asaas Putra

Abstract

Sebanyak sembilan puluh persen masyarakat Indonesia yang menggunakan internet mengakses media sosial. Era media baru ini menjadikan media sosial sebagai primadona utama untuk menjalin hubungan sosial di dunia maya. LINE merupakan salah satu media sosial kekinian yang banyak digunakan oleh digital natives. Sebagai generasi yang fasih menggunakan teknologi, digital natives memanfaatkan LINE sebagai sebuah media komunikasi saat kebutuhan sosial dipisahkan oleh letak geografis. Penggunaan LINE secara terus menerus dapat membentuk sebuah kebiasaan yang pada akhirnya menjadi budaya dalam berkomunikasi. Dalam penelitian ini, peneliti tertarik untuk meneliti budaya komunikasi digital natives yang terbentuk akibat penggunaan LINE. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan paradigma konstruktivis. Sedangkan metode pendekatan dalam penelitian ini yaitu etnografi virtual. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah wawancara secara online dan offline. Selanjutnya observasi yang dilakukan melalui chat history dan aktifitas penggunaan fitur-fitur LINE oleh informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi pergeseran budaya komunikasi di era konvensional ke era media baru, yakni dari komunikasi face to face menjadi computer mediated communication. Bagi digital natives budaya komunikasi yang terbentuk yaitu budaya teksting dengan membangun nilai kedekatan emosional dan kepraktisan dalam menyebarkan informasi, serta menganut norma kecepatan, hiburan, kustomisasi, dan kebebasan.

Kata Kunci : budaya komunikasi, media baru, etnografi virtual, LINE, digital natives

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.
max_upload :0