Analisis Rencana Bisnis Baru Pada Pocket Coffee
Abstract
Pocket Coffee merupakan usaha minuman kopi siap minum berbasis espresso cair yang menyasar konsumen muda
dengan gaya hidup aktif. Meskipun menawarkan nilai produk yang khas melalui pendekatan narasi dan kemasan
praktis, bisnis ini menghadapi tantangan pada aspek distribusi, produksi manual, dan belum terintegrasinya sistem
pemesanan digital. Penelitian ini bertujuan merumuskan strategi pengembangan bisnis yang adaptif dan kompetitif
melalui pendekatan analisis model bisnis. Metode yang digunakan adalah studi kasus kualitatif dengan teknik
pengumpulan data berupa wawancara mendalam kepada informan internal dan eksternal. Analisis dilakukan melalui
kerangka Business Model Canvas, analisis lingkungan eksternal PESTLE, strategi generik, serta Matriks TOWS.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuatan utama Pocket Coffee terletak pada kualitas rasa, desain kemasan,
serta pendekatan pemasaran emosional. Namun demikian, ditemukan kelemahan dalam sistem distribusi dan
loyalitas pelanggan. Strategi yang disarankan meliputi pengembangan sistem pemesanan berbasis prapesan,
ekspansi kanal distribusi ke platform digital, efisiensi produksi melalui SOP skala kecil, dan aktivasi komunitas
pelanggan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi diferensiasi berbasis digitalisasi dan komunitas menjadi
pendekatan paling relevan dalam pengembangan bisnis Pocket Coffee.
Kata Kunci- strategi bisnis, diferensiasi, model bisnis, kopi siap minum, Pocket Coffee
References
Pocket Coffee merupakan usaha minuman kopi siap minum berbasis espresso cair yang menyasar konsumen muda
dengan gaya hidup aktif. Meskipun menawarkan nilai produk yang khas melalui pendekatan narasi dan kemasan
praktis, bisnis ini menghadapi tantangan pada aspek distribusi, produksi manual, dan belum terintegrasinya sistem
pemesanan digital. Penelitian ini bertujuan merumuskan strategi pengembangan bisnis yang adaptif dan kompetitif
melalui pendekatan analisis model bisnis. Metode yang digunakan adalah studi kasus kualitatif dengan teknik
pengumpulan data berupa wawancara mendalam kepada informan internal dan eksternal. Analisis dilakukan melalui
kerangka Business Model Canvas, analisis lingkungan eksternal PESTLE, strategi generik, serta Matriks TOWS.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuatan utama Pocket Coffee terletak pada kualitas rasa, desain kemasan,
serta pendekatan pemasaran emosional. Namun demikian, ditemukan kelemahan dalam sistem distribusi dan
loyalitas pelanggan. Strategi yang disarankan meliputi pengembangan sistem pemesanan berbasis prapesan,
ekspansi kanal distribusi ke platform digital, efisiensi produksi melalui SOP skala kecil, dan aktivasi komunitas
pelanggan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi diferensiasi berbasis digitalisasi dan komunitas menjadi
pendekatan paling relevan dalam pengembangan bisnis Pocket Coffee.
Kata Kunci- strategi bisnis, diferensiasi, model bisnis, kopi siap minum, Pocket Coffee



