Analisis Pemilihan Lokasi Usaha See Dimsum dengan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP)

Authors

  • Wildan Ramadhan Telkom University
  • Yulia Nur Hasanah Telkom University

Abstract

Pertumbuhan industri kuliner yang pesat di Kota Bandung telah mendorong banyak pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan
Menengah (UMKM) untuk melakukan ekspansi bisnis. Salah satu pelaku usaha tersebut adalah See Dimsum, sebuah
UMKM yang bergerak di bidang makanan berbasis street food khas Tiongkok. Permasalahan yang dihadapi adalah
bagaimana menentukan lokasi usaha yang paling tepat di antara beberapa alternatif yang tersedia agar ekspansi yang
dilakukan menghasilkan dampak positif secara operasional dan finansial. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan bobot
dari masing-masing kriteria dalam pemilihan lokasi usaha, membandingkan kepentingan antar kriteria, serta menentukan
alternatif lokasi terbaik bagi ekspansi usaha See Dimsum. Penelitian ini juga bertujuan untuk memberikan rekomendasi
lokasi yang tepat berdasarkan analisis objektif yang terstruktur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah
Analytical Hierarchy Process (AHP), yaitu suatu metode pengambilan keputusan multikriteria yang digunakan untuk
menentukan prioritas alternatif berdasarkan perbandingan berpasangan antar kriteria. Pengumpulan data dilakukan melalui
wawancara mendalam, focus group discussion (FGD), observasi lapangan, dan kajian pustaka. Adapun kriteria yang
digunakan dalam penelitian ini mencakup aspek legal, pasar, teknis, demografi, ekonomi, dan sosial. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa aspek pasar memiliki bobot kepentingan tertinggi, disusul oleh aspek teknis dan demografi. Dari tiga
alternatif lokasi yang dianalisis—Lengkong Culinary Market, Taman Citarum, dan Kosambi—lokasi Lengkong Culinary
Market memperoleh skor tertinggi dan direkomendasikan sebagai lokasi ekspansi yang optimal untuk See Dimsum.

Kata Kunci: Analytical Hierarchy Process, lokasi usaha, UMKM, ekspansi, See Dimsum

References

Abbasi, G. Y. (2003). A decision support system for bank location selection. International Journal of Computer

Applications in Technology, 16(4), 202–210.

Apriliani, D., Adi, K., & Gernowo, R. (2015). Implementasi metode PROMETHEE dan borda dalam sistem pendukung

keputusan pemilihan lokasi pembukaan cabang baru bank. J. Sist. Inf. Bisnis, 5(2), 145–150.

Aronson, J. E., Liang, T.-P., & MacCarthy, R. V. (2005). Decision support systems and intelligent systems (Vol. 4).

Pearson Prentice-Hall Upper Saddle River, NJ, USA:

Cabello, J. G. (2019). A decision model for bank branch site selection: Define branch success and do not deviate. Socio-

Economic Planning Sciences, 68, 100599.

Chester, B. (1938). The functions of the executive. Harvard University Presse, Cambridge.

Cinar, N., & Ahiska, S. S. (2009). A decision support model for bank branch location selection. International Journal of

Mechanical, Industrial Science and Engineering, 3(12), 26–31.

Kadin. (2023). UMKM Indonesia - KADIN Indonesia. In Kadin Indonesia (p. 1).

Oh, H. C., Phua, T. B., Tong, S. C., & Lim, J. F. Y. (2011). Assessing the performance of operating rooms: what to

measure and why? Proceedings of Singapore Healthcare, 20(2), 105–109.

Saaty, T. L. (1980). The analytic hierarchy process (AHP). The Journal of the Operational Research Society, 41(11),

–1076.

Saaty, T. L. (2008). Decision making with the analytic hierarchy process. International Journal of Services Sciences,

(1), 83–98.

Simon, H. A. (1960). The new science of management decision. Harper & Row.

Published

2025-09-18

Issue

Section

Prodi S1 Administrasi Bisnis